Thursday, February 2, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga EuropaGelandang Man Utd Tempati Urutan Pertama Pemain Berkualitas Liga Europa Musim Ini

Gelandang Man Utd Tempati Urutan Pertama Pemain Berkualitas Liga Europa Musim Ini

Kompetisi kasta kedua Eropa baru saja selesai dihelat hingga menghasilkan pemain berkualitas Liga Europa. Ajang ditutup dengan kemenangan Sevilla atas Inter Milan dengan skor 3-2. Pertandingan menegangkan itu diadakan di RheinEnergieStadion pada Sabtu 22/8 lalu. Meskipun stadion tampak hening tanpa suara riuh penonton, laga tetap berjalan seru.

Kemenangan yang diraih oleh tim Andalusia itu merupakan gelar ke enam hingga menjadikan mereka sebagai tim tersukses di Liga Europa. Tentu prestasi ini jauh lebih unggul dari tim lain seperti Juventus, Inter Milan, Atletico Madrid dan Liverpool. Sedangkan jika diteliti lebih jauh dari level individu, rupanya pemain Sevilla memiliki statistik kurang menonjol meskipun mereka menyandang gelar jawara.

Dari hasil analisis yang disampaikan oleh whoscored, pemain Manchester United dinilai mempunyai data statistic lebih tinggi jika dibanding dengan tim asuhan Julen Lopetegui. Mereka memiliki penampilan jauh lebih agresif dan mampu memaksimalkan kekuatannya. Walaupun pasukan Man Utd gagal meraih gelar juara.

Deretan Pemain Berkualitas Liga Europa 2019/2020

Berikut ini para jagoan yang tercatat sebagai pemain terbaik di Liga Europa 2019/2020 yaitu sebagai berikut:

Top Skor – Bruno Fernandes

Pemain andalan Man Utd, Bruno Fernandes rupanya mampu melebihi prestasi prestasi pemain Sevilla Romero Lukaku. Fernandes tercatat mampu menghasilkan 8 gol sementara perolehan Lukaku hanya 7 gol saja. Jumlah tersebut membuat gelandang Manchester United itu dinobatkan sebagai top skor Liga Europa musim ini. Lebih menarik gol yang diciptakan oleh Fernandes berawal dari titik putih.

Top Assist – Bukayo Saka

Selain meraih gelar sebagai top skor, pemain Man Utd juga berhasil menyabet gelar top assist Liga Europa. Kali ini jumlah assist yang dihasilkan oleh Bukayo Saka sama dengan Juan Mata. Akan tetapi bintang muda asal Arsenal tersebut mampu melakukannya dalam waktu singkat tepatnya selama 545 menit. Sementara playmaker asal United selama 768 menit.

Tembakan – Bruno Fernandes

Liga Europa kali ini Manchester United berhasil meraih dua gelar sekaligus yaitu sebagai top skor dan pemain dengan jumlah tembakan terbanyak. Bruno Fernandes pemain hebat berbakat yang didapuk sebagai top skor juga disebut-sebut sebagai pemain yang melakukan usaha percobaan tembakan terbanyak. Tehitung 48 tembakan, jumlah ini unggul dari penyerang Rangers Alfredo Moreles dan juga Raul Jimenez striker Wolves.

Umpan kunci – Filip Kostic

Fillip Kostic dinobatkan sebagai pemain berkualitas Liga Europa musim 2019/2020. Playmaker Frankfruit tersebut dianggap menjadi pemain paling kreatif yang menghasilkan 38 umpan kunci. Angka tersebut jauh lebih unggul dari Joao Mourinho, Peter Michorl, dan juga Vadis Odjidja-Ofoe yang keseluruha hanya menghasilkan 22 saja.

Dribble Sukses – Adama Traore

Prestasi Adama Trore rupanya tidak hanya pada level kompetisi domestik saja, namun juga di Liga Europa musim ini. Ia berhasil dicatatkan sebagai pemain dengan dribble tersukse dengan jumlah 47. Angka ini tentu lebih itnggi dari Porto Corona sebanyak 29 dan jua gelandan APOEL Mousa Suleiman 28 dribble.

Berharap Pemain Lain Bisa Meraih Kategori Terbaik Lainnya

Meskipun hanya berhasil sampai dibabak semifinal Liga Europa, Manchester United patut berbangga dengan dua gelar sekaligus yang ia dapatkan. Sang pemain gelandang Bruno Fernandes telah membuktikan potensi dirinya sebagai pemain berkualitas Liga Europa dengan menjadi top skor serta pemain dengan jumlah tembakan terbanyak.

Man Utd tidak ingin hanya puas dengan capaian Fernandes saja. Manajemen serta pelatih Ole Gunnar Solskjaer menghimbau agar seluruh tim dapat menciptakan prestasi masing-masing. Sebab jika mereka mampu mengukir prestasi pribadi maka peluang menjadi pemain kelas dunia semakin besar. Hal ini tentu menguntungkan bagi karir mereka.

Pelatih tidak ingin Manchester United digosipkan memiliki catatan terburuk setelah kegagalannya di Liga Europa. Memang selama tiga musim terakhir, Man Utd selalu gagal meraih trofi. Untuk menghapus stigma tersebut, tim wajib melakukan pembenahan serta peningkatan kualias pemain. Terlebih untuk menyiapkan kompetisi di musim depan.

Selama musim ini, United tercatat telah bermain pada tiga semifinal yaitu Carabao Cup tepatnya pada Juanuari lalu saat berhadapan dengan Manchester City. Kemudian diajang Piala FA, dimana keberuntunga lebih berpihak pada Chelsea dan terakhir Liga Europa.

Bahkan United juga menjadi tim pertama yang mengalami kekalahan pada dua partai semifinal kompetisi lokal di musim yang sama. Namun dibalik kegagalannya tersebut, Manchester United masih memiliki Fernandes sebagai pemain terbaik Liga Europa.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments