Friday, February 3, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga ItaliaMenang 1-0 atas Bologna, Aquilotti Melaju ke Delapan Besar!

Menang 1-0 atas Bologna, Aquilotti Melaju ke Delapan Besar!

Menang 1-0 atas Bologna, Aquilotti Melaju ke Delapan Besar!. Hasil pertandingan babak 16 besar Coppa Italia 2022-2023 antara Lazio dan Bologna telah terungkap. Setelah 90 menit di Stadio Olimpico dini hari Jumat (20 Januari 2023), Lazio mengalahkan Bologna 1-0.

Satu-satunya gol Gli Aquilotti di pertandingan itu -juluki Lazio- datang di menit ke-33 lewat Felipe Anderson. Berkat kemenangan tersebut, Lazio lolos ke perempat final Coppa Italia 2022-2023. Di babak itu, Lazio akan menghadapi pemenang Juventus vs Monza.

Ronde Pertama

Lazio mencoba langsung memberikan tekanan sejak awal pertandingan. Tak butuh waktu lama bagi Felipe Anderson untuk menciptakan peluang berbahaya di menit pertama, namun kiper Bologna Lukasz Skorupski melakukan penyelamatan gemilang. Lazio melanjutkan berbagai upaya untuk menerobos pertahanan Bologna.

Meski mendapat beberapa peluang, Lazio tak mampu memaksimalkan peluang mencetak gol. Lazio memecah kebuntuan pada menit ke-33 saat Felipe Anderson memanfaatkan umpan Pedro Rodriguez ke gawang Bologna. Gol tersebut membuat Lazio unggul sementara 1-0 atas Bologna.

Setelah tertinggal, Bologna mencoba bangkit untuk menyamakan skor. Namun, tidak ada gol yang tercipta hingga akhir babak pertama. Hingga turun minum, Lazio pun mengalahkan Bologna 1-0.

Babak Kedua

Menang 1-0 atas Bologna, Aquilotti Melaju ke Delapan Besar!
Menang 1-0 atas Bologna, Aquilotti Melaju ke Delapan Besar!

Bologna mencoba lebih agresif di babak kedua demi mengejar ketertinggalan. Meski begitu, Lazio melakukan pergerakan cepat untuk kembali menunjukkan dominasi dan serangan. Lazio terus membombardir pertahanan Bologna dengan pola serangan yang cukup cepat.

Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan dengan baik oleh pertahanan Bologna yang kini terlihat lebih solid. Demi mencetak gol di babak kedua, kedua tim melakukan beberapa perubahan. Meski begitu, Lazio dan Bologna gagal mencetak gol pengubah permainan. Tak ada yang berhasil menciptakan gol tambahan hingga akhir pertandingan.

Lazio pun melaju ke perempat final Coppa Italia 2022-2023 setelah mengalahkan Bologna 1-0 dengan tipis.

Berikut susunan pemain Lazio untuk Bologna:

Lazio (4-3-3): Luis Maximiano; Elseid Hysaj, Alessio Romagnoli, Patric, Manuel Lazzari; Luis Alberto Romero, Danilo Cataldi, Sergei Mi Linkovic-Savic; Mattia Zaccani, Perdo, Felipe Anderson. Pelatih: Maurizio Sarri.

Bologna (4-3-3): Lukasz Skorupski; Charalambos Lykogiannis, Joaquin Sosa, Adama Soumaoro, Andrea Cambiaso; Nicola Moreau, Jedi Schutten, Nicolas Dominguez; Michel Eby Scheer, Moussa Barro, Ricardo Orsolini. Pelatih: Thiago Motta.

Kisah Legenda Lazio Miroslav Klose, pemain Polandia yang menjadi legenda sepak bola Jerman

Kisah pemain Polandia Miroslav Klose yang menjadi legenda sepak bola Jerman patut untuk didiskusikan. Miroslav Klose sendiri lahir pada 9 Juni 1978 di Opole, Polandia. Klose mewarisi kecintaannya pada olahraga dari orang tuanya. Ayahnya, Josef Klose, adalah seorang pemain sepak bola profesional.

Sedangkan ibunya adalah seorang pemain bola tangan asal Polandia. Terlepas dari kecintaannya pada sepak bola, karier Maurice Klose menuju kehebatan tampaknya tidak berjalan dengan baik. Inilah kisah Miroslav Klose, pemain Polandia yang menjadi legenda sepak bola Jerman.

Klose Jr. tinggal bersama orang tuanya di Polandia. Namun, saat berusia 7 tahun, ayah Klose harus pindah ke Jerman untuk menetap, tepatnya di kota Pfeiz. Di sana pun ia tidak langsung menjadi pemain sepak bola. Klose bekerja sebagai tukang kayu di usia 20-an. Namun, Klose tetap menekuni hobinya bermain sepak bola.

Kisah Miroslav Klose, pemain Polandia yang menjadi legenda sepak bola Jerman

Hingga akhirnya ia bergabung dengan klub Humboldt sebagai tim cadangan selama satu musim. Dia kemudian pindah ke tim cadangan Kaiserslautern. Bakatnya dalam sepak bola akhirnya diakui, dan Klose masuk tim utama Kaiserslautern. Saat akhirnya direkomendasikan Werder Bremen dan sukses menjadi top skorer Liga Jerman musim 2005-2006.

Kiprahnya menanjak di dunia sepak bola semakin ringan. Setelah itu, Klose dilamar Bayern Munich pada 2007, dan dua kali merebut trofi juara Bundesliga pada musim 2007-2008 dan 2009-2010. Selain berkarier di level klub, sejak 2002 Klose menjadi bomber timnas Jerman di Piala Dunia.

Menurut catatan, Klose sudah empat kali mewakili Jerman di Piala Dunia, yakni pada 2002, 2006, dan 2010 serta 2014. Pada tahun 2014, Klose akhirnya berhasil merebut trofi Piala Dunia yang digelar di Brasil kala itu. Tak hanya itu, Klose juga melengkapi prestasinya dengan mencetak 16 gol dari 24 penampilan di Piala Dunia.

Rekor tersebut membuatnya menjadi pencetak gol Piala Dunia sepanjang masa, mengalahkan Ronaldo Nazario dari Brasil dengan 15 gol. Setelah musim 2015-2016 berakhir, Klose akhirnya memutuskan gantung sepatu usai membela Lazio. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments