Harry Kane tampil luar biasa saat membawa Bayern Munchen menjuarai DFB Pokal 2025/2026. Penyerang asal Inggris itu mencetak tiga gol ketika Bayern menang 3-0 atas VfB Stuttgart pada final yang berlangsung di Olympiastadion Berlin, Minggu (24/5/2026) malam WIB.
Kemenangan tersebut membuat Bayern Munchen sukses mengawinkan gelar Bundesliga dan DFB Pokal musim ini. Selain itu, trofi tersebut menjadi pencapaian spesial bagi Harry Kane yang terus menunjukkan ketajamannya sepanjang musim.
Bayern tampil dominan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Vincent Kompany mengontrol permainan dan tidak memberi banyak ruang kepada Stuttgart untuk berkembang.
Harry Kane Jadi Penentu Kemenangan Bayern
Bayern Munchen langsung bermain agresif sejak peluit pertama dibunyikan. Die Roten mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Stuttgart sepanjang laga.
Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi Bayern secara jelas. Mereka mencatat 64 persen penguasaan bola dan melepaskan 11 tembakan sepanjang pertandingan.
Sementara itu, VfB Stuttgart hanya mampu menciptakan delapan peluang dengan tiga tembakan mengarah ke gawang. Selain itu, lini pertahanan mereka kesulitan menghentikan pergerakan Harry Kane.
Meski tampil dominan, Bayern baru memecah kebuntuan pada babak kedua. Harry Kane membuka keunggulan timnya pada menit ke-55 melalui penyelesaian tenang di dalam kotak penalti.
Gol tersebut membuat Bayern semakin percaya diri mengontrol pertandingan. Stuttgart kemudian mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol balasan.
Namun pertahanan Bayern tampil disiplin dan sulit ditembus. Vincent Kompany juga berhasil menjaga keseimbangan permainan tim sepanjang laga.
Harry Kane kembali mencatat namanya di papan skor pada menit ke-80. Penyerang berusia 32 tahun itu memanfaatkan celah di lini belakang Stuttgart sebelum menaklukkan kiper lawan.
Gol kedua tersebut membuat Bayern semakin nyaman. Selain itu, Stuttgart mulai kehilangan momentum pada sisa pertandingan.
Kane akhirnya melengkapi hattrick pada masa injury time. Gol ketiganya hadir pada menit ke-90+2 dan memastikan kemenangan 3-0 Bayern Munchen di final DFB Pokal.
Harry Kane Bangga dengan Perjuangan Bayern
Selepas pertandingan, Harry Kane mengaku bangga dengan pencapaian Bayern Munchen musim ini. Ia menilai timnya berhasil melewati musim yang penuh tantangan dengan hasil maksimal.
“Saya sangat bangga dengan tim ini. Musim yang sulit, penuh perjuangan, tetapi kami berhasil menutupnya dengan performa luar biasa,” ujar Kane.
Mantan striker Tottenham Hotspur itu juga memuji kerja keras seluruh pemain Bayern sepanjang musim. Menurutnya, kemenangan besar di final menjadi penutup sempurna bagi perjalanan mereka.
“Kami ingin mengakhiri musim dengan cara seperti ini. Menang 3-0 di final dan bermain seperti hari ini adalah kredit untuk semua orang,” lanjut Kane.
Hattrick di final membuat koleksi gol Kane semakin impresif musim ini. Ia berhasil mencetak 61 gol di semua kompetisi bersama Bayern Munchen.
Catatan tersebut memperlihatkan konsistensi Kane sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Selain itu, ketajamannya menjadi faktor penting keberhasilan Bayern meraih dua gelar musim ini.
DFB Pokal Jadi Trofi Spesial bagi Kane
Trofi DFB Pokal musim ini terasa sangat spesial bagi Harry Kane. Gelar tersebut menjadi trofi DFB Pokal pertamanya sejak bergabung dengan Bayern Munchen.
Selain itu, Kane juga baru pertama kali tampil pada final DFB Pokal di Berlin. Pengalaman tersebut membuat kemenangan atas Stuttgart terasa semakin emosional bagi sang striker.
“Saya sangat senang untuk para fans. Sudah terlalu lama klub ini tidak mengangkat trofi DFB Pokal,” kata Kane.
Kemenangan ini sekaligus menambah koleksi gelar Kane bersama Bayern Munchen menjadi empat trofi. Setelah lama gagal meraih trofi di Inggris, Kane kini mulai menikmati kesuksesan besar di Jerman.
Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, juga memberi pujian khusus kepada Kane. Menurutnya, sang striker tidak hanya hebat di lapangan, tetapi juga memiliki kepribadian luar biasa di ruang ganti.
“Dia benar-benar impresif. Bukan cuma soal kualitasnya, tetapi juga kepribadiannya di dalam tim,” ujar Kompany.
Pelatih asal Belgia itu menilai Kane tetap rendah hati meski terus mencetak banyak gol. Oleh karena itu, Kane menjadi salah satu sosok paling penting dalam skuad Bayern musim ini.
Keberhasilan Bayern menjuarai DFB Pokal sekaligus mengakhiri penantian panjang klub terhadap trofi tersebut. Die Roten terakhir kali menjadi juara DFB Pokal pada tahun 2020 sebelum akhirnya kembali berjaya musim ini.






