Tuesday, May 12, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisJeremy Doku Mulai Bertransformasi Jadi Andalan Gol Manchester City

Jeremy Doku Mulai Bertransformasi Jadi Andalan Gol Manchester City

Jeremy Doku kembali menunjukkan peran pentingnya bagi Manchester City dalam persaingan Premier League musim ini. Winger asal Belgia tersebut sedang menikmati performa terbaik setelah mencetak tiga gol hanya dalam lima hari terakhir.

Gol terbaru Jeremy Doku lahir saat Manchester City mengalahkan Brentford 3-0, Sabtu lalu. Tendangan kerasnya ke pojok atas gawang membuka jalan kemenangan penting bagi tim asuhan Pep Guardiola.

- Advertisement -
asia9QQ

Performa itu membuat Manchester City semakin bergantung pada kemampuan Doku di lini serang. Selain cepat dan agresif, pemain berusia 23 tahun tersebut kini mulai berkembang menjadi penentu hasil pertandingan.

Meski demikian, Doku mengaku dirinya belum sepenuhnya puas. Ia merasa masih harus meningkatkan kemampuan mencetak gol sederhana agar lebih konsisten sebagai mesin gol City.

Jeremy Doku Mulai Menjawab Ekspektasi Besar

Kurang dari satu bulan lalu, Doku sempat mengatakan bahwa tambahan gol akan membawanya masuk dalam pembicaraan winger terbaik dunia. Kini, pernyataan itu perlahan mulai terlihat di lapangan.

Saat menghadapi Everton, Doku mencetak dua gol dalam hasil imbang 3-3. Salah satu golnya lahir pada masa injury time dan menyelamatkan satu poin penting bagi Manchester City.

Penampilan tersebut langsung mendapat pujian dari Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu melihat perkembangan mentalitas besar dalam permainan Doku.

Menurut Guardiola, pemain terbaik selalu memiliki keberanian mengambil tanggung jawab di momen penting. Sikap tersebut kini mulai terlihat dari winger asal Belgia itu.

Laga melawan Brentford juga menjadi bukti peningkatan kualitas Doku. Ketika permainan City sempat berjalan lambat, justru Doku mampu memberi perubahan besar lewat aksi individunya.

Guardiola sebenarnya memasukkan Phil Foden dan Omar Marmoush untuk meningkatkan agresivitas serangan. Namun, Doku kembali menjadi pemain yang paling menentukan.

Gol spektakulernya membuat City mampu mengontrol pertandingan dengan lebih nyaman. Selain itu, performanya kembali menjadi sorotan utama dalam kemenangan tersebut.

Doku Ingin Lebih Banyak Cetak Gol Mudah

Menariknya, Jeremy Doku justru tidak terlalu fokus pada gol indah yang mulai sering ia cetak. Menurutnya, aspek paling penting saat ini adalah kemampuan mencetak gol sederhana.

Sebelum semifinal Piala FA melawan Southampton, Doku mengaku ingin lebih sering berada di posisi ideal di kotak penalti. Ia ingin meningkatkan jumlah gol tap-in dalam satu musim.

Doku merasa sebagian besar golnya lahir dari dribel dan aksi individu. Karena itu, ia mulai belajar mencari posisi lebih efektif di depan gawang lawan.

Selain itu, ia menilai pemain seperti Raheem Sterling pernah sangat sukses di Manchester City lewat gol-gol sederhana. Doku ingin meniru efektivitas tersebut.

Menurutnya, tambahan gol mudah akan membuat produktivitasnya meningkat drastis. Hal itu juga bisa membantunya berkembang menjadi winger yang lebih lengkap.

Doku menilai assist dan umpan kuncinya sebenarnya sudah cukup baik. Akan tetapi, ia sadar kontribusi gol tetap menjadi penilaian utama bagi pemain depan.

Keinginan memperbaiki detail kecil tersebut menunjukkan perkembangan pola pikirnya. Doku kini tidak hanya mengandalkan kecepatan dan dribel saat bermain.

Mentalitas itu juga menjadi alasan Guardiola semakin percaya kepadanya dalam pertandingan penting musim ini.

Manchester City Mulai Sangat Bergantung pada Doku

Perkembangan Jeremy Doku membuat Manchester City semakin sering mengandalkan sisi kiri serangan mereka. Area tersebut kini menjadi sumber ancaman utama tim.

Saat menghadapi Brentford, City terus mengalirkan bola ke sisi tempat Doku bermain. Statistik menunjukkan ia menerima 41 operan di area sepertiga akhir lapangan.

Jumlah tersebut lebih dari dua kali lipat dibanding pemain City lainnya. Data itu memperlihatkan betapa besar peran Doku dalam membuka pertahanan lawan.

Selain itu, Manchester City mencatat hampir setengah serangan mereka berasal dari sisi kiri. Distribusi serangan seperti itu menjadi salah satu yang tertinggi musim ini.

Situasi tersebut mengingatkan pada awal kedatangannya ke City pada tahun 2023. Ketika itu, Doku langsung menjadi pusat permainan menyerang tim.

Ia sempat mencetak satu gol dan empat assist saat melawan Bournemouth. Penampilannya juga membuat James Milner kesulitan ketika City menghadapi Brighton.

Namun, pada masa itu masih ada keraguan soal konsistensi permainan dan keputusan akhirnya. Kini, perkembangan Doku mulai menjawab kritik tersebut.

Meski belum sempurna, efektivitasnya terus meningkat dari waktu ke waktu. Guardiola juga terlihat semakin percaya menjadikannya senjata utama di lini depan.

Potensi Doku Dinilai Masih Sangat Besar

Di usia 23 tahun, Jeremy Doku masih memiliki ruang berkembang yang sangat besar. Banyak pengamat menilai ia belum mencapai level terbaiknya saat ini.

Persaingan winger elite Eropa memang sangat ketat. Nama seperti Khvicha Kvaratskhelia, Lamine Yamal, dan Michael Olise masih menjadi standar tinggi.

Meski begitu, Doku mulai menunjukkan tanda-tanda mampu bersaing di level tersebut. Kemampuan dribel, kecepatan, dan keberaniannya menjadi modal besar.

Selain itu, peningkatan pengambilan keputusan membuat permainannya semakin matang. Ia kini mulai memahami kapan harus menggiring bola dan kapan mencari ruang.

Jika mampu meningkatkan produktivitas gol sederhana, Doku diprediksi bisa menjadi salah satu winger terbaik Eropa. Manchester City juga diyakini akan terus memberinya peran penting musim depan.

Dengan performa yang terus meningkat, Jeremy Doku kini bukan hanya winger cepat biasa. Ia perlahan berkembang menjadi mesin gol baru Manchester City dalam persaingan gelar musim ini.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments