Monday, May 11, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaBhayangkara FC Bangkit Kalahkan Madura United 3-1, Persis Solo Dapat Angin Segar

Bhayangkara FC Bangkit Kalahkan Madura United 3-1, Persis Solo Dapat Angin Segar

Bhayangkara FC sukses meraih kemenangan penting atas Madura United pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Sumpah Pemuda, Senin (11/5) malam WIB, The Guardian menang 3-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Hasil Bhayangkara FC vs Madura United memberi dampak besar pada papan klasemen. The Guardian kini naik ke peringkat ketujuh dengan koleksi 50 poin. Sementara itu, Madura United semakin dekat dengan zona degradasi dan terus mendapat tekanan dari Persis Solo.

- Advertisement -
asia9QQ

Pertandingan berlangsung menarik sejak awal laga. Kedua tim tampil agresif dan saling menekan demi mengamankan poin penting pada akhir musim.

Madura United Kejutkan Tuan Rumah di Awal Laga

Madura United langsung tampil menyerang sejak menit pertama. Tim tamu mencoba memanfaatkan celah di lini pertahanan Bhayangkara FC.

Hasilnya terlihat sangat cepat. Pada menit keempat, Jordy Wehrmann berhasil membawa Madura United unggul lebih dulu.

Gol tersebut lahir dari serangan cepat yang sulit dihentikan lini belakang tuan rumah. Wehrmann sukses menyelesaikan peluang dengan tenang dan mengubah skor menjadi 1-0.

Keunggulan itu membuat Madura United semakin percaya diri. Mereka mulai bermain lebih rapat dan fokus menjaga area pertahanan.

Di sisi lain, Bhayangkara FC langsung mencoba merespons. Tim asuhan Paul Munster meningkatkan tempo permainan demi mencari gol penyama kedudukan.

Henri Doumbia mendapat beberapa peluang berbahaya. Namun, penyelesaian akhirnya belum mampu menembus pertahanan Madura United.

Selain itu, Moussa Sidibe juga beberapa kali merepotkan lini belakang lawan. Akan tetapi, koordinasi pertahanan Madura United masih cukup solid pada babak pertama.

Kiper Diky Indriyana tampil disiplin dalam mengamankan area gawang. Penampilannya membantu Madura United mempertahankan keunggulan hingga turun minum.

Babak pertama akhirnya ditutup dengan skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Perubahan Permainan Bhayangkara FC Berbuah Hasil

Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC tampil jauh lebih agresif. The Guardian terus menekan pertahanan Madura United dari berbagai sisi lapangan.

Paul Munster meminta para pemainnya bermain lebih cepat dalam membangun serangan. Strategi tersebut mulai memberikan hasil positif bagi tuan rumah.

Ryo Matsumura akhirnya mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-62. Gelandang asal Jepang itu sukses memanfaatkan umpan matang dari Moussa Sidibe.

Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Bhayangkara FC tampil semakin percaya diri setelah berhasil menyamakan skor.

Tekanan demi tekanan terus diberikan kepada Madura United. Tim tamu mulai kesulitan menjaga ritme permainan akibat intensitas serangan lawan.

Empat menit berselang, Bhayangkara FC berhasil membalikkan keadaan. Henri Doumbia mencetak gol kedua setelah menerima umpan dari Sani Rizky.

Penyerang asal Mali itu melepaskan penyelesaian akurat yang gagal dihentikan Diky Indriyana. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Bhayangkara FC.

Gol tersebut membuat suasana stadion semakin hidup. Para pemain tuan rumah juga terlihat semakin bersemangat untuk mengamankan kemenangan.

Moussa Sidibe Tutup Kemenangan The Guardian

Setelah unggul, Bhayangkara FC tetap tampil menyerang. Mereka tidak ingin memberi ruang bagi Madura United untuk bangkit kembali.

Sebaliknya, Madura United mencoba meningkatkan tekanan pada menit-menit akhir. Namun, serangan mereka sulit menembus pertahanan Bhayangkara FC.

Koordinasi lini belakang tuan rumah berjalan cukup baik sepanjang babak kedua. Awan Setho juga tampil tenang dalam mengawal gawang The Guardian.

Pada menit ke-88, Bhayangkara FC akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Moussa Sidibe. Pemain asal Mali tersebut mencatatkan namanya di papan skor setelah tampil impresif sepanjang laga.

Gol ketiga itu sekaligus mengakhiri perlawanan Madura United. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Kemenangan ini membuat Bhayangkara FC menjaga peluang finis di papan atas klasemen. Selain itu, hasil tersebut memperlihatkan mental kuat The Guardian saat menghadapi tekanan.

Di sisi lain, Madura United semakin terancam degradasi. Kekalahan ini membuat posisi mereka tertahan di peringkat ke-15 dengan 32 poin.

Situasi tersebut memberi harapan besar bagi Persis Solo. Persaingan untuk menghindari degradasi dipastikan berlangsung ketat hingga pekan terakhir musim ini.

Persaingan Zona Degradasi Semakin Memanas

Madura United kini berada dalam tekanan besar menjelang akhir kompetisi. Mereka wajib segera bangkit jika ingin bertahan di kasta tertinggi musim depan.

Persis Solo menjadi pesaing utama dalam perebutan posisi aman klasemen. Oleh karena itu, setiap pertandingan sisa akan sangat menentukan nasib kedua tim.

Selain masalah hasil pertandingan, Madura United juga perlu memperbaiki konsistensi permainan. Tim asuhan Rakhmat Basuki terlihat kehilangan fokus setelah kebobolan gol penyama kedudukan.

Bhayangkara FC justru menunjukkan karakter berbeda pada laga ini. Mereka mampu bangkit setelah tertinggal dan memanfaatkan momentum dengan efektif.

Performa Moussa Sidibe menjadi salah satu faktor penting kemenangan The Guardian. Selain mencetak gol, ia juga memberi assist penting untuk Ryo Matsumura.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments