Sunday, July 14, 2024
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaJadwal Padat Timnas Indonesia di Bulan November: Fokus yang Mana Nih?

Jadwal Padat Timnas Indonesia di Bulan November: Fokus yang Mana Nih?

Timnas Indonesia akan disibukkan dengan jadwal yang padat pada bulan November mendatang lantaran begitu banyak kompetisi yang akan diikuti.

Timnas Indonesia berhasil meraih tiket ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah melalui fase grup dengan sukses. Kemenangan penting diraih saat mereka menghadapi Filipina di Stadion Gelora Bung Karno pada Selasa (11 Juni). Skor akhir 2-0 menandai momen bersejarah bagi Skuad Garuda di ajang kualifikasi ini. Thom Haye dan Rizky Ridho menjadi penentu kemenangan dengan mencetak gol.

- Advertisement -
asia9QQ

Keberhasilan ini bukan hanya pencapaian sportif semata, tetapi juga membawa dampak signifikan untuk persiapan tim dalam kompetisi internasional selanjutnya. Tim pelatih di bawah arahan Shin Tae-yong dan PSSI kini dihadapkan pada tugas berat merancang strategi dan mengatur jadwal yang padat. Hal ini mengingat Indonesia akan berpartisipasi dalam Piala ASEAN yang digelar pada akhir tahun ini.

Lolosnya Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 membawa tantangan baru bagi timnas. Mereka harus mengelola jadwal yang padat dan memaksimalkan persiapan untuk Piala ASEAN. Kompetisi ini menjadi ujian bagi konsistensi dan kemampuan adaptasi skuad Garuda, mengingat mereka harus membagi fokus antara persiapan turnamen regional dan menjaga performa di kualifikasi yang akan kembali bergulir.

Shin Tae-yong dan staf pelatih Timnas Indonesia diharapkan dapat merancang strategi efektif untuk menjaga kebugaran fisik dan mental para pemain. Manajemen rotasi pemain serta peningkatan kualitas taktik menjadi kunci dalam memastikan Indonesia siap bersaing di dua kompetisi berbeda secara bersamaan.

Piala ASEAN 2024: Agenda Tersibuk Bagi Timnas Indonesia

Setelah sukses di matchday keenam Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia fokus pada persiapan Piala ASEAN 2024. Meskipun jeda waktu sebelum matchday ketujuh kualifikasi pada 20 Maret 2025, Skuad Garuda tidak bisa beristirahat. Mereka akan menghadapi tantangan baru di kancah regional.

Indonesia ditempatkan di Grup B bersama Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos. Grup ini dianggap kompetitif, menjanjikan pertandingan sengit bagi penggemar sepak bola Asia Tenggara.

Perjalanan Timnas Indonesia di Piala ASEAN 2024 dimulai pada Minggu, 24 November 2024. Mereka akan menghadapi Myanmar dalam laga pembuka. Pertandingan berikutnya dilangsungkan tiga hari berturut-turut, melawan Laos dan Vietnam. Puncak fase grup akan terjadi pada 7 Desember 2024 saat menghadapi Filipina, laga penentuan untuk posisi selanjutnya di turnamen ini.

Menyikapi Tantangan Jadwal: Dua Timnas Indonesia?

Timnas Indonesia dihadapkan pada tantangan unik jadwal antara Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala ASEAN 2024. Jadwal kedua turnamen ini tidak berbenturan langsung, tapi waktu persiapan menuju Piala ASEAN jadi perhatian utama bagi Skuad Garuda.

Ide membentuk dua tim sebagai solusi potensial telah muncul. Salah satu usulan adalah menurunkan satu tim di Kualifikasi Piala Dunia, sementara tim lain siap di Piala ASEAN. Pendekatan serupa dilakukan PSSI tahun 1984 dengan tiga tim berbeda di kompetisi internasional.

PSSI mengambil langkah berani dengan tim utama dari Galatama di Kualifikasi Piala Dunia 1986. Tim Perserikatan di SEA Games 1985, dan tim ABRI di Piala Malindo.

Terganjal Status Bukan Agenda Resmi FIFA

Pertimbangan dua timnas Indonesia menghadapi tantangan jadwal antara Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala ASEAN 2024. Namun, Piala ASEAN tidak resmi FIFA, klub-klub lepas pemainnya ke Timnas Indonesia. Hambatan, Timnas Indonesia di luar negeri.

PSSI otoritas sepak bola nasional atur lokal diawasi Liga Indonesia Baru. penting PSSI operator lokal tabrakan jadwal Indonesia ASEAN.

Turunkan Pemain Lokal dan Masih Muda

Pengamat sepak bola, Ronny Pangemanan, atau yang akrab disapa Ropan, memberikan saran kepada Timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala ASEAN 2024. Ropan menyarankan agar Skuad Garuda memprioritaskan pemain-pemain lokal dan pemain muda dalam kompetisi ini.

Menurut Ropan, Piala ASEAN adalah momen yang tepat bagi Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk memberikan kesempatan bermain lebih banyak kepada pemain-pemain dari Liga 1 dan juga tim Indonesia U-23. Dia juga menyarankan kemungkinan untuk melibatkan tim U-20 yang saat ini ditangani oleh Indra Sjafri.

“Dalam situasi ini, ada ruang untuk kolaborasi di antara ketiganya, yang bisa memberikan hasil yang bagus karena sulit untuk mengandalkan pemain asing kita,” ungkap Ropan melalui akun YouTube-nya, Bung Ropan.

Saran ini lantas cukup baik guna memaksimalkan potensi Timnass Indonesia untuk menghadapi laga resmi FIFA seperti Kualifikasi Piala Dunia 2026.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments