Monday, May 18, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaTimnas Indonesia Dinilai Masih Kekurangan Striker, David da Silva dan Ciro Alves...

Timnas Indonesia Dinilai Masih Kekurangan Striker, David da Silva dan Ciro Alves Masuk Wacana Naturalisasi

Timnas Indonesia masih membutuhkan tambahan striker jelang padatnya agenda internasional dalam beberapa tahun ke depan. Lini depan Skuad Garuda dinilai belum sepenuhnya ideal meski sudah memiliki Ole Romeny sebagai andalan utama. Karena itu, muncul wacana mengenai peluang naturalisasi dua penyerang asal Brasil, David da Silva dan Ciro Alves.

Kedua pemain tersebut dianggap memiliki kualitas yang bisa membantu Timnas Indonesia dalam jangka pendek. Selain produktif di level klub, mereka juga sudah memenuhi syarat naturalisasi setelah tinggal di Indonesia selama lebih dari lima tahun.

- Advertisement -
asia9QQ

Pandangan tersebut disampaikan pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan. Menurut pria yang akrab disapa Ropan itu, Timnas Indonesia memang membutuhkan tambahan kualitas di sektor penyerangan.

Timnas Indonesia Hadapi Agenda Padat

Skuad Garuda akan menghadapi banyak turnamen penting dalam waktu dekat. Setelah FIFA Series, Indonesia dijadwalkan tampil pada FIFA Matchday, Piala AFF, Piala Asia 2027, hingga Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia.

Padatnya agenda membuat kebutuhan pemain berkualitas semakin besar. Selain itu, persaingan di level Asia juga semakin ketat dari tahun ke tahun.

Selama ini, Timnas Indonesia masih sangat bergantung kepada Ole Romeny di lini depan. Penyerang tersebut menjadi tumpuan utama dalam membangun serangan tim.

Namun, banyak pihak menilai Indonesia masih membutuhkan striker tambahan. Kehadiran pemain pelapis dianggap penting untuk menjaga kedalaman skuad.

Karena itu, nama David da Silva dan Ciro Alves mulai masuk pembahasan publik. Keduanya tampil produktif di kompetisi domestik dalam beberapa musim terakhir.

Sebelumnya, David da Silva dan Ciro Alves menjadi bagian penting kesuksesan Persib Bandung meraih gelar beruntun. Kini, keduanya tetap menunjukkan ketajaman bersama Malut United.

Selain memiliki pengalaman besar, kedua pemain juga dikenal konsisten mencetak gol. Faktor tersebut membuat banyak pendukung mulai mendorong proses naturalisasi.

David da Silva dan Ciro Alves Dinilai Cocok untuk Jangka Pendek

Ronny Pangemanan menilai David da Silva dan Ciro Alves masih layak membantu Timnas Indonesia. Namun, ia menegaskan solusi tersebut hanya cocok untuk kebutuhan jangka pendek.

Menurut Ropan, usia menjadi kendala utama bagi kedua pemain asal Brasil tersebut. Saat ini, David da Silva berusia 37 tahun, sedangkan Ciro Alves sudah menginjak 36 tahun.

“Ciro dan David da Silva hanya solusi singkat,” ujar Ronny Pangemanan melalui kanal YouTube ITSMe.

Meski usia mereka tidak muda lagi, performa keduanya masih cukup impresif. Sejak pindah ke Malut United, David dan Ciro tetap menjadi mesin gol utama tim.

Selain itu, pengalaman mereka di sepak bola Indonesia juga sangat besar. Kedua pemain sudah memahami karakter kompetisi dan gaya permainan klub-klub lokal.

Ropan menilai kehadiran David dan Ciro bisa memberi dampak instan untuk Timnas Indonesia. Terutama, jika pelatih John Herdman ingin mengejar target cepat dalam waktu dekat.

Menurutnya, turnamen seperti Piala AFF 2026 masih sangat cocok untuk memanfaatkan kualitas kedua pemain tersebut. Pengalaman dan ketajaman mereka bisa membantu lini serang Garuda.

John Herdman Punya Target Besar di Piala AFF

Piala AFF 2026 akan berlangsung mulai Juli hingga Agustus mendatang. Turnamen tersebut menjadi salah satu target penting bagi pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman.

Indonesia sendiri belum pernah meraih gelar juara sejak kompetisi itu pertama kali digelar pada 1996. Karena itu, tekanan besar kini berada di pundak Herdman.

Ropan menilai naturalisasi David da Silva dan Ciro Alves bisa membantu target tersebut. Menurutnya, keduanya masih cukup layak bersaing di level Asia Tenggara.

“Untuk Piala AFF saya pikir pas,” kata Ropan.

Selain itu, Timnas Indonesia memang membutuhkan striker yang lebih matang secara pengalaman. Kehadiran pemain senior bisa membantu perkembangan skuad muda Garuda.

Ole Romeny saat ini memang menjadi pilihan utama di lini depan. Namun, Indonesia masih membutuhkan tandem yang mampu memberi variasi serangan.

Faktor Usia Jadi Pertimbangan Besar

Meski mendukung naturalisasi untuk kebutuhan jangka pendek, Ropan tetap mengingatkan pentingnya fokus jangka panjang. Timnas Indonesia masih memiliki target besar pada Piala Asia 2027 dan Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Karena itu, pengembangan striker muda tetap harus menjadi prioritas utama. Indonesia membutuhkan penyerang berkualitas yang mampu bertahan dalam waktu lama.

Saat ini, Timnas Indonesia masih memiliki beberapa striker muda seperti Ramadhan Sananta dan Hokky Caraka. Namun, keduanya dinilai belum mencapai level permainan Ole Romeny.

Ropan menilai Indonesia harus segera mencari penyerang muda dengan kualitas lebih tinggi. Menurutnya, sektor nomor sembilan masih menjadi masalah utama Timnas Indonesia selama beberapa tahun terakhir.

Selain itu, persaingan di level Asia membutuhkan striker yang lebih tajam dan konsisten. Indonesia tidak bisa terus bergantung kepada satu pemain saja.

Situasi tersebut membuat wacana naturalisasi David da Silva dan Ciro Alves terus menarik perhatian. Meski hanya solusi sementara, keduanya dianggap mampu membantu kebutuhan mendesak Timnas Indonesia.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments