Pertandingan Leeds vs Man City menjadi bukti bahwa The Citizens tetap tajam meski tanpa Erling Haaland. Dalam lanjutan Premier League 2025/2026 di Elland Road, Manchester City menang tipis 1-0 atas Leeds United pada Minggu dini hari. Kemenangan ini membuat jarak poin dengan Arsenal di papan atas hanya tersisa dua angka.
Skuad asuhan Pep Guardiola datang tanpa Haaland yang mengalami cedera ringan saat latihan. Absennya striker utama sempat memunculkan keraguan soal daya gedor tim tamu. Namun, mentalitas juara kembali menjadi pembeda dalam laga krusial ini.
Gol tunggal Antoine Semenyo pada masa tambahan waktu babak pertama memastikan tiga poin penting. Hasil tersebut menjaga tekanan terhadap pemuncak klasemen yang baru bermain pada Minggu malam.
Tanpa Haaland, City Tetap Dominan
Sejak awal pertandingan, Manchester City mencoba mengontrol tempo. Mereka menguasai bola lebih lama dan memaksa Leeds bertahan. Meski begitu, tuan rumah tampil disiplin dan menutup ruang dengan rapi.
Leeds justru hampir mencetak gol lebih dulu. Pada menit awal, Dominic Calvert-Lewin mendapat peluang emas dari jarak dekat. Namun, sepakan striker tersebut melebar dari sasaran.
Situasi itu menjadi peringatan bagi City. Setelah momen tersebut, tim tamu meningkatkan konsentrasi di lini belakang. Kombinasi pressing tinggi dan pergerakan cepat di lini tengah membuat mereka kembali menguasai permainan.
Guardiola mengandalkan pergerakan dinamis di sisi sayap untuk membuka ruang. Tanpa Haaland, distribusi serangan menjadi lebih variatif. Beberapa kali umpan silang dilepaskan untuk mencari celah di pertahanan lawan.
Antoine Semenyo Jadi Penentu
Ketika babak pertama hampir berakhir tanpa gol, momen penting akhirnya hadir. Pada menit 45+2, Rayan Ait-Nouri mengirim umpan silang rendah ke dalam kotak penalti. Antoine Semenyo menyambut bola dengan sentuhan cepat.
Gol tersebut membuat City unggul 1-0 sebelum turun minum. Penyelesaian Semenyo menunjukkan ketenangan dan insting tajam di depan gawang. Selain itu, gol ini menjadi yang keenam baginya sejak bergabung dari Bournemouth pada Januari lalu.
Keberhasilan mencetak gol di momen krusial menegaskan kedalaman skuad City. Meski kehilangan mesin gol utama, mereka tetap memiliki opsi produktif. Oleh karena itu, ancaman serangan tetap konsisten sepanjang laga.
Leeds mencoba merespons sebelum jeda, tetapi pertahanan City tampil solid. Blok rapat dan disiplin menjaga keunggulan hingga peluit babak pertama berbunyi.
Tekanan Leeds di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Leeds meningkatkan intensitas. Mereka bermain lebih berani dan mencoba menekan sejak lini depan. Serangan balik cepat menjadi senjata utama tuan rumah.
Beberapa kali City dipaksa bertahan lebih dalam. Namun, koordinasi lini belakang mereka tetap terjaga. Organisasi permainan yang rapi membuat peluang Leeds sulit berkembang.
Selain itu, lini tengah City bekerja efektif memutus alur serangan. Transisi cepat dari bertahan ke menyerang menjaga keseimbangan permainan. Guardiola juga melakukan penyesuaian untuk menjaga tempo tetap stabil.
Leeds terus berusaha hingga menit akhir. Meski demikian, peluang yang tercipta belum mampu mengubah skor. Disiplin dan fokus City menjadi faktor kunci mempertahankan keunggulan tipis tersebut.
Dampak pada Persaingan Gelar
Kemenangan ini sangat berarti dalam konteks perebutan gelar. City kini hanya terpaut dua poin dari Arsenal. Dengan kompetisi yang semakin ketat, setiap laga menjadi krusial.
Mentalitas pemenang kembali terlihat dalam performa tim tamu. Mereka tetap fokus meski tanpa Haaland. Hal ini menunjukkan kedalaman dan kualitas skuad yang merata.
Bagi Leeds, kekalahan ini menjadi evaluasi penting. Mereka sebenarnya memulai laga dengan baik dan menciptakan peluang berbahaya. Namun, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.
Selain itu, konsistensi pertahanan perlu ditingkatkan. Satu kelengahan kecil berujung gol penentu. Dalam laga ketat seperti ini, detail kecil sering menjadi pembeda.
City Menjaga Momentum
Hasil Leeds vs Man City menegaskan konsistensi The Citizens dalam tekanan. Mereka memanfaatkan peluang dengan efisien dan menjaga fokus sepanjang pertandingan. Oleh karena itu, peluang mempertahankan gelar tetap terbuka lebar.
Absennya Haaland tidak mengurangi daya saing tim. Semenyo tampil sebagai solusi sementara yang efektif. Dengan jadwal padat di depan, rotasi pemain bisa menjadi kunci.
Persaingan papan atas Premier League kini semakin menarik. Setiap poin sangat menentukan arah perburuan trofi. City telah melakukan tugasnya, kini mereka menunggu hasil pesaing terdekat.






