Thursday, July 9, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaPelajaran dari Argentina: manfaatkan setiap keuntungan saat peluang datang

Pelajaran dari Argentina: manfaatkan setiap keuntungan saat peluang datang

Argentina bangkit mengalahkan Mesir 3-2 pada laga 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa waktu setempat, di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat. Kemenangan itu lahir setelah juara bertahan sempat tertinggal 0-2 hingga menit ke-70.

Mesir lebih dulu berada di atas angin setelah Mostafa Zico mencetak gol kedua timnya pada menit ke-67. Gol itu lahir lewat sepakan akurat menyambut umpan tarik Haissem Hassan dan membuat Argentina berada di ambang tersingkir.

- Advertisement -
asia9QQ

Situasi tersebut menempatkan Argentina di ujung tanduk. Albiceleste terancam mengikuti Uruguay, Jerman, Belanda, Brasil, dan Portugal yang lebih dulu tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Namun, Argentina mampu membalikkan keadaan selepas jeda turun minum babak kedua. Tim asuhan Lionel Scaloni menunjukkan respons cepat untuk mengubah jalannya pertandingan.

Pada menit ke-76, Cristian Romero memperkecil ketertinggalan lewat sundulan. Bek Argentina itu menuntaskan umpan silang Lionel Messi dan mengubah skor menjadi 1-2.

Hanya berselang empat menit, Messi membawa Argentina menyamakan kedudukan. Sepakan kaki kirinya menaklukkan kiper Mostafa Shobeir dan membuat skor berubah menjadi 2-2.

Tekanan Argentina terus berlanjut hingga masa tambahan waktu. Pada menit kedua injury time, Lautaro Martinez mengirim umpan silang melambung yang disambut sundulan Enzo Fernandez ke tiang jauh gawang Mesir.

Gol itu memastikan kemenangan 3-2 bagi Argentina. Hasil tersebut membuka jalan bagi Dua Lionel, yakni Messi dan Scaloni, untuk melanjutkan kiprah mereka di turnamen ini.

Keberhasilan Argentina lepas dari tekanan juga tidak terlepas dari fondasi yang dibangun Scaloni sejak mengambil alih kursi pelatih pada Oktober 2018. Sejak saat itu, Argentina perlahan membangun kembali kepercayaan diri dan tidak hanya bergantung pada Messi.

Turnamen pertama Scaloni memang belum langsung menghasilkan gelar besar. Namun, kemenangan atas Chile pada perebutan tempat ketiga Copa America 2019 memberi sinyal positif bagi arah baru tim nasional Argentina.

Setelah itu, Argentina meraih Copa America 2021 usai menundukkan Brasil di Maracana. Gelar tersebut mengakhiri penantian panjang Argentina yang tidak pernah juara sejak 1993.

Setahun kemudian, Argentina mengalahkan Italia 3-0 pada Finalissima 2022. Prestasi itu lalu dilengkapi dengan gelar Piala Dunia 2022 di Qatar.

Argentina kemudian mampu mempertahankan gelar Copa America pada edisi 2024. Rangkaian trofi itu menjadi bekal penting yang ikut membentuk keyakinan tim saat menghadapi tekanan, termasuk ketika tertinggal dari Mesir.

“Maka, sekali lagi, jika diberi keuntungan, manfaatkanlah seperti Argentina sembari membubuhkan pernak pernik kisah heroisme sarat drama agar menjadi lebih epik.”

Kebangkitan atas Mesir menjadi contoh terbaru dari ketahanan mental Argentina. Saat berada dalam posisi sulit, mereka mampu memanfaatkan momentum dan menyelesaikan laga dengan kemenangan dramatis.

Sumber: ANTARA

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments