Thursday, June 25, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaMaroko Siapkan Perubahan Mental untuk Membalikkan Keadaan Saat Hadapi Haiti

Maroko Siapkan Perubahan Mental untuk Membalikkan Keadaan Saat Hadapi Haiti

Achraf Hakimi menjadi sorotan saat Maroko bangkit mengalahkan Haiti 4-2 pada laga terakhir Grup C Piala Dunia FIFA 2026, Kamis WIB, di Atlanta Stadium, Georgia, Amerika Serikat. Bek tim nasional Maroko itu menyebut perubahan pola pikir menjadi kunci kebangkitan timnya setelah sempat tertinggal dua kali.

Maroko tidak memulai laga dengan baik. Tim tersebut sempat kesulitan pada awal pertandingan sebelum meningkatkan intensitas permainan dan melakukan penyesuaian mental.

“Ini pertandingan yang rumit dan sulit. Kami tidak memulainya dengan baik, tetapi kami mengubah pola pikir dan bekerja keras untuk kembali ke dalam pertandingan,” kata Hakimi seperti dikutip laman FIFA.

- Advertisement -
asia9QQ

Hakimi juga menilai arahan pelatih saat jeda pertandingan sangat berpengaruh terhadap perubahan performa tim. Menurut dia, Maroko diminta tetap fokus dalam duel-duel penting.

“Pada babak pertama, pesannya adalah tetap fokus memenangkan bola-bola kedua. Kami tidak boleh membiarkan mereka semakin percaya diri,” ujar Hakimi.

Haiti membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui gol bunuh diri kiper Yassine Bono. Maroko kemudian menyamakan kedudukan lewat gol Hakimi pada menit ke-39.

Keunggulan Haiti kembali datang pada menit ke-43 melalui gol jarak jauh Isidor. Namun, Maroko kembali membalas menjelang turun minum melalui Selim Amallah Saibari.

Pada babak kedua, Maroko tampil lebih menekan. Upaya itu berbuah gol penentu kemenangan melalui Soufiane Rahimi pada menit ke-78 dan Gessime Yassine pada menit ke-89.

Gelandang Maroko Bilal El Khannouss mengakui timnya sempat kehilangan kendali dalam duel perebutan bola. Situasi itu membuat Haiti lebih percaya diri dalam mengembangkan permainan.

“Pada beberapa momen kami kurang rendah hati dan kami harus membayar harganya. Kami tidak sepenuhnya berkomitmen dalam duel-duel perebutan bola, memberi mereka kepercayaan diri,” kata El Khannouss.

El Khannouss menambahkan pelatih meminta Maroko bermain lebih agresif setelah jeda. Intensitas serangan juga ditingkatkan agar tim bisa membalikkan keadaan.

“Saat turun minum, pelatih mengatakan kami harus lebih agresif, memenangkan bola-bola kedua dan menghadirkan intensitas yang lebih besar dalam permainan menyerang,” ujar El Khannouss.

Kemenangan itu memastikan Maroko finis sebagai runner-up Grup C. Hasil tersebut juga membawa mereka melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Haiti menutup penampilannya di Piala Dunia 2026 dengan dua gol ke gawang Maroko. Meski kalah, Haiti sempat memberi perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

Sumber: ANTARA News

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments