Persija Jakarta tengah menjadi sorotan usai nama Shin Tae-yong terus menguat sebagai kandidat utama yang disebut akan memimpin Macan Kemayoran. Jika eks pelatih Timnas Indonesia itu benar-benar bergabung, sejumlah mantan anak asuhnya berpotensi mengikuti jejaknya ke Jakarta.
Persija dijadwalkan menggelar konferensi pers di Jakarta International Stadium pada 8 Juni 2026. Menjelang momen tersebut, spekulasi mengenai arah proyek baru klub semakin berkembang, termasuk kemungkinan perekrutan pemain yang sudah memahami filosofi permainan Shin Tae-yong.
Kedekatan serta pengalaman bekerja bersama di Timnas Indonesia bisa menjadi faktor penting. Selain itu, beberapa pemain yang pernah menjadi andalan Shin saat ini berada dalam situasi yang membuka peluang transfer pada bursa musim panas.
Yakob Sayuri Bisa Jadi Senjata Utama di Sisi Kanan
Nama pertama yang layak diperhitungkan adalah Yakob Sayuri. Pemain berusia 28 tahun itu menjadi salah satu sosok yang paling sering mendapat kepercayaan dari Shin Tae-yong selama menangani Timnas Indonesia.
Keunggulan utama Yakob terletak pada fleksibilitasnya. Ia mampu bermain sebagai winger, wingback, maupun bek sayap kanan dengan kualitas yang tetap kompetitif.
Kemampuan tersebut sangat cocok dengan pendekatan taktik Shin Tae-yong yang mengandalkan intensitas tinggi dan mobilitas pemain di area sayap. Oleh karena itu, Yakob bisa menjadi bagian penting jika Persija ingin menerapkan pola permainan serupa.
Selain itu, pengalaman internasional yang dimiliki Yakob menjadi nilai tambah. Ia sudah terbiasa menghadapi tekanan dalam pertandingan besar bersama Timnas Indonesia.
Kontribusinya juga cukup berkesan selama era Shin. Salah satu momen terbaiknya terjadi saat Piala Asia 2023 ketika mencatat assist penting bagi gol Marselino Ferdinan ke gawang Irak.
Muhamad Riyandi Menambah Persaingan di Bawah Mistar
Posisi penjaga gawang juga menjadi area yang menarik untuk diperhatikan. Setelah berpisah dengan Carlos Eduardo, Persija memiliki kesempatan memperkuat sektor tersebut.
Muhamad Riyandi muncul sebagai salah satu nama yang layak dipertimbangkan. Kiper Persis Solo itu diketahui telah menyelesaikan kontraknya pada Mei 2026.
Situasi Persis yang turun kasta ke Championship semakin membuka peluang terjadinya perpindahan. Riyandi tentu memiliki kesempatan mencari tantangan baru di level yang lebih tinggi.
Yang terpenting, Shin Tae-yong sudah memahami kualitas Riyandi dari pengalamannya bersama Timnas Indonesia. Faktor tersebut dapat mempermudah proses adaptasi apabila transfer benar-benar terjadi.
Persija memang masih memiliki Andritany Ardhiyasa dan Cyrus Margono. Namun, kompetisi panjang membutuhkan kedalaman skuad yang kuat di setiap posisi.
Kehadiran Riyandi dapat menciptakan persaingan sehat sekaligus meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan.
Yance Sayuri Jadi Opsi Menarik untuk Sektor Kiri
Selain Yakob, nama Yance Sayuri juga masuk dalam daftar pemain yang berpotensi mengikuti Shin Tae-yong ke Persija.
Selama beberapa tahun terakhir, Yance beberapa kali mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia. Meski sempat terkendala cedera, Shin tetap menunjukkan kepercayaan kepada pemain tersebut.
Kepercayaan itu menunjukkan bahwa Yance memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan sistem permainan sang pelatih. Kecepatan dan kemampuannya membantu serangan menjadi salah satu kelebihan utama.
Persija juga berpotensi membutuhkan tambahan kekuatan di sisi kiri lapangan. Apalagi masa depan beberapa pemain muda masih dikaitkan dengan peluang berkarier di luar negeri.
Karena itu, Yance bisa menjadi solusi yang cukup ideal. Selain memiliki pengalaman di kompetisi domestik, ia juga sudah memahami tuntutan permainan yang diinginkan Shin Tae-yong.
Ragnar Oratmangoen Jadi Nama Paling Menarik
Dari seluruh kandidat, Ragnar Oratmangoen menjadi sosok yang paling menyita perhatian. Penyerang Timnas Indonesia itu memiliki pengalaman bermain di Eropa dan kualitas yang sudah teruji di level internasional.
Ragnar juga termasuk pemain yang cukup dekat dengan filosofi permainan Shin Tae-yong. Kemampuannya bermain di beberapa posisi lini depan membuatnya menjadi aset berharga.
Selain faktor teknis, status kontraknya disebut membuka peluang transfer tanpa biaya besar. Kondisi tersebut tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Persija.
Di sisi lain, kehadiran Ragnar juga berpotensi memberikan dampak komersial yang signifikan. Popularitasnya bersama Timnas Indonesia dapat meningkatkan antusiasme suporter terhadap proyek baru klub.
Meski demikian, ada satu catatan penting yang perlu diperhatikan. Ragnar beberapa kali mengalami masalah cedera sepanjang musim 2025/2026 sehingga kebugarannya harus menjadi pertimbangan utama.
Jika Shin Tae-yong benar-benar ditunjuk sebagai pelatih baru Persija, peluang reuni dengan sejumlah mantan anak asuhnya akan menjadi salah satu cerita menarik di bursa transfer. Yakob Sayuri, Muhamad Riyandi, Yance Sayuri, dan Ragnar Oratmangoen merupakan nama-nama yang berpotensi memperkuat proyek baru Macan Kemayoran dalam menghadapi musim mendatang.






