David Alaba dipastikan meninggalkan Real Madrid pada akhir musim 2025/2026 setelah kontraknya habis pada 30 Juni mendatang. Bek asal Austria tersebut menjadi pemain kedua yang resmi berpisah dengan Los Blancos pada musim panas ini.
Kabar perpisahan Alaba diumumkan langsung oleh Real Madrid melalui pernyataan resmi klub. Selain itu, manajemen juga menyiapkan penghormatan khusus untuk sang pemain saat laga terakhir La Liga melawan Athletic Club.
Keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan lima musim Alaba bersama Real Madrid. Meski sempat tampil penting pada awal kedatangannya, cedera membuat kariernya di Santiago Bernabeu tidak berjalan sempurna.
Perubahan besar memang mulai terlihat di tubuh Real Madrid. Setelah Dani Carvajal dipastikan hengkang, klub kini bersiap menjalani era baru dengan sejumlah perubahan dalam skuad utama.
Real Madrid Berikan Penghormatan untuk David Alaba
Real Madrid menunjukkan rasa hormat besar kepada David Alaba menjelang perpisahannya. Presiden klub, Florentino Perez, bahkan memberikan pesan khusus untuk bek berusia 33 tahun tersebut.
Perez memuji dedikasi dan profesionalisme Alaba selama membela Los Blancos. Selain itu, ia juga menyinggung momen ikonik sang pemain saat perayaan gelar Liga Champions ke-14 Real Madrid.
Menurut Perez, Alaba telah mendapatkan tempat khusus di hati para pendukung Madrid. Karena itu, klub ingin memberikan penghormatan terbaik pada laga terakhir musim ini.
Hubungan antara pemain dan klub juga tetap berjalan baik hingga akhir kontrak. Real Madrid bahkan menyebut Santiago Bernabeu akan selalu menjadi rumah bagi Alaba.
Kehormatan tersebut menunjukkan besarnya kontribusi Alaba dalam beberapa musim terakhir. Meski tidak selalu tampil reguler, kehadirannya tetap dianggap penting di ruang ganti tim.
Cedera Jadi Hambatan Besar Alaba di Madrid
Karier David Alaba di Real Madrid sebenarnya dimulai dengan sangat menjanjikan. Ia datang dari Bayern Munchen pada 2021 dengan status bebas transfer dan reputasi sebagai salah satu bek terbaik dunia.
Pada musim pertamanya, Alaba langsung menjadi bagian penting dalam kesuksesan Real Madrid. Ia membantu klub meraih gelar La Liga dan Liga Champions di bawah Carlo Ancelotti.
Namun situasi berubah dalam beberapa musim berikutnya. Cedera mulai mengganggu performa dan konsistensi sang pemain di lini belakang Madrid.
Masalah terbesar terjadi pada Desember 2023 saat Alaba mengalami cedera ACL. Cedera tersebut membuatnya absen sangat lama dan kehilangan banyak pertandingan penting.
Selain itu, proses pemulihan berjalan cukup sulit bagi sang pemain. Setelah kembali bermain, Alaba belum mampu menemukan performa terbaiknya secara konsisten.
Dalam lima musim bersama Real Madrid, ia hanya tampil 131 kali di semua kompetisi. Jumlah tersebut tergolong rendah untuk pemain dengan status penting seperti dirinya.
Performa Menurun dalam Dua Musim Terakhir
Cedera yang terus datang membuat menit bermain Alaba semakin berkurang. Dalam 18 bulan terakhir, ia hanya tampil 17 kali di La Liga bersama Real Madrid.
Situasi itu membuat persaingan di lini belakang semakin berat. Pemain lain seperti Antonio Rudiger dan Eder Militao tampil lebih konsisten selama dua musim terakhir.
Selain itu, Real Madrid mulai memberi kesempatan lebih besar kepada pemain muda. Kebijakan tersebut membuat posisi Alaba semakin sulit dipertahankan.
Sang bek bahkan belum kembali menjadi starter reguler sejak awal Maret. Oleh karena itu, keputusan berpisah dianggap menjadi solusi terbaik bagi kedua pihak.
Meski demikian, kontribusi Alaba tetap mendapat apresiasi dari banyak pihak. Pengalamannya membantu Real Madrid melewati beberapa pertandingan besar dalam lima musim terakhir.
Kehadirannya di ruang ganti juga dinilai penting bagi perkembangan pemain muda. Karena itu, kepergian Alaba tetap meninggalkan kehilangan tersendiri bagi skuad Madrid.
Masa Depan David Alaba Mulai Jadi Sorotan
Setelah dipastikan meninggalkan Real Madrid, masa depan David Alaba mulai menjadi perhatian. Beberapa laporan menyebut sang pemain kemungkinan melanjutkan karier di luar Eropa.
Major League Soccer dan Liga Arab Saudi menjadi dua tujuan yang paling sering dikaitkan dengan Alaba. Kedua kompetisi tersebut dinilai mampu menawarkan proyek menarik untuk sang bek senior.
Sebelumnya, rumor kepindahan ke Arab Saudi sempat muncul beberapa kali. Namun pihak agen Alaba kala itu membantah adanya kesepakatan resmi dengan klub tertentu.
Selain faktor finansial, kondisi fisik juga diyakini memengaruhi keputusan karier Alaba berikutnya. Kompetisi dengan intensitas lebih rendah dianggap cocok untuk menjaga kebugarannya.
Meski kariernya di Madrid berakhir lebih cepat dari harapan, Alaba tetap meninggalkan catatan penting. Ia menjadi bagian dari skuad yang sukses meraih berbagai trofi bergengsi di Spanyol dan Eropa.
Kini Real Madrid mulai fokus membangun generasi baru di lini pertahanan. Sementara itu, David Alaba bersiap membuka babak baru dalam perjalanan karier profesionalnya.






