Thursday, May 21, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisJuventus Terancam Gagal Rekrut Bernardo Silva Jika Absen dari Liga Champions

Juventus Terancam Gagal Rekrut Bernardo Silva Jika Absen dari Liga Champions

Juventus menghadapi situasi sulit dalam upaya merekrut Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang. Peluang mendapatkan pemain asal Portugal tersebut kini mulai menurun akibat ketidakpastian tiket Liga Champions musim depan.

Kondisi tersebut menjadi pukulan besar bagi rencana transfer Juventus. Klub asal Turin itu sebelumnya berada di posisi terdepan dalam perburuan Bernardo Silva. Namun, situasi berubah setelah peluang mereka tampil di Liga Champions semakin mengecil.

- Advertisement -
asia9QQ

Menurut laporan media Italia, absennya Juventus dari kompetisi elite Eropa akan memengaruhi daya tarik klub di mata pemain top. Selain itu, kondisi finansial klub juga menjadi tantangan besar dalam proses negosiasi.

Sementara itu, Manchester City sudah memastikan Bernardo Silva akan meninggalkan Etihad Stadium pada akhir Juni 2026. Sang gelandang akan berstatus bebas transfer setelah menyelesaikan sembilan tahun karier bersama The Citizens.

Juventus Kehilangan Keunggulan dalam Perburuan Bernardo Silva

Sebelumnya, Juventus cukup percaya diri bisa mendapatkan Bernardo Silva. Pengalaman dan kualitas pemain berusia 31 tahun itu dianggap cocok untuk memperkuat lini tengah Bianconeri musim depan.

Namun, persaingan kini semakin terbuka karena Silva tersedia secara gratis. Banyak klub besar Eropa mulai memantau situasi mantan pemain AS Monaco tersebut.

Selain faktor kompetisi Eropa, tuntutan kontrak Silva juga menjadi kendala besar bagi Juventus. Agen sang pemain, Jorge Mendes, disebut meminta kontrak berdurasi tiga tahun.

Tidak hanya itu, pihak Silva juga menginginkan gaji di atas 10 juta euro per musim. Angka tersebut cukup berat bagi Juventus dalam kondisi finansial saat ini.

Absennya pemasukan dari Liga Champions membuat ruang gerak Juventus semakin terbatas. Klub harus menjaga keseimbangan struktur gaji agar tidak mengalami masalah keuangan baru.

Karena itu, negosiasi dengan Bernardo Silva mulai terlihat sulit. Juventus tidak bisa lagi menawarkan proyek kompetitif seperti beberapa musim sebelumnya.

Situasi tersebut membuat posisi mereka dalam perburuan Silva perlahan melemah. Klub lain dengan kondisi finansial lebih stabil kini mulai unggul dalam persaingan.

Atletico Madrid Mulai Ambil Keuntungan

Di tengah kesulitan Juventus, Atletico Madrid mulai bergerak agresif. Klub asuhan Diego Simeone itu disebut berada dalam posisi lebih menguntungkan.

Atletico sudah memastikan tiket Liga Champions musim depan. Faktor tersebut menjadi nilai penting dalam proses negosiasi dengan pemain berpengalaman seperti Bernardo Silva.

Selain peluang tampil di kompetisi elite Eropa, faktor lokasi juga dianggap menguntungkan Atletico Madrid. Kota Madrid dinilai lebih dekat dengan Portugal dibandingkan Turin.

Kedekatan geografis itu disebut menjadi salah satu pertimbangan pribadi Silva. Pemain Portugal tersebut ingin tetap dekat dengan keluarga dalam fase akhir kariernya di Eropa.

Selain itu, gaya permainan Atletico juga dinilai cocok dengan karakter Bernardo Silva. Pengalaman bermain di level tertinggi membuatnya dianggap mampu memberi pengaruh besar bagi lini tengah tim Diego Simeone.

Situasi tersebut membuat Juventus semakin tertinggal dalam persaingan transfer. Jika gagal lolos ke Liga Champions, peluang mereka mendatangkan Silva kemungkinan semakin kecil.

Meski begitu, Juventus belum sepenuhnya menyerah. Manajemen klub masih mencoba mencari solusi agar tetap kompetitif di pasar transfer musim panas.

Juventus Siapkan Alternatif untuk Perkuat Lini Tengah

Melihat situasi yang semakin rumit, Juventus mulai menyiapkan beberapa alternatif lain. Klub kini bergerak cepat mencari opsi tambahan untuk memperkuat lini tengah musim depan.

Menariknya, dua nama yang masuk radar Juventus memiliki hubungan dengan AC Milan. Keduanya dinilai cocok dengan kebutuhan skuad Bianconeri.

Nama pertama adalah Tijjani Reijnders. Gelandang asal Belanda tersebut kabarnya mulai kehilangan posisi utama di Manchester City.

Juventus melihat kondisi tersebut sebagai peluang menarik. Reijnders dianggap memiliki kemampuan distribusi bola dan mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan lini tengah tim.

Selain Reijnders, Juventus juga kembali memantau Brahim Diaz. Pemain asal Spanyol itu sebelumnya pernah tampil impresif saat dipinjamkan ke AC Milan.

Kini, Brahim Diaz masih kesulitan mendapatkan tempat reguler di Real Madrid. Situasi tersebut membuka peluang bagi Juventus untuk melakukan pendekatan.

Kedua pemain tersebut dinilai lebih realistis dibanding Bernardo Silva. Selain faktor gaji, nilai transfer mereka juga lebih memungkinkan untuk dijangkau Juventus.

Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada kondisi klub di akhir musim. Laga terakhir Serie A melawan Torino akan menjadi sangat penting bagi Juventus.

Jika gagal finis di zona Liga Champions, Juventus kemungkinan harus mengubah banyak rencana transfer. Karena itu, bursa transfer musim panas nanti diprediksi menjadi periode krusial bagi masa depan proyek Bianconeri.

Bernardo Silva Tinggalkan Warisan Besar di Manchester City

Terlepas dari masa depannya, Bernardo Silva tetap meninggalkan warisan besar di Manchester City. Selama sembilan tahun di Etihad Stadium, ia menjadi bagian penting era kesuksesan klub.

Pemain Portugal tersebut membantu City memenangkan enam gelar Premier League. Selain itu, ia juga berkontribusi dalam berbagai trofi domestik dan Eropa lainnya.

Kemampuan Silva bermain di beberapa posisi membuatnya selalu menjadi andalan. Kreativitas, visi bermain, dan etos kerjanya membuatnya sangat dihormati di Inggris.

Kini, Bernardo Silva siap memulai tantangan baru dalam kariernya. Namun, tujuan berikutnya masih menjadi tanda tanya besar menjelang dibukanya bursa transfer musim panas.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments