AS Roma sukses meraih kemenangan penting saat menghadapi Lazio pada pekan ke-37 Serie A 2025/2026. Bermain di Stadio Olimpico, Roma menang dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga Derby della Capitale, Minggu malam WIB.
Kemenangan tersebut menjaga peluang Roma tampil di Liga Champions musim depan. Tambahan tiga poin membuat Giallorossi tetap bertahan di posisi keempat klasemen sementara Serie A dengan 73 poin.
Bek sekaligus kapten tim, Gianluca Mancini, menjadi bintang utama pertandingan. Ia mencetak dua gol melalui sundulan mematikan dari situasi bola mati.
Sementara itu, Lazio gagal memanfaatkan derby untuk memperbaiki posisi klasemen. Tim asuhan Maurizio Sarri masih tertahan di papan tengah setelah mengoleksi 51 poin.
Roma Langsung Menekan Sejak Awal Pertandingan
Sejak peluit pertama dibunyikan, Roma tampil agresif di depan pendukung sendiri. Tim asuhan Gian Piero Gasperini langsung mencoba menekan pertahanan Lazio.
Peluang pertama hadir melalui sundulan Bryan Cristante dari situasi bola mati. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang.
Roma terus menjaga intensitas permainan sepanjang awal laga. Serangan mereka beberapa kali membuat lini belakang Lazio kesulitan keluar dari tekanan.
Selain mengandalkan umpan silang, Roma juga aktif menyerang lewat sisi sayap. Wesley Franca sempat memberikan ancaman serius bagi tim tamu.
Meski ditekan cukup lama, Lazio tetap mencoba membalas melalui serangan balik cepat. Matteo Cancellieri sempat melepaskan tembakan ke arah gawang.
Namun, kiper Roma, Mile Svilar, tampil tenang dan mampu mengamankan peluang tersebut. Penyelamatan itu menjaga momentum Roma tetap stabil.
Gianluca Mancini Pecah Kebuntuan Roma
Pertandingan berlangsung ketat sepanjang babak pertama. Kedua tim saling mencoba menciptakan peluang, tetapi penyelesaian akhir masih belum maksimal.
Lazio sebenarnya sempat menjebol gawang Roma lebih dulu. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena pemain berada dalam posisi offside.
Situasi itu membuat tensi pertandingan semakin meningkat. Derby della Capitale kembali memperlihatkan rivalitas tinggi antara dua klub ibu kota Italia tersebut.
Roma akhirnya memecah kebuntuan menjelang turun minum. Gianluca Mancini sukses menyundul bola hasil sepak pojok dan membawa Roma unggul 1-0.
Gol tersebut langsung membakar semangat para pendukung Roma di Stadio Olimpico. Lazio pun terlihat semakin tertekan setelah tertinggal.
Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama selesai. Roma menutup 45 menit awal dengan kepercayaan diri tinggi.
Lazio Coba Bangkit pada Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Lazio berusaha meningkatkan tempo permainan. Mereka mencoba tampil lebih agresif demi mengejar ketertinggalan.
Beberapa peluang berhasil diciptakan melalui kombinasi serangan cepat. Namun, pertahanan Roma tetap tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Di sisi lain, Roma memilih bermain lebih sabar sambil mengandalkan serangan balik. Strategi tersebut beberapa kali membuat Lazio kesulitan menjaga keseimbangan pertahanan.
Paulo Dybala hampir menambah keunggulan Roma melalui tendangan bebas. Namun, kiper Lazio masih mampu melakukan penyelamatan penting.
Roma akhirnya mencetak gol kedua melalui situasi bola mati lagi. Gianluca Mancini kembali menjadi pembeda lewat sundulan tajam dari sepak pojok.
Gol kedua tersebut membuat Roma semakin nyaman mengontrol permainan. Lazio pun mulai kehilangan ritme pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Kartu Merah Warnai Derby della Capitale
Ketegangan derby semakin terasa setelah terjadi keributan antarpemain pada babak kedua. Situasi panas membuat pertandingan sempat terhenti beberapa saat.
Wasit akhirnya mengeluarkan kartu merah untuk dua pemain dari masing-masing tim. Wesley Franca dari Roma dan Nicolo Rovella harus meninggalkan lapangan lebih cepat.
Insiden tersebut semakin memperlihatkan panasnya atmosfer Derby della Capitale. Rivalitas Roma dan Lazio memang dikenal sebagai salah satu derby paling emosional di Italia.
Meski bermain dengan sepuluh pemain, Roma tetap mampu menjaga kontrol permainan. Lazio kesulitan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dalam beberapa menit terakhir.
Selain disiplin bertahan, Roma juga tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Faktor tersebut menjadi pembeda utama dalam pertandingan ini.
Roma Semakin Dekat ke Liga Champions
Kemenangan atas Lazio memberi keuntungan besar bagi Roma dalam persaingan papan atas Serie A. Mereka kini semakin dekat mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Gian Piero Gasperini juga mendapat pujian atas pendekatan taktiknya di laga derby. Roma tampil disiplin, agresif, dan efektif sepanjang pertandingan.
Selain Mancini, beberapa pemain Roma juga menunjukkan performa solid. Mile Svilar tampil aman di bawah mistar, sementara lini tengah mampu menjaga tempo permainan.
Di sisi lain, Lazio harus segera memperbaiki konsistensi mereka. Kekalahan di derby membuat musim mereka semakin sulit untuk ditutup dengan posisi ideal.
Statistik pertandingan menunjukkan duel berjalan cukup seimbang dalam penguasaan bola. Namun, Roma lebih tajam dalam menciptakan peluang berbahaya.
Kini, Roma hanya membutuhkan satu langkah lagi untuk memastikan tempat di Liga Champions. Derby della Capitale musim ini pun resmi menjadi milik Giallorossi berkat penampilan luar biasa Gianluca Mancini.






