Wednesday, July 15, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaTimnas Senegal Akhiri Kerja Sama dengan Pape Thiaw sebagai Pelatih Kepala

Timnas Senegal Akhiri Kerja Sama dengan Pape Thiaw sebagai Pelatih Kepala

Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) resmi memberhentikan Pape Thiaw sebagai pelatih kepala tim nasional Senegal pada Senin. Keputusan itu diumumkan setelah evaluasi menyeluruh terhadap hasil tim Singa Teranga, seperti dikutip di Jakarta dari laman resmi FIFA.

Berakhirnya kerja sama ini terjadi tidak lama setelah Senegal gagal melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Mereka tersingkir di babak 32 besar usai kalah 2-3 dari Belgia.

“Keputusan telah diambil untuk mengakhiri hubungan profesional dengan pelatih tim nasional, Pape Thiaw, beserta staf kepelatihannya. Setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil-hasil olahraga dan prospek tim nasional, Komite Eksekutif FSF menilai langkah ini perlu diambil demi kepentingan terbaik sepak bola Senegal,” tulis FSF.

- Advertisement -
asia9QQ

Di Piala Dunia 2026, Senegal lolos dari Grup I yang ketat. Singa Teranga kalah 1-3 dari Prancis dan 2-3 dari Norwegia pada dua laga awal.

Namun, kemenangan 5-0 atas Irak membawa Senegal ke fase gugur sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik. Perjalanan mereka lalu terhenti setelah kalah dramatis 2-3 dari Belgia lewat perpanjangan waktu.

Dalam laga itu, Senegal sempat unggul dua gol. Keunggulan tersebut hilang hanya dalam lima menit terakhir waktu normal.

Kegagalan itu membuat Senegal tak mampu menyamai pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia 2002. Pada edisi tersebut, Senegal mampu menembus perempat final.

Menariknya, saat Piala Dunia 2002 berlangsung, Pape Thiaw masih bermain sebagai penyerang Singa Teranga. Kini, kiprahnya sebagai pelatih kepala harus berakhir setelah hasil di Piala Dunia 2026.

Thiaw mulai menangani Senegal setelah menggantikan Aliou Cisse pada 2024. Saat itu, ia lebih dulu dipercaya sebagai pelatih sementara.

Dua bulan kemudian, Thiaw dipermanenkan sebagai pelatih kepala. Keputusan itu diambil setelah ia mencatat hasil impresif pada kualifikasi Piala Afrika 2025.

Selama berada di bawah arahannya, Senegal tetap menunjukkan status sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika. Tim itu melewati kualifikasi Piala Dunia 2026 tanpa kekalahan.

Selain itu, Senegal juga melaju hingga final Piala Afrika di Maroko. Mereka pun kembali menembus fase gugur Piala Dunia, empat tahun setelah tersingkir di babak 16 besar oleh Inggris dengan skor 0-3.

Secara keseluruhan, Pape Thiaw memimpin Senegal dalam 29 pertandingan. Dari jumlah itu, Senegal membukukan 19 kemenangan, empat hasil seri, dan enam kekalahan.

Hingga kini, FSF belum mengumumkan siapa pengganti Thiaw. Pelatih berikutnya akan melanjutkan perkembangan generasi emas Senegal dengan target Piala Afrika 2027 dan Piala Dunia 2030.

Sumber: ANTARA

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments