Sunday, January 29, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga InggrisPrediksi Manajer Manchester United Terkait Liga Inggris Musim Ini

Prediksi Manajer Manchester United Terkait Liga Inggris Musim Ini

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer berkomentar tentang Liga Inggris musim ini. Menurutnya, hal tersebut sulit diprediksi. Setiap tim sebaiknya lebih mementingkan hasil daripada performa.

MU berhasil keluar sebagai juara setelah berduel dengan West Bromwich 1-0, Minggu (22/11) dinihari WIB. Dari pertandingan tersebut, Setan Merah berhasil menempati urutan 10 klasemen dengan 13 poin dari total delapan laga. Poin tersebut masih tertinggal lima angka dari Chelsea dan Leicester City.

Di sisi lain, Tottenham Hotspur dan Liverpool berada di puncak klasemen. Tottenham berhasil menempati posisi top setelah berhasil menumbangkan Manchester City 2-0 di akhir pekan. Kini Tottenham sudah mencatatkan 20 poin sama seperti the Reds di bawahnya.

Namun, Manajer Tottenham Jose Mourinho merasa timnya masih belum layak dijadikan rival yang kuat. Menurutnya, persaingan masih belum maksimal sejak krisis virus corona. Solskjaer pun setuju dengan pendapat pendahulunya di Manchester United itu.

“Liga saat ini hasilnya masih naik turun, jadi memang tidak konsisten,” ungkap dia kepada BT Sport, yang dikutip M.E.N.

“Liga kali ini tidak mudah untuk diprediksi. Ada beberapa hasil pertandingan hari ini, dan itu tidak pasti. Seperti yang dikatakan Jose, kemenangan bisa membawa tim ke puncak klasemen, sedangkan kekalahan bisa membawa tim merosot ke papan bawah. Sekarang-sekarang memang sangat sult, dan poin-poin sepertinya harus didulukan daripada penampilan,” sambung Solskjaer.

Meskipun bisa lebih unggul dari West Brom, MU mendapatkan kritik karena tidak tampil meyakinkan. Ini dikarenakan setelah mengetahui bahwa gol the Red Devils berasal dari hadiah penalti yang dikonversi oleh Bruno Fernandes.

“Setelah jeda internasional, kami berdiskusi di ruang ganti dan ternyata ini memang tidak mudah. Tentu saja kami bisa bermain lebih maksimal, tapi kami tetap meraih tiga poin,” Ole Gunnar Solskjaer menegaskan tentang kemenangan Manchester United.

Kondisi Manchester United Jika Tanpa Bruno Fernandes

Bruno Fernandes lagi-lagi menjadi andalan Manchester United saat berduel dengan West Bromwich Albion melalui tendangan penalti. MU tentu bangga dengan kontibusi pemain 26 tahun tersebut.

Tendangan penalti Bruno Fernandes berhasil menjebol gawang West Bromwich Albion di Old Trafford, Minggu (22/11/2020) dini hari WIB dengan skor akhir 1-0. In imerupakan gol keenam Fernandes di Liga Inggris musim ini.

Top skor MU juga diraih oleh Fernandes. Perolehannya lebih unggul dari Marcus Rashford di posisi kedua yang mencatatkan dua gol.

Sejauh ini, kontribusi Bruno Fernandes bisa meningkatkan performa MU meskipun kebanyakan golnya dihasilkan dari penalti. Sejak kedatangannya, MU lebih sering menciptakan peluang-peluang.

Menurut catatan Premier League, gelandang 26 tahun itu sudah menciptakan delapan peluang besar. Angka tersebut tidak jauh berbea dari Harry Kane yang mencetak sembilan peluang besar untuk Tottenham Hotspur.

“Jadi bisa dibayangkan jika MU kehilangan Fernandes. Sebelum kedatangan pemain tersebut, MU jarang sekali mencetak peluang besar,” kata analis BT Sport yang merupakan mantan gelandang MU, Paul Scholes.

Rio Ferdinand, eks tim nasional Inggris, menyetujui pendapat tersebut. MU terlihat mulai bersinar sejak kehadiran Fernandes dan pemain asal Portugal itu terlihat betah berada disana.

“Peluang besar lebih banyak diciptakan olehnya. Dia adalah pemain hebat. Dia sendiri terlihat senang melakukannya,” imbuh Ferdinand. Posisi MU di klasemen Liga Inggris saat ini ada di urutan ke 9 dengan 13 poin dari delapan laga.

MU Beruntung Saat Lawan West Brom

Manchester United bisa menjadi pemenang atas West Bromwich Albion berkat penalty Bruno Fenandes. Menurut Ole Gunnar Solskjaer, MU cukup beruntung.

Duel keduanya dalam lanjutan Premier League dipentaskan di Old Trafford, Minggu (22/11/2020) dini hari WIB, dan tuan rumah menjadi pemenangnya. MU berhasil unggul 1-0 berkat gol penalti Bruno Fernandes di babak kedua.

Di awal babak kedua, saat skor masih 0-0, West Brom sebenarna mendapat penalty juga. Namun, Wasit David Coote menunjuk titik putih setelah Fernandes menjatuhkan Conor Gallagher di kotak penalti.

Insiden tersebut lantas langsung ditinjau melalui VAR dan wasit pun harus menyaksikannya. Setelah melihat rekaman tersebut, David Coote membatalkan keputusannya dan West Bromgagal mendapat hadiah penalty.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments