Polres Nabire menggelar nonton bareng Piala Dunia 2026 pada Jumat, 12 Juni 2026, di Aula Polres Nabire, Nabire. Kegiatan ini dilakukan sesuai arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh jajaran untuk memfasilitasi masyarakat menikmati ajang sepak bola dunia tersebut.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D Tatiratu mengatakan lokasi nobar dipusatkan di Aula Polres Nabire. Tempat itu dilengkapi videotron agar bisa digunakan anggota dan masyarakat.
“Di sini ada videotron yang cukup besar sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat maupun anggota Polres untuk melaksanakan nobar,” kata Samuel.
Samuel menjelaskan, anggota yang dapat mengikuti kegiatan tersebut adalah personel yang sedang tidak bertugas atau telah menyelesaikan dinas. Namun, masyarakat umum juga dipersilakan hadir untuk menyaksikan pertandingan bersama di lingkungan Polres Nabire.
Ia juga mengimbau masyarakat menjaga sportivitas selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Menurut dia, perbedaan dukungan kepada tim peserta tidak boleh memicu konflik.
“Jangan sampai karena ada yang kalah atau menang kemudian saling menghujat di media sosial yang akhirnya menimbulkan persoalan di lapangan. Kita harus menjunjung sportivitas, toleransi, serta menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Samuel.
Selain itu, Samuel mengingatkan para pendukung tim peserta Piala Dunia agar tetap tertib saat merayakan kemenangan tim favoritnya. Imbauan itu juga berlaku jika masyarakat melakukan konvoi kendaraan.
Untuk mengantisipasi gangguan selama kegiatan berlangsung, Polres Nabire menyiagakan personel. Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi kemacetan dan gangguan keamanan saat nobar maupun perayaan kemenangan tim peserta.
Polres Nabire juga meminta masyarakat yang ingin menggelar nonton bareng di lingkungan masing-masing agar lebih dulu berkoordinasi. Koordinasi dilakukan dengan Polres Nabire atau Polsek setempat supaya kegiatan berjalan aman dan tertib.
Sementara itu, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengatakan nobar Piala Dunia 2026 digelar serentak oleh jajaran Polda, Polres, hingga Polsek di Papua Tengah. Kegiatan itu disebut sebagai tindak lanjut dari arahan Kapolri.
Menurut Jermias, nobar tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Piala Dunia adalah pesta olahraga dunia. Saya ingin masyarakat Papua Tengah dapat menikmati suasana ini dengan penuh kegembiraan serta menjadikannya sebagai momentum memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan,” tutur Jermias.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah menjadikan momentum Piala Dunia sebagai sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat persatuan. Jermias kembali mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban umum selama Piala Dunia 2026.
“Silakan bergembira dan mendukung tim favorit masing-masing, tetapi lakukan dengan tertib dan bermartabat. Mari bersama-sama menjaga Papua Tengah tetap aman, damai, dan kondusif,” kata Jermias.
Sumber: ANTARA News






