Monday, June 15, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaGaruda Muda Amankan Posisi Ketiga Piala AFF U-19 2026 Usai Taklukkan Kamboja...

Garuda Muda Amankan Posisi Ketiga Piala AFF U-19 2026 Usai Taklukkan Kamboja dengan Skor Tipis

Garuda Muda meraih peringkat ketiga di Piala AFF U-19 2026 setelah mengalahkan Kamboja U-19 dengan skor 1-0 pada laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (13/6/2026).

Kemenangan Timnas Indonesia U-19 ini menjadi penutup yang manis setelah kegagalan menembus partai final. Gol tunggal yang dicetak Algazani pada babak kedua memastikan skuad asuhan Nova Arianto membawa pulang posisi ketiga sekaligus menjaga kebanggaan di hadapan publik sendiri.

- Advertisement -
asia9QQ

Babak Pertama Berjalan Ketat dan Penuh Peluang

Sejak menit awal, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Indonesia dan Kamboja sama-sama berusaha mengambil inisiatif serangan untuk membuka keunggulan lebih cepat.

Garuda Muda tampil agresif melalui kombinasi permainan sayap dan umpan-umpan pendek di area pertahanan lawan. Sementara itu, Kamboja mengandalkan kecepatan transisi untuk menciptakan ancaman saat kehilangan bola.

Peluang emas pertama Indonesia lahir melalui kapten tim, Nazriel Alvaro. Mendapat ruang tembak di depan gawang, ia melepaskan sepakan keras yang sayangnya hanya membentur mistar.

Kegagalan tersebut membuat Indonesia harus bekerja lebih keras membongkar pertahanan lawan. Meski menguasai bola lebih banyak, penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama pada babak pertama.

Di sisi lain, Kamboja juga menunjukkan perlawanan yang tidak bisa dianggap remeh. Menjelang turun minum, mereka hampir mencetak gol melalui tendangan lambung Somborithy Soeng.

Beruntung bagi Indonesia, bola kembali mengenai mistar gawang. Oleh karena itu, kedua tim harus puas menutup babak pertama tanpa gol meski sejumlah peluang berbahaya tercipta.

Indonesia Tingkatkan Tekanan pada Babak Kedua

Memasuki paruh kedua pertandingan, Nova Arianto terlihat meminta anak asuhnya bermain lebih berani. Perubahan pendekatan tersebut langsung terlihat sejak menit-menit awal.

Baru dua menit setelah kick-off, Irpan Siregar mendapatkan kesempatan dari sudut sempit. Namun, arah tendangannya masih belum menemui sasaran.

Tekanan Indonesia terus meningkat. Gantain Isfandyar kemudian mencoba peruntungannya melalui tembakan jarak jauh pada menit ke-52, tetapi bola meluncur tipis di sisi gawang Kamboja.

Lima menit berselang, peluang emas kembali datang. Irpan berhasil menyambut umpan silang Reno Salampessy dengan sundulan keras di kotak penalti.

Akan tetapi, penjaga gawang Kamboja tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut. Meski demikian, Indonesia tidak menurunkan intensitas serangan mereka.

Usaha Garuda Muda akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-63. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Gantain Isfandyar, bola mengarah ke area berbahaya di depan gawang lawan.

Algazani berhasil memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan yang tidak mampu dihentikan kiper Kamboja. Gol tersebut langsung disambut meriah oleh ribuan pendukung yang hadir di stadion.

Pertahanan Garuda Muda Jadi Kunci Kemenangan

Setelah unggul satu gol, Indonesia tetap berupaya menambah keunggulan. Beberapa peluang tercipta, termasuk gol Irpan Siregar pada menit ke-77.

Namun, wasit menganulir gol tersebut karena sang penyerang sudah berada dalam posisi offside. Keputusan itu membuat skor tetap bertahan 1-0 untuk Indonesia.

Memasuki sepuluh menit terakhir, pertandingan berjalan semakin terbuka. Kamboja meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol penyama kedudukan.

Serangan cepat dan lemparan ke dalam jarak jauh beberapa kali mengancam pertahanan Indonesia. Meski begitu, lini belakang Garuda Muda tampil disiplin dalam menghalau tekanan lawan.

Momen paling menentukan terjadi pada menit ke-89. Kryya berhasil lolos dari pengawalan dan berhadapan langsung dengan kiper Indonesia, Dafa Al Gasemi.

Dalam situasi krusial tersebut, Dafa menunjukkan kualitasnya. Ia melakukan penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Indonesia hingga akhir pertandingan.

Yang terpenting, pertahanan Indonesia mampu mempertahankan konsentrasi pada menit-menit terakhir. Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.

Penutup Positif untuk Perjalanan Indonesia

Hasil ini memastikan Timnas Indonesia U-19 mengakhiri Piala AFF U-19 2026 di posisi ketiga. Meski gagal mencapai final setelah kalah tipis dari Australia di semifinal, Garuda Muda tetap menunjukkan perkembangan yang menjanjikan sepanjang turnamen.

Sebelumnya, Indonesia tampil impresif pada fase grup dengan menyapu bersih seluruh pertandingan. Selain itu, sejumlah pemain muda juga memperlihatkan potensi besar untuk menjadi bagian penting masa depan sepak bola nasional.

Kemenangan atas Kamboja menjadi hadiah penutup yang berharga bagi tim dan para pendukung. Dengan modal tersebut, Garuda Muda kini dapat menatap agenda berikutnya dengan optimisme yang lebih tinggi.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments