Wednesday, February 1, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga InggrisPenyesalan Chelsea Setelah Melepas Wonderkid Miliknya Untuk Bayern Munchen

Penyesalan Chelsea Setelah Melepas Wonderkid Miliknya Untuk Bayern Munchen

Penyesalan Chelsea telah diakui setelah melepas wonderkid-nya ke Bayern Munchen. Terlebih Jamal Musiala telah menorehkan rekor hebat ketika Die Roten berhasil keluar sebagai juara atas Schalke 8-0, Minggu 20/9. Pemain 17 tahun itu baru saja turun dari kursi cadangan pada laga Bundesliga perdana Bayern.

Ia tercatat telah mencetak gol terakhir untuk Die Roten tepat sembilan menit sebelum laga berakhir. Pada Juni 2020 lalu, Musiala baru saja memulai debutnya di skuat utama. Ia juga ditunjuk oleh Hansi Flick sebagai pemain pengganti saat berhadapan dengan SC Freiburg di ajang Bundesliga dan berhasil menang 3-1.

Seperti diketahui jika gelandang serang yang baru saja bergabung dengan raksasa Jerman itu baru saja lulus dari akademi Chelsea musim panas 2019 lalu. Saat bermain bermain bersama Die Roten ia menggantikan Serge Gnabry saat laga memasuki menit ke 72. Meskipun hanya bermain sebentar namun ia berhasil mengubah kedudukan 8-0.

Penyesalan Chelsea Melepas Musiala

Melihat penampilan eks pemain Chelsea termuda di Bundesliga, pelepasan Musiala rupanya membuat penyesalan Chelsea semakin dalam. Pemain muda itu benar-benar menunjukan potensinya sebagai calon bintang muda yang siap mengarungi kompetisi Bundesliga bersama klub barunya Bayern Munchen.

Musiala baru saja mencetak gol pertamanya untuk The Bavarians pada awal Juni lalu. Saat itu ia membela tim reserve Bayern pada laga sepak bola tier ketiga Jerman. Kala itu, gol yang diciptakannya mampu membuat Die Roten kembali menang 2-0 atas FSV Zwickau.

Prestasinya tersebut membuat Musiala didapuk sebagai pemain termuda ke dua sepanjang sejarah kompetisi itu. Saat itu ia masih berusia 17 tahun 99 hari telah mampu membukukan rekor baru yang membanggakan. Sebelumnya, rekor diraih oleh David Alaba yang berselisih umur 45 tahun lebih cepat darinya.

Rekor itu sontak langsung dibagikan oleh Bayern melalui media sosialnya. Mereka menginfokan keberhasilan Musiala dengan emoji tersenyum dan mata penuh cinta kepada pemain yang lahir di Stutgart, 26 Februari 2003 itu. Mulanya The Blues tidak ingin melepaskan Musiala dengan cara memberikannya kontrak panjang.

Akan tetapi pemain Timnas Inggris tersebut akhirnya justru menandatangani kontrak di Allianz Arena 2019 lalu dengan persetujuan lima tahun kontrak. Kepindahannya dari Starmford Bridge seakan telah mengikuti tren pemain muda Inggris. Mereka rela merantau jauh hingga ke Jerman agar mendapatkan menit bermain di skuat utama.

Hal serupa juga dilakukan oleh Jadon Sancho bersama Reiss Nelson. Awalnya Bayern Munchen mengincar Callum Hudsin-Odoi, namun Chelsea tetap pada pendiriannya tidak akan melepaskannya. Oleh sebab itu Bayern segera beralih pada pemain muda berbakat Musiala.

Yang Mana, Jerman atau Inggirs?

Jamal Musiala memang lahir di Jerman, namun ia justru bersinar bersama klub Three Lions di beberapa kategori usia seperti yang diungkap oleh The Sun. Menariknya ia telah memulai debut sejak umur 13 tahun bersama tim U-15. Kemudian berlanjut bermain di tim U-16, ia berhasil mengoleksi tiga gol dan dua assist total sembilan pertandingan.

Membela Timnas U-17 Inggris, Musiala kembali mencetak prestasi beru dengan menjebol gawang sebanyak dua kali dari enam penampilan. Dibalik kesuksesannya itu, mantan wonderkid The Blues tersebut sempat menjadi bagian dari Timnas Jerman. Setidaknya ia pernah bermain bersama tim Jerman U-16 sebanyak dua kali.

Prestasi cemerlangnya itu ditengarai bakal jadi bahan tarik menarik antara Jerman dan Inggris terkait masa depannya setelah menjadi bintang muda Bayern Munchen. Laga Minggu 10/9 kemarin menjadi momen terbaiknya hingga mencuri perhatian pelatih klub besar sepak bola Eropa. Gol ke delapan Bayern dari si bocah menjadi satu sejarah baru untuk Bundesliga.

Musiala di sebut-sebut akan menjadi calon bintang bersinar di masa depan. Pemain tersebut juga baru saja mematahkan rekor Roque Santa Cruz. Performanya patut mendapatkan applause meriah dari netizen setelah menerima umpan Robert Lewandowski.

Tepat dari arah kanan, pemain berkebangsaan Inggris itu menusuk The Royal Blues kemudian menendang bola dengan kerasnya hingga gawang Ralf Fahrmann kebobolan. Penampilannya kali ini di ajang kompetisi Bundesliga benar-benar menjadi penyesalan Chelsea seumur hidup.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments