Monday, June 22, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaMiguel Almiron disebut jadi pemain pertama yang terdampak Aturan Prestianni

Miguel Almiron disebut jadi pemain pertama yang terdampak Aturan Prestianni

Miguel Almiron menjadi pemain pertama yang terkena Aturan Prestianni saat Paraguay menghadapi Turki pada laga Grup D Piala Dunia 2026 di Stadion Levi’s, Santa Clara, California, Amerika Serikat, Sabtu WIB. Penyerang tim nasional Paraguay itu diganjar kartu merah langsung oleh wasit asal El Salvador, Ivan Arcides Barton Cisneros.

Insiden tersebut terjadi pada menit ketiga waktu tambahan babak pertama. Momen itu bermula dari perebutan bola yang berujung pelanggaran.

- Advertisement -
asia9QQ

Setelahnya, Almiron terlihat menutupi mulutnya dengan tangan saat beradu argumen dengan bek Turki Mert Muldur. Muldur kemudian memprotes gestur itu kepada hakim garis.

VAR lalu turun tangan dan memberi masukan kepada wasit. Sesudah menerima masukan tersebut, Ivan Cisneros langsung mengeluarkan kartu merah untuk Almiron.

Kartu merah itu diberikan dalam penerapan Aturan Prestianni, regulasi baru yang mulai diberlakukan FIFA di Piala Dunia 2026. Aturan tersebut melarang pemain menutupi mulut saat beradu argumen di atas lapangan.

Aturan Prestianni lahir dari insiden yang melibatkan bek Benfica asal Argentina Gianluca Prestianni dan penyerang Real Madrid asal Brasil Vinicius Junior. Peristiwa itu terjadi dalam laga playoff babak gugur Liga Champions pada Februari 2026.

Saat itu, Vinicius melaporkan dirinya menjadi korban serangan rasial dari Prestianni ketika keduanya beradu argumen. Namun, Prestianni membantah tuduhan tersebut.

Masalahnya, Prestianni menutupi mulut ketika berbicara dengan Vinicius. Akibatnya, tidak ada pihak independen yang bisa memastikan secara pasti ucapan pemain Argentina itu.

Belakangan, Prestianni mengaku bahwa ucapan yang ia lontarkan adalah cemoohan homofobik. Meski demikian, ia tetap membantah telah melontarkan ucapan rasial.

Pada akhirnya, Prestianni dijatuhi sanksi larangan bermain enam pertandingan. FIFA kemudian merespons kasus itu dengan menyusun regulasi baru untuk mencegah situasi serupa terulang.

Dalam aturan anyar tersebut, gestur menutupi mulut saat beradu argumen di lapangan dilarang. Hukuman yang disiapkan juga berat, yakni kartu merah langsung.

Regulasi itu kemudian disetujui oleh Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional atau IFAB. Piala Dunia 2026 menjadi turnamen pertama yang menerapkan aturan tersebut.

Penerapan pertama aturan itu langsung menimpa Almiron. Meski kehilangan satu pemain, Paraguay tetap menang 1-0 atas Turki.

Sumber: ANTARA

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments