Ajdin Hrustic mengaku bangga setelah Australia lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026 usai bermain imbang 0-0 melawan Paraguay, Jumat WIB, di Stadion Levi’s, Santa Clara, California, Amerika Serikat.
Hasil itu memastikan Socceroos melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup D. Australia menemani tuan rumah Amerika Serikat ke fase berikutnya.
Australia finis di atas Paraguay meski sama-sama mengumpulkan empat poin. Socceroos unggul selisih gol atas wakil Amerika Selatan tersebut.
Bagi Australia, pencapaian ini menjadi kelolosan kedua secara beruntun dari fase grup Piala Dunia. Sebelumnya, mereka juga menembus fase gugur pada edisi 2022 di Qatar sebelum dihentikan Argentina di babak 16 besar.
“Saya bangga dengan para pemain. Apa yang dilakukan pelatih kami benar-benar luar biasa. Saya pikir kami memiliki dua atau tiga peluang di sekitar kotak penalti yang mungkin seharusnya bisa menjadi gol,” kata Hrustic dikutip dari laman resmi FIFA.
Laga kontra Paraguay juga menjadi catatan penting bagi Hrustic. Gelandang Australia itu akhirnya menjalani penampilan pertamanya di Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, pelatih Tony Popovic mencadangkannya pada dua pertandingan awal Grup D. Secara keseluruhan, pertandingan melawan Paraguay menjadi penampilan keempat Hrustic di ajang Piala Dunia sejak debut pada edisi 2022 di Qatar.
Pemain berusia 29 tahun yang bermain unutk Heracles itu kini telah mencatatkan 38 penampilan bersama Socceroos. Ia menegaskan timnya akan segera bersiap menghadapi fase berikutnya.
“Kami akan kembali mempersiapkan diri sebaik mungkin. Yang pertama, kami akan menikmati hari ini karena kami kembali meraih sesuatu yang istimewa, untuk diri kami sendiri, untuk negara kami, dan untuk semua orang yang mendukung kami di rumah,” kata Hrustic.
Di kubu Paraguay, bek Gustavo Gomez menilai pertandingan berjalan seimbang. Ia menyebut timnya kesulitan menemukan ritme pada babak pertama.
Menurut Gomez, Paraguay tampil lebih baik setelah melakukan penyesuaian saat turun minum. Tambahan satu poin membuat Paraguay berada di posisi ketiga klasemen Grup D dengan empat poin.
Posisi itu membuat Paraguay masih menjaga peluang ke babak gugur sebagai delapan peringkat tiga terbaik. Gomez menilai hasil imbang tersebut sangat penting bagi timnya.
“Pertandingan berlangsung seimbang dan sangat mengandalkan duel fisik. Kami kesulitan di babak pertama karena tidak mampu menemukan ritme permainan. Kami melakukan beberapa penyesuaian saat turun minum dan tampil lebih baik di babak kedua,” kata Gomez.
“Yang terpenting adalah kami berhasil meraih satu poin. Saya rasa dengan hasil ini kami telah memastikan diri lolos, dan itulah target utama kami,” tambah dia.
Australia kini melanjutkan kiprahnya ke babak 32 besar dengan modal pertahanan yang mampu menahan Paraguay tanpa gol. Sementara Paraguay masih menunggu kepastian nasib mereka lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Sumber: ANTARA






