Lionel Scaloni akan merotasi pemain timnas Argentina saat melawan Yordania pada laga terakhir Grup J Piala Dunia 2026, Minggu (28/6) WIB, di Stadion Dallas, Amerika Serikat.
Argentina sudah memastikan lolos ke babak 32 besar sebagai juara grup. Karena itu, laga ini tidak lagi menentukan bagi kedua tim.
“Idenya adalah memberi kesempatan kepada sebagian besar pemain untuk bermain. Saya pikir mereka pantas mendapatkannya dan, selama situasi pertandingan memungkinkan, kami akan melakukannya,” kata Scaloni dikutip dari media Argentina TyC Sport, Jumat.
La Albiceleste tampil sempurna dalam dua laga awal. Juara Piala Dunia 2022 itu menang 3-0 atas Aljazair dan 2-0 melawan Austria.
Lionel Messi menjadi sosok paling menonjol di fase grup. Sang kapten memborong seluruh lima gol Argentina sejauh ini.
Messi yang baru berulang tahun ke-39 pada Rabu (24/6) berpeluang diistirahatkan. Ia juga baru pulih dari cedera otot.
Nico Paz disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk mengisi peran Messi. Selain itu, Julian Alvarez, Nicolas Tagliafico, dan Leandro Paredes diperkirakan mendapat menit bermain lebih banyak.
Alvarez sebelumnya hanya tampil sebagai pemain pengganti dalam dua pertandingan awal. Kini, penyerang Argentina itu mengaku kondisinya sudah jauh lebih baik.
“Saya tidak datang dalam kondisi terbaik untuk memainkan laga-laga uji coba, tetapi sekarang saya merasa sangat sehat. Saya hanya berusaha membantu tim dan menjalankan peran yang diberikan kepada saya,” ujar Alvarez.
Di lini belakang, Argentina kemungkinan tidak akan diperkuat Cristian Romero. Bek tengah itu mengalami cedera saat menghadapi Austria.
Nicolas Otamendi diperkirakan akan mengisi posisi yang ditinggalkan Romero. Pergantian ini bisa menjadi bagian dari penyesuaian yang disiapkan Scaloni menjelang fase gugur.
Sementara itu, Yordania sudah dipastikan tersingkir dari turnamen. Mereka kalah 1-3 dari Austria dan 1-2 dari Aljazair pada dua laga sebelumnya.
Meski gagal melaju ke babak berikutnya dalam penampilan perdana di Piala Dunia, pelatih Yordania Jamal Sellami tetap melihat laga kontra Argentina sebagai kesempatan penting. Duel melawan juara bertahan dinilai bisa menjadi momen untuk menutup turnamen dengan kesan positif.
Argentina kini punya ruang untuk mengatur kebugaran pemain utama. Rotasi yang disiapkan Scaloni juga membuka peluang bagi sejumlah pemain pelapis untuk menunjukkan kualitas mereka sebelum babak 32 besar dimulai.
Sumber: ANTARA






