Luke Anthony Vickery menyatakan proses naturalisasinya menjadi Warga Negara Indonesia merupakan impian lamanya. Pernyataan itu disampaikan saat hadir virtual dalam rapat kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.
Pemain berdarah Australia-Indonesia itu menegaskan keinginannya untuk segera membela tim nasional Indonesia. Bagi Luke, momen ini sangat emosional karena berkaitan erat dengan keluarganya. Neneknya diketahui lahir di Indonesia.
“Tentu saja, (naturalisasi) ini sudah menjadi impian saya sejak lama. Ini adalah momentum yang sangat emosional dan berarti bagi keluarga saya karena nenek saya lahir di sana (Indonesia),”
Luke dan Mitchell Lee Baker saat ini tengah menjalani proses naturalisasi menjadi WNI. Keduanya merupakan calon pemain tim nasional Indonesia. Permohonan naturalisasi yang diajukan Kementerian Pemuda dan Olahraga juga telah mendapat persetujuan dari Komisi X DPR RI untuk diproses lebih lanjut.
Luke menyebut proses tersebut menjadi kebanggaan bagi dirinya dan keluarga. Ia berharap seluruh tahapan berjalan lancar. Dengan begitu, ia bisa segera memperkuat skuad Garuda di berbagai ajang internasional.
“Bisa mewakili jutaan orang di sana (bersama Timnas Indonesia) jelas merupakan momen yang sangat istimewa,” ujarnya.
Bagi pemain berusia 20 tahun itu, mengenakan lambang Garuda di dada adalah kehormatan besar. Ia menilai kesempatan mewakili Indonesia di panggung internasional akan menjadi bagian penting dalam kariernya.
Luke merupakan pemain sayap yang memperkuat Macarthur FC. Klub tersebut berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Australia. Ia memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, Cherie Claudine Vickery.
Nenek Luke, Hetty Nanda, lahir di Medan, Sumatera Utara. Latar belakang keluarga itu menjadi salah satu alasan kuat yang mendasari keinginannya membela Indonesia.
Dalam rapat kerja tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menjelaskan keputusan Luke membela Timnas Indonesia akan menambah kekuatan tim. Kehadiran Luke disebut penting, terutama untuk meningkatkan produktivitas gol tim nasional.
Erick menilai Luke sebagai salah satu pemain muda berbakat yang sedang bersinar di A-League Australia. Menurut dia, Luke memiliki potensi besar untuk berkembang dan meniti karier pada level yang lebih tinggi.
Menpora juga menyebut Luke memiliki kuantitas, intensitas, dan kualitas pergerakan ofensif yang sangat baik dibanding pemain lain di posisi serupa pada musim ini. Kemampuan melakukan overlapping maupun underlapping membuatnya menonjol dalam aspek menyerang.
Selain itu, Luke dinilai dapat memberi ancaman lebih besar bagi pertahanan lawan. Ia disebut punya kemampuan mencetak gol sekaligus menciptakan peluang. Meski kini beroperasi sebagai pemain sayap, Luke memiliki kemampuan teknis beragam serta fondasi atletik yang kuat.
Penampilannya bersama Macarthur FC juga dinilai memberi kontribusi penting sepanjang musim. Luke membantu klubnya bersaing di papan atas dan nyaris mengamankan tempat di babak final series A-League Australia.
Sumber: ANTARA News






