Sunday, May 10, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisLiverpool vs Chelsea 9 Mei 2026: Calum McFarlane Puji Mental The Blues...

Liverpool vs Chelsea 9 Mei 2026: Calum McFarlane Puji Mental The Blues dan Kritik Keputusan Wasit

Liverpool vs Chelsea pada pekan ke-36 Premier League 2025/2026 menghadirkan pertandingan penuh drama di Anfield, Sabtu (9/5/2026). Duel sengit tersebut berakhir imbang 1-1, tetapi pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, merasa timnya layak membawa pulang kemenangan.

Chelsea sempat tertinggal lebih dulu setelah Ryan Gravenberch mencetak gol cepat untuk Liverpool. Namun, The Blues berhasil bangkit melalui gol penyeimbang Enzo Fernandez menjelang akhir babak pertama.

- Advertisement -
asia9QQ

Selain itu, Chelsea sebenarnya sempat mencetak gol kedua lewat Cole Palmer. Akan tetapi, VAR menganulir gol tersebut karena Marc Cucurella lebih dulu berada dalam posisi offside.

Seusai pertandingan, McFarlane memberikan pujian besar kepada para pemain Chelsea. Menurutnya, The Blues menunjukkan mentalitas kuat saat bermain di markas Liverpool yang terkenal sulit ditaklukkan.

Di sisi lain, pelatih asal Inggris itu juga menyindir keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya. Ia percaya Chelsea seharusnya mendapatkan penalti pada menit-menit akhir pertandingan.

Chelsea Bangkit Setelah Dikejutkan Gol Cepat Liverpool

Chelsea memulai pertandingan dengan situasi kurang ideal. Liverpool langsung tampil agresif sejak menit awal dan sukses mencetak gol cepat melalui Ryan Gravenberch.

Gol tersebut lahir setelah Gravenberch melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Filip Jorgensen sebenarnya sudah berusaha menjangkau bola, tetapi arah sepakan terlalu akurat.

Tertinggal cepat membuat Chelsea sempat kesulitan mengembangkan permainan. Liverpool menguasai momentum pertandingan dalam 20 menit pertama.

Namun, The Blues perlahan mulai keluar dari tekanan. Enzo Fernandez dan Moises Caicedo mulai mampu mengontrol ritme permainan di lini tengah.

Selain itu, Chelsea juga mulai memanfaatkan ruang di sisi sayap melalui pergerakan Marc Cucurella dan Malo Gusto. Situasi tersebut membuat pertahanan Liverpool beberapa kali berada dalam tekanan.

Gol penyeimbang akhirnya datang pada menit ke-35. Enzo Fernandez berhasil memanfaatkan situasi bola mati untuk membobol gawang Liverpool.

Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Chelsea. Setelah itu, permainan tim tamu terlihat jauh lebih berani dibanding awal pertandingan.

Calum McFarlane mengaku puas melihat respons para pemainnya setelah tertinggal lebih dulu. Menurutnya, Chelsea menunjukkan karakter kuat di tengah tekanan besar publik Anfield.

“Ya, kami bermain sangat bagus malam ini,” ujar McFarlane setelah pertandingan.

McFarlane Nilai Chelsea Layak Menang di Anfield

Calum McFarlane menilai Chelsea tampil lebih efektif dibanding Liverpool sepanjang pertandingan. Ia bahkan percaya The Blues pantas mengakhiri laga dengan kemenangan.

Menurut McFarlane, Chelsea menciptakan banyak peluang berbahaya sepanjang pertandingan. Selain itu, para pemain juga tampil disiplin saat menghadapi tekanan dari tuan rumah.

Pelatih interim Chelsea itu mengakui bermain di Anfield bukan perkara mudah. Dukungan puluhan ribu suporter Liverpool membuat atmosfer pertandingan terasa sangat intens.

Meski begitu, McFarlane melihat timnya mampu menjaga fokus hingga akhir laga. Ia juga memuji mental para pemain muda Chelsea yang tidak takut menghadapi tekanan besar.

“Pertandingan berjalan sangat sengit dan hasilnya bisa berbeda,” kata McFarlane.

Namun, ia tetap merasa Chelsea memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan. Menurutnya, beberapa peluang bagus gagal dimaksimalkan secara maksimal oleh lini depan The Blues.

Selain itu, gol Cole Palmer yang dianulir juga dianggap mengubah arah pertandingan. Chelsea sempat merasa berhasil membalikkan keadaan sebelum VAR membatalkan gol tersebut.

Situasi itu membuat pertandingan kembali berjalan ketat hingga menit-menit akhir. Liverpool kemudian mencoba menekan lewat Dominik Szoboszlai dan Cody Gakpo.

Meski mendapat tekanan, lini belakang Chelsea tampil cukup disiplin. Levi Colwill dan Wesley Fofana mampu meredam sejumlah serangan berbahaya Liverpool.

Chelsea Sentil Keputusan Wasit Soal Penalti

Selain memuji performa timnya, McFarlane juga menyoroti keputusan wasit pada akhir pertandingan. Ia merasa Chelsea seharusnya mendapatkan hadiah penalti.

Insiden tersebut terjadi ketika Joao Pedro terjatuh di kotak penalti Liverpool. McFarlane menilai ada kontak yang cukup jelas terhadap striker asal Brasil tersebut.

Namun, wasit memutuskan melanjutkan pertandingan tanpa memberikan penalti. VAR juga tidak mengubah keputusan tersebut.

McFarlane mengaku memahami tekanan besar yang dihadapi wasit dalam pertandingan penting seperti ini. Meski begitu, ia tetap yakin keputusan tersebut merugikan Chelsea.

“Kami seharusnya mendapatkan penalti di akhir pertandingan,” ujar McFarlane.

Ia juga menyinggung beberapa keputusan lain yang dianggap merugikan timnya. Salah satunya adalah gol Cole Palmer yang dianulir karena offside tipis.

Terlepas dari kontroversi tersebut, McFarlane tetap melihat banyak hal positif dari performa Chelsea di Anfield. Menurutnya, hasil ini bisa menjadi modal penting menjelang final FA Cup.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments