Hasil Swiss vs Jerman berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan Germany national football team dalam laga uji coba internasional di St. Jakob-Park. Brace Florian Wirtz menjadi faktor kunci dalam kemenangan dramatis tersebut.
Pertandingan ini berlangsung terbuka sejak awal hingga akhir. Kedua tim saling menyerang tanpa banyak bertahan. Oleh karena itu, tujuh gol tercipta sepanjang 90 menit laga.
Selain itu, duel ini menjadi bagian penting persiapan menuju 2026 FIFA World Cup. Kedua tim memanfaatkan laga ini untuk menguji kedalaman skuad. Dengan demikian, intensitas permainan tetap tinggi meski berstatus uji coba.
Babak Pertama Berjalan Sengit dan Berbalas Gol
Sejak menit awal, Jerman langsung tampil agresif. Mereka menekan pertahanan Swiss dengan intensitas tinggi. Namun, tim tuan rumah mampu bertahan dengan cukup disiplin.
Peluang pertama datang dari Kai Havertz pada menit ke-14. Ia menerima umpan dari Wirtz di kotak penalti. Akan tetapi, tembakannya berhasil ditepis Gregor Kobel.
Meski mendapat tekanan, Swiss justru mencuri keunggulan lebih dulu. Pada menit ke-17, Dan Ndoye mencetak gol lewat serangan cepat. Ia memanfaatkan umpan dari Granit Xhaka dan menaklukkan kiper.
Tertinggal satu gol membuat Jerman meningkatkan tempo permainan. Mereka terus menekan melalui kombinasi lini tengah. Oleh karena itu, gol balasan pun datang.
Pada menit ke-26, Jonathan Tah menyamakan skor lewat sundulan. Gol tersebut berasal dari situasi bola mati yang dieksekusi dengan baik.
Namun, Swiss kembali unggul menjelang akhir babak pertama. Breel Embolo mencetak gol melalui sundulan jarak dekat. Umpan silang dari sisi kanan menjadi awal proses gol tersebut.
Ketika laga tampak akan berakhir untuk keunggulan Swiss, Jerman memberikan respons cepat. Di masa injury time, Serge Gnabry mencetak gol penyama. Ia memanfaatkan umpan terobosan Wirtz dengan penyelesaian chip yang tenang.
Babak pertama pun berakhir dengan skor 2-2. Kedua tim menunjukkan kualitas serangan yang seimbang. Selain itu, tempo permainan tetap tinggi sepanjang 45 menit pertama.
Babak Kedua Semakin Dramatis
Memasuki babak kedua, Swiss melakukan beberapa pergantian pemain. Tujuannya untuk menjaga intensitas permainan. Namun, Jerman tetap tampil lebih dominan.
Pada menit ke-56, Leon Goretzka mendapatkan dua peluang beruntun. Sayangnya, kedua tembakan tersebut masih belum tepat sasaran. Meskipun demikian, tekanan terus berlanjut.
Jerman akhirnya berbalik unggul pada menit ke-61. Wirtz mencetak gol melalui tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Bola meluncur ke sudut atas gawang tanpa bisa dihentikan.
Setelah gol tersebut, Jerman semakin percaya diri. Mereka mengontrol permainan dan menciptakan beberapa peluang tambahan. Namun, penyelesaian akhir masih kurang maksimal.
Swiss tidak menyerah begitu saja. Mereka mulai meningkatkan intensitas serangan menjelang akhir pertandingan. Oleh karena itu, tekanan balik mulai terasa.
Pada menit ke-79, Joel Monteiro mencetak gol penyama. Ia menunjukkan kekuatan fisik sebelum melepaskan tembakan keras. Bola meluncur ke pojok atas gawang dan mengubah skor menjadi 3-3.
Gol Penentu Wirtz Pastikan Kemenangan
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Jerman kembali menunjukkan kualitasnya. Pada menit ke-85, mereka mencetak gol penentu kemenangan.
Pascal Gross memberikan umpan matang ke Wirtz di tepi kotak penalti. Tanpa ragu, Wirtz melepaskan tembakan melengkung. Bola kembali bersarang di sudut atas gawang Swiss.
Gol tersebut menjadi penutup sempurna bagi performa Wirtz. Selain mencetak dua gol, ia juga berkontribusi dalam proses gol lainnya. Oleh karena itu, ia menjadi pemain terbaik dalam pertandingan ini.
Setelah gol tersebut, Swiss mencoba mengejar ketertinggalan. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup untuk mencetak gol tambahan. Dengan demikian, Jerman memastikan kemenangan 4-3.
Statistik Tunjukkan Laga Sangat Terbuka
Secara statistik, pertandingan ini berlangsung sangat terbuka. Swiss bahkan mencatatkan 22 tembakan sepanjang laga. Sementara itu, Jerman hanya mencatatkan tujuh percobaan.
Namun, efektivitas menjadi pembeda utama. Jerman mampu memaksimalkan peluang dengan lebih baik. Oleh karena itu, mereka berhasil mencetak empat gol.
Penguasaan bola juga relatif seimbang. Swiss sedikit unggul dengan 54 persen. Meski demikian, Jerman tampil lebih tajam dalam penyelesaian akhir.
Selain itu, jumlah tendangan sudut Swiss mencapai 10 kali. Namun, mereka tidak mampu memanfaatkan situasi tersebut secara maksimal. Sebaliknya, Jerman lebih klinis dalam momen penting.
Modal Penting Jelang Piala Dunia 2026
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Jerman. Mereka menunjukkan mentalitas kuat dalam menghadapi tekanan. Selain itu, kemampuan bangkit dari ketertinggalan menjadi nilai tambah.
Performa Wirtz juga menjadi sorotan utama. Ia tampil sebagai pengatur serangan sekaligus pencetak gol. Oleh karena itu, perannya akan sangat penting di masa depan.
Di sisi lain, Swiss tetap menunjukkan kualitas yang kompetitif. Mereka mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang laga. Namun, konsistensi menjadi hal yang perlu diperbaiki.






