Thursday, February 26, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ChampionsKontras Tajam Perjalanan Inter Milan di Liga Champions: Sempurna di Awal, Terhenti...

Kontras Tajam Perjalanan Inter Milan di Liga Champions: Sempurna di Awal, Terhenti di Playoff

Perjalanan Inter Milan di Liga Champions musim ini menghadirkan ironi besar. Wakil Italia itu sempat tampil dominan pada fase awal, namun akhirnya harus angkat koper lebih cepat dari harapan.

Tim asal Milan tersebut membuka kompetisi dengan penuh percaya diri. Empat kemenangan beruntun membuat mereka disebut sebagai kandidat kuat. Namun, situasi berubah drastis ketika hasil negatif mulai datang dan menggerus stabilitas tim.

- Advertisement -
asia9QQ

Dalam beberapa musim terakhir, Inter dikenal konsisten di panggung Eropa. Mereka bahkan pernah melaju hingga final pada era kepelatihan sebelumnya. Oleh karena itu, kegagalan musim ini terasa kontras dibanding pencapaian terdahulu.

Empat Kemenangan Awal yang Menjanjikan

Inter mengawali fase liga dengan kemenangan tandang atas Ajax Amsterdam. Mereka menang 2-0 dan langsung menunjukkan efektivitas permainan.

Laga kedua berlangsung di kandang melawan Slavia Praha. Inter tampil dominan dan mengamankan kemenangan 3-0 tanpa kesulitan berarti.

Performa impresif berlanjut saat bertandang ke markas Union Saint-Gilloise. Tim Italia itu menang telak 4-0 dan mempertegas kualitas lini serang mereka.

Kemenangan keempat diraih ketika menghadapi Kairat Almaty. Inter menang 2-1 dan menjaga rekor sempurna pada empat laga awal.

Rangkaian hasil tersebut membuat kepercayaan diri tim meningkat tajam. Selain itu, publik mulai melihat Inter sebagai pesaing serius dalam perebutan gelar.

Momentum Mulai Memudar

Situasi berubah saat Inter bertandang ke markas Atletico Madrid. Mereka kalah 1-2 dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh tekanan.

Kekalahan itu menjadi titik balik perjalanan mereka. Kepercayaan diri yang sebelumnya tinggi mulai terkikis karena tekanan kompetisi semakin berat.

Masalah semakin nyata ketika Inter tumbang 0-1 dari Liverpool di kandang sendiri. Mereka kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang pertandingan.

Selanjutnya, kekalahan 1-3 dari Arsenal di laga tandang memperumit posisi mereka. Konsistensi yang menjadi kekuatan utama perlahan menghilang.

Transisi dari fase dominan ke periode sulit berlangsung cepat. Oleh karena itu, Inter harus bekerja keras untuk memastikan tiket ke fase berikutnya.

Lolos dengan Perjuangan Berat

Harapan kembali muncul pada laga penentuan melawan Borussia Dortmund. Inter membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos.

Mereka tampil disiplin dan meraih kemenangan 2-0 di kandang Dortmund. Hasil tersebut memastikan langkah Inter ke babak playoff.

Kemenangan itu sempat menghidupkan optimisme baru. Tim menunjukkan respons positif setelah melewati rangkaian hasil buruk.

Akan tetapi, momentum tersebut tidak bertahan lama. Tantangan berikutnya datang dari Bodo/Glimt di babak playoff dua leg.

Tersingkir di Tangan Bodo/Glimt

Inter menghadapi Bodo/Glimt dalam duel yang menentukan nasib mereka di Eropa. Leg pertama berlangsung di Norwegia dan berjalan sulit.

Pada pertandingan tersebut, Inter kalah 1-3. Hasil itu membuat beban mereka semakin berat menjelang leg kedua.

Bermain di kandang sendiri, Inter mencoba bangkit dan menekan sejak awal. Namun upaya tersebut tidak cukup efektif.

Bodo/Glimt kembali menang 2-1 dan memastikan agregat berpihak pada mereka. Dengan demikian, perjalanan Inter di Liga Champions musim ini resmi berakhir.

Kekalahan tersebut menutup kisah yang penuh kontras. Awal yang kuat tidak mampu menjaga stabilitas hingga fase gugur.

Fokus Beralih ke Kompetisi Domestik

Setelah tersingkir dari Eropa, Inter harus segera mengalihkan fokus. Mereka masih bersaing di Serie A dan Coppa Italia.

Kompetisi domestik kini menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, pelatih dan pemain perlu melakukan evaluasi menyeluruh.

Musim ini memberikan pelajaran penting bagi Inter. Konsistensi menjadi faktor krusial dalam kompetisi dengan intensitas tinggi seperti Liga Champions.

Selain itu, manajemen perlu memastikan kedalaman skuad tetap terjaga. Jadwal padat dan tekanan besar membutuhkan rotasi yang efektif.

Perjalanan Inter Milan di Liga Champions musim ini menunjukkan betapa tipisnya jarak antara dominasi dan kegagalan. Empat kemenangan awal memang menjanjikan, namun performa harus dijaga hingga akhir.

Kini, Inter dituntut bangkit dan membuktikan kualitas mereka di kompetisi domestik. Tantangan berikutnya sudah menanti, dan respons tim akan menjadi penentu arah musim ini.

Evaluasi dan Tantangan Inter ke Depan

Kegagalan ini menjadi alarm serius bagi Inter Milan. Tim perlu memperbaiki konsistensi permainan, terutama saat menghadapi tekanan tinggi di laga besar. Selain itu, kedalaman skuad dan efektivitas rotasi harus ditingkatkan karena jadwal kompetisi sangat padat. Manajemen dan pelatih wajib menyusun strategi yang lebih adaptif. Jika tidak segera berbenah, peluang bersaing di level tertinggi Eropa musim depan bisa kembali terancam.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments