Tuesday, February 24, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ChampionsReal Madrid vs Benfica 26 Februari 2026: Los Blancos Jaga Keunggulan di...

Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026: Los Blancos Jaga Keunggulan di Bernabeu

Real Madrid vs Benfica akan menjadi penentu langkah menuju babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Laga leg kedua ini digelar di Santiago Bernabeu, Kamis, 26 Februari 2026 pukul 03.00 WIB dan disiarkan melalui Vidio.

Real Madrid membawa keunggulan agregat 1-0 setelah menang di Lisbon. Gol tunggal Vinicius Junior menjadi pembeda pada leg pertama. Oleh karena itu, hasil imbang sudah cukup bagi tuan rumah untuk memastikan tiket lolos.

- Advertisement -
asia9QQ

Meski unggul, tekanan tetap mengiringi persiapan Los Blancos. Kekalahan 1-2 dari Osasuna di La Liga menambah beban mental tim. Posisi mereka masih di peringkat kedua sehingga performa Eropa menjadi sorotan.

Modal Statistik dan Kepercayaan Diri Madrid

Statistik Eropa memberi kepercayaan diri besar bagi Real Madrid. Mereka memenangi 22 dari 23 duel ketika unggul di leg pertama. Selain itu, 38 dari 40 duel dua leg setelah menang tandang juga berakhir dengan kelolosan.

Rekor tersebut menunjukkan konsistensi dalam mengelola keunggulan. Bermain di Bernabeu semakin memperkuat posisi mereka. Dukungan publik akan menjadi faktor tambahan.

Pelatih Alvaro Arbeloa diperkirakan tetap menurunkan Vinicius sejak awal. Penyerang Brasil itu termotivasi mencetak gol dalam lima laga beruntun. Ketajamannya menjadi senjata utama di lini depan.

Namun, leg pertama juga menyisakan insiden kontroversial. Vinicius menuding Gianluca Prestianni melakukan pelecehan rasial. Laga sempat terhenti 10 menit dan kasus tersebut masih diselidiki UEFA.

Fokus tim kini tertuju pada performa di lapangan. Madrid ingin mengontrol tempo sejak menit awal. Strategi ini penting untuk meredam ambisi Benfica.

Jika lolos, tantangan berikutnya sudah menanti. Sporting Lisbon atau Manchester City berpotensi menjadi lawan di babak 16 besar. Oleh sebab itu, Madrid perlu menjaga energi dan konsistensi.

Benfica Datang dengan Tekanan dan Catatan Rapuh

Di sisi lain, Benfica membawa modal kemenangan 3-0 atas AFS di liga domestik. Hasil tersebut memberi dorongan moral sebelum bertolak ke Madrid. Meski demikian, tekanan tetap besar karena mereka harus menang.

Sejarah memang mencatat tiga kemenangan Benfica dari lima pertemuan melawan Madrid. Termasuk di dalamnya final European Cup 1962 yang berakhir 5-3. Namun, konteks era modern berbeda.

Performa mereka melawan klub Spanyol kurang meyakinkan. Benfica kalah enam kali dari delapan laga terakhir kontra tim Spanyol. Selain itu, hanya dua kemenangan diraih dari 14 lawatan UEFA ke Spanyol.

Catatan setelah kalah di leg pertama kandang juga buruk. Sejak musim 1999/2000, mereka hanya sekali mampu membalikkan keadaan. Statistik tersebut menunjukkan tantangan berat di Bernabeu.

Absennya Jose Mourinho di pinggir lapangan menjadi faktor penting. Ia menerima kartu merah pada leg pertama. Kehadirannya biasanya memberi pengaruh taktik dan motivasi besar.

Benfica tetap memiliki ancaman di lini depan. Vangelis Pavlidis sudah mencetak 28 gol musim ini. Ketajamannya menjadi harapan utama untuk mengejar defisit agregat.

Prediksi Starting XI dan Duel Kunci

Real Madrid kehilangan Rodrygo karena skorsing. Jude Bellingham, Eder Militao, dan Dani Ceballos juga masih cedera. Dean Huijsen diragukan tampil.

Arbeloa kemungkinan memakai formasi 4-4-2. Thibaut Courtois menjaga gawang. Trent Alexander-Arnold, Antonio Rudiger, dan bek lain mengisi lini belakang.

Federico Valverde serta Arda Guler dapat membantu keseimbangan lini tengah. Duet Kylian Mbappe dan Vinicius menjadi tumpuan serangan. Kecepatan mereka berpotensi mengeksploitasi ruang.

Di kubu Benfica, Gianluca Prestianni diskors UEFA selama investigasi berjalan. Joao Veloso absen karena cedera bahu. Struktur tim tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1.

Pavlidis menjadi ujung tombak utama. Rafa dan pemain sayap lain akan mendukung pergerakannya. Benfica kemungkinan menekan sejak awal untuk mencari gol cepat.

Duel lini tengah akan menentukan arah permainan. Madrid berusaha menjaga penguasaan bola. Sementara itu, Benfica perlu efisien dalam memanfaatkan peluang.

Prediksi Skor dan Analisis Akhir

Secara mental dan statistik, Real Madrid berada di posisi lebih nyaman. Keunggulan agregat memberi ruang untuk bermain lebih tenang. Oleh karena itu, mereka tidak perlu terburu-buru.

Benfica hampir pasti tampil agresif. Namun, pendekatan menyerang membuka risiko celah di pertahanan. Kecepatan Vinicius dan Mbappe dapat menghukum lewat serangan balik.

Absennya Mourinho juga dapat mengurangi kontrol taktik tim tamu. Madrid berpeluang mengatur ritme sejak awal. Fokus pada disiplin dan efektivitas menjadi kunci.

Pengalaman panjang di Liga Champions memberi keuntungan tambahan bagi tuan rumah. Mereka terbiasa menghadapi tekanan fase gugur. Faktor ini sulit diabaikan.

Prediksi skor akhir: Real Madrid 2-1 Benfica. Hasil tersebut diperkirakan cukup membawa Los Blancos melangkah ke babak 16 besar dengan agregat aman.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments