Saturday, January 28, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga Inggris9 Data dan Fakta Pertandingan Everton vs MU

9 Data dan Fakta Pertandingan Everton vs MU

Manchester United akhirnya bisa bernapas lega setelah berhasil menaklukan Everton. Berikut ini adalah sembilan data dan fakta mengenai pertandingan Everton vs MU.

Dalam lanjutan Liga Inggris pekan kedelapan, The Reds Devil bertandang ke Goodison Park, Sabtu (7/11/2020) malam WIB. Everton sempat memimpin melalui tendangan gol Bernard pada menit ke-19 sebelum disusul oleh MU melalui dua gol Bruno Fernandes di menit ke-25. Di menit ke-32 MU akhrnya memimpin.

Setan Merah akhirnya keluar sebagai pemenang setelah Edinson Cavani melayangkan tendangan mautnya di akhir pertandingan. Skor akhir menjadi 3-1.

Kemenangan ini sekaligus menandai status mereka sebagai jago kandang. Untuk itu, langsung saja simak sembilan fakta pertandingan Everton vs MU berikut ini :

1. Manchester United adalah tim ketiga yang berhasil unggul di tiga laga tandang setelah sebelumnya kebobolan. Sisanya ada Leeds United (Oktober 1999) dan Tottenham Hotspur (Desember 2013).

2. Sudah ada 17 pertandingan yang dimenangkan Manchester dalam lawatannya ke Goodison Park. Ini merupakan kemenangan paling banyak untuk tim tamu di satu venuer sepanjang sejarah kompetisi.

3. Setelah memenangni lima laga awal, (4 menang 1 imbang), Everton harus gigit jari di tiga partai beruntun. Ini merupakan pengalaman pertama bagi manajer Carlo Ancelotti sejak menjadi manajer AC Milan pada November 2006.

4. Manchester United menang kandang di tujuh pertandingan Premier League beruntun musim ini. Ini merupakan yang terpanjang di kompetisi ini sejak Agustus 1993 (7).

5. Kedua tim berhasil melakukan shot on target pertamanya. Gol Everton di menit ke-19 merupakan salah satunya attempts on target mereka di laga ini.

6. MU mengawali dua golnya melalui passing lebih dari 15. Ini merupakan kali pertama bagi Setan Merah mencatatkan gol di sebuah laga sebanyak dua kali atau lebih sejak November 2016 (vs Swansea).

7. Bruno Fernandes sejauh ini sudah melayangkan 15 gol dari 10 pertandingan terakhirnya (5 assist). Ini termasuk pencapaian top untuk pemain di 10 pertandingan tandang pertamanya, sebelumnya pernah diraih oleh Kevin Phillips dengan total 10 gol.

8. Bruno Fernandes sudah mencetak 18 gol di seluruh kompetisi untuk Man United. Gol sundulan di laga ini adalah yang pertama untuknya di MU.

9. Edinson Cavani merupakan pemain dengan pencetak gol tertua di Premier League di usianya yang ke 33 tahun. Sebelumya ada Zlatan Ibrahimovic pada Agustus 2016 di usianya yang saat itu masih 34 tahun.

Everton Sedang Kurang Energi

Nasib Everton memang sedang sial. Setelah mengawali liga dengan mulus, akhirnya mereka tumbang juga. Mereka dibungkam habis oleh MU.

Duel tersebut dipentaskan di Goodison Park Sabtu (7/11/2020) malam WIB dalam lanjutan Liga Inggris pekan kedelapan. Everton unggul lebih dulu melalui aksi gol Bernard di menit ke-19.

MU tidak ingin tinggal diam. Akhirnya Bruno Fernandes melakukan penyerangan dan berhasil mencetak dua gol di menit ke-25 dan menit ke-32. Babak pertama, MU unggul di babak pertama dengan skor sementara 2-1.

Babak kedua, keduanya Nampak tidak terlalu agresif. Namun, akhirnya Cavani berhasil menjebol gawang Everton di detik-detik akhir pertandingan.

Hasil tersebut membuat Everton tetap berada di posisi kelima dengan peroleha 13 poin. Sedangkan Manchester United naik dua peringkat menjadi ke -13 dengan perolehan 10 poin.

Dilansir dari Opta, Everton berhasil mengawali Premier League dengan sangat apik. Di lima laga yang sudah dijalani, The Toffees berhasil unggul empat kali dan satu kali seri.

Mereka juga sempat menduduki peringkat top klasemen Liga Inggris. Namun, Everton malah loyo dan kalah terus di tiga laga terakhir.

Everton berhasil ditaklukan Southampton 0-2, Newcastle 1-2, dan baru-baru ini Manchester United 1-3. Ini merupakan kali pertama bagi Carlo Ancelotti selama menjabat jadi manajer.

“Kami saat ini memang tertinggal. Ini harus segera diperbaiki agar pertandingan selanjutnya bisa lebih baik,” lanjutnya.

Pekan depan, Premier League disetop terlebih dahulu karena ada jeda internasional. Ancelotti berharap pasukannya bis aberistirahat dulu dan melakukan evaluasi terkait kekalahannya saat duel Everton vs MU. Dengan demikian, Everton bisa tampil lagi lebih maksimal.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments