West Ham menghadapi situasi sulit setelah resmi terdegradasi dari Premier League pada akhir musim 2025/2026. Klub asal London tersebut tetap membawa skuad mahal dengan beban gaji yang jauh melampaui mayoritas tim Championship. Selain itu, kondisi finansial West Ham kini menjadi sorotan karena kontrak para pemain utama masih bernilai sangat tinggi.
West Ham sebenarnya berhasil menang atas Leeds United pada pekan terakhir Premier League. Namun, hasil positif Tottenham membuat The Hammers tetap finis di zona degradasi.
Kegagalan bertahan di Premier League membuat West Ham langsung menjadi klub dengan profil berbeda di Championship musim depan. Stadion besar dan skuad mahal membuat mereka diprediksi menjadi unggulan promosi.
Gaji Pemain Championship Jauh di Bawah West Ham
Perbedaan terbesar antara West Ham dan klub Championship lain terlihat dari struktur gaji pemain. Sebagian besar pemain bergaji tertinggi di Championship masih memiliki nilai yang cukup jauh dari skuad West Ham.
Finn Azaz dan Carlos Vicente menjadi pemain dengan gaji tertinggi di Championship musim lalu. Keduanya menerima bayaran sebesar 50 ribu poundsterling per pekan.
Selain itu, beberapa pemain lain seperti Nat Phillips, Cameron Archer, dan Jack Stephens memperoleh 40 ribu poundsterling per minggu. Nominal tersebut masih jauh di bawah bayaran pemain utama West Ham.
Kyogo Furuhashi, Ben Gibson, Chris Mepham, Japhet Tanganga, dan Shane Duffy berada pada kisaran 35 ribu poundsterling per pekan. Angka itu menunjukkan perbedaan besar dengan kontrak pemain Premier League.
Situasi tersebut membuat West Ham memiliki beban finansial paling tinggi di Championship musim depan. Oleh karena itu, klub asal London itu diperkirakan harus mengambil langkah besar pada bursa transfer musim panas.
Jarrod Bowen Jadi Pemain Bergaji Tertinggi
Kapten tim Jarrod Bowen masih menjadi pemain dengan gaji tertinggi di West Ham. Penyerang andalan The Hammers itu menerima bayaran sebesar 150 ribu poundsterling per pekan.
Nilai tersebut bahkan mencapai tiga kali lipat dibanding sebagian besar pemain dengan gaji tertinggi di Championship. Karena itu, Bowen menjadi simbol besarnya beban kontrak West Ham saat ini.
Selain Bowen, Alphonse Areola juga memiliki kontrak bernilai tinggi. Kiper asal Prancis tersebut mendapat bayaran sebesar 120 ribu poundsterling per minggu.
James Ward-Prowse berada di daftar berikutnya dengan gaji 115 ribu poundsterling per pekan. Sementara itu, Max Kilman memperoleh 100 ribu poundsterling setiap minggu.
West Ham juga masih memiliki Aaron Wan-Bissaka dan Tomas Soucek dengan gaji mencapai 90 ribu poundsterling per pekan. Jean-Clair Todibo dan Taty Castellanos ikut masuk daftar pemain bergaji besar.
Adama Traore dan Mateus Fernandes juga memiliki kontrak bernilai tinggi untuk ukuran Championship. Situasi tersebut membuat struktur pengeluaran klub menjadi sangat berat setelah degradasi.
West Ham Hadapi Ancaman Pemotongan Gaji
West Ham kini mulai mempertimbangkan langkah penghematan setelah turun kasta. Laporan internal klub menyebut adanya klausul pemotongan gaji hingga 50 persen akibat degradasi.
Jika aturan tersebut berlaku, Jarrod Bowen tetap akan menjadi pemain dengan gaji tertinggi di Championship. Meski demikian, nominalnya turun menjadi sekitar 75 ribu poundsterling per pekan.
Kebijakan tersebut diperkirakan membantu klub mengurangi tekanan finansial dalam jangka pendek. Namun, West Ham tetap menghadapi tantangan besar untuk menjaga keseimbangan skuad.
Selain masalah gaji, klub juga berpotensi kehilangan beberapa pemain penting pada musim panas nanti. Sejumlah pemain muda mulai menarik perhatian klub lain setelah tampil cukup baik musim ini.
Mateus Fernandes menjadi salah satu nama yang ramai dibicarakan dalam bursa transfer. Selain itu, Crysencio Summerville dan Konstantinos Mavropanos juga mulai dikaitkan dengan beberapa klub Premier League.
West Ham kini menghadapi pekerjaan besar untuk membangun ulang tim. Tekanan promosi instan membuat manajemen harus mengambil keputusan penting dalam beberapa bulan ke depan.
Beban kontrak mahal dan ketidakpastian masa depan pemain membuat musim panas West Ham diprediksi berjalan rumit. Oleh sebab itu, aktivitas transfer mereka akan menjadi perhatian besar menjelang dimulainya Championship musim depan.
Meski terdegradasi, West Ham tetap memiliki kualitas skuad yang cukup kuat. Namun, klub harus segera menemukan solusi agar kondisi finansial tetap stabil sepanjang musim mendatang.






