Thursday, June 11, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaWarung kopi dan hotel di Aceh antusias mendaftar sebagai lokasi nonton bareng...

Warung kopi dan hotel di Aceh antusias mendaftar sebagai lokasi nonton bareng sepak bola

Pelaku usaha warung kopi dan hotel di Aceh pada Kamis, 11 Juni 2026, antusias mendaftarkan tempat usaha mereka sebagai lokasi nonton bareng Piala Dunia 2026 di Banda Aceh. Pendaftaran dilakukan ke Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Aceh selaku pemegang hak siar ajang tersebut.

Plt Kepala TVRI Stasiun Aceh Yusril mengatakan jumlah pendaftar terus bertambah. TVRI Aceh juga terus memperluas sosialisasi terkait kebijakan penyelenggaraan nobar Piala Dunia oleh warung kopi.

“Alhamdulillah, jumlah usaha warung kopi termasuk hotel di Aceh yang mendaftar terus bertambah. Kami juga terus memasifkan sosialisasi terkait kebijakan penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia yang dilakukan warung kopi tidak membayar lisensi atau gratis,” kata Yusril di Banda Aceh, Kamis.

- Advertisement -
asia9QQ

Berdasarkan data sementara, sebanyak 64 pelaku usaha telah mendaftar. Pendaftaran dilakukan melalui barcode atau tautan resmi TVRI.

TVRI Aceh mengajak seluruh pelaku usaha untuk segera mendaftarkan lokasi nobar mereka. Langkah itu dinilai penting agar kegiatan berlangsung aman, nyaman, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk dapat mendaftarkan tempat usahanya sebagai lokasi penyelenggaraan nobar resmi agar kegiatannya berjalan aman dan nyaman serta tidak bermasalah di kemudian hari,” kata Yusril.

Yusril menegaskan tempat usaha yang tidak mendaftar resmi melalui barcode atau tautan TVRI akan dikenakan denda. Selain itu, sanksi juga akan diberikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

TVRI Aceh juga mengingatkan penyelenggara nobar Piala Dunia 2026 agar tidak menggunakan aset FIFA. Larangan itu berlaku untuk judul acara, spanduk, flyer digital, latar panggung, hingga produk cenderamata.

Menurut Yusril, lisensi gratis bagi warung kopi di Aceh menjadi bagian dari komitmen TVRI. Kebijakan itu ditujukan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan nobar resmi.

“Sekali lagi kami sampaikan dan mengajak seluruh pelaku usaha warung kopi agar dapat mendaftar karena tidak dipungut biaya. Pemberian lisensi secara gratis untuk warung kopi di Aceh merupakan wujud komitmen TVRI mendukung peningkatan ekonomi masyarakat,” demikian Yusril.

Sumber: ANTARA

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments