Piala Dunia 2026 baru memasuki fase awal penyisihan grup, tetapi wakil Asia sudah menunjukkan performa yang menjanjikan. Korea Selatan meraih kemenangan penting, Jepang mencuri perhatian saat menahan Belanda, sementara Qatar dan Australia juga mencatat hasil positif. Catatan tersebut menjadi sinyal bahwa kekuatan tim-tim Asia semakin kompetitif di panggung sepak bola dunia.
Dengan format baru yang melibatkan 48 peserta, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengirim sembilan wakil ke putaran final. Hingga pertengahan Juni 2026, beberapa negara Asia yang sudah menjalani laga perdana mampu memberikan hasil yang cukup mengesankan.
Korea Selatan Raih Kemenangan Bersejarah
Korea Selatan menjadi salah satu wakil Asia yang tampil menonjol pada pekan pertama Piala Dunia 2026. Tim asuhan Hong Myung-bo sukses mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dahulu.
Pertandingan yang berlangsung di Guadalajara, Meksiko, berjalan cukup ketat. Republik Ceko membuka keunggulan melalui sundulan Ladislav Krejci pada babak kedua dan sempat berada di atas angin.
Namun Korea Selatan menunjukkan mental kuat saat berada dalam tekanan. Hwang In-beom menjadi tokoh penting setelah mencetak gol penyama kedudukan yang menghidupkan peluang timnya.
Setelah itu, gelandang Feyenoord tersebut kembali berperan besar. Umpan matang yang ia kirim berhasil dimanfaatkan Oh Hyeon-gyu menjadi gol kemenangan pada menit ke-80.
Hasil tersebut terasa spesial bagi Taegeuk Warriors. Pasalnya, kemenangan itu menjadi sukses pertama Korea Selatan pada laga pembuka Piala Dunia sejak edisi 2010.
Selain itu, kemenangan tersebut mempertegas status mereka sebagai salah satu kekuatan terbesar Asia dalam dua dekade terakhir. Modal tiga poin tentu sangat penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya yang diprediksi lebih berat.
Jepang Tunjukkan Karakter Saat Hadapi Belanda
Jika berbicara tentang kejutan terbesar dari wakil Asia, Jepang layak berada di posisi teratas. Samurai Biru berhasil menahan Belanda dengan skor 2-2 dalam pertandingan yang berlangsung sengit.
Belanda lebih dulu unggul melalui Virgil van Dijk. Namun Jepang mampu merespons dengan cepat lewat gol Keito Nakamura yang membuat kedudukan kembali seimbang.
Pertandingan terus berjalan menarik karena kedua tim sama-sama bermain terbuka. Belanda kembali memimpin setelah Crysencio Summerville mencatatkan namanya di papan skor.
Meski tertinggal untuk kedua kalinya, Jepang tidak kehilangan semangat. Daichi Kamada akhirnya muncul sebagai penyelamat setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-88.
Yang terpenting, hasil tersebut diraih tanpa kehadiran Wataru Endo. Gelandang andalan Jepang itu harus absen karena mengalami cedera.
Kondisi tersebut tidak mengurangi kualitas permainan tim asuhan Hajime Moriyasu. Sebaliknya, Jepang tampil disiplin dan menunjukkan organisasi permainan yang sangat baik sepanjang laga.
Hasil imbang melawan salah satu tim kuat Eropa menjadi bukti perkembangan sepak bola Jepang. Oleh karena itu, mereka kembali menunjukkan kemampuan untuk bersaing dengan negara-negara elite dunia.
Qatar Ukir Catatan Bersejarah
Qatar juga layak mendapatkan sorotan setelah berhasil menahan Swiss dengan skor 1-1. Hasil itu mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki arti besar bagi perjalanan sepak bola negara tersebut.
Sepanjang pertandingan, Swiss sebenarnya tampil lebih dominan. Bahkan mereka mampu unggul lebih dahulu melalui eksekusi penalti Breel Embolo pada menit ke-17.
Meski berada di bawah tekanan, Qatar tetap berusaha mencari peluang. Tim juara Piala Asia 2019 tersebut terus berjuang hingga menit-menit terakhir pertandingan.
Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time. Umpan silang Homam Ahmed berujung gol bunuh diri Miro Muheim yang membuat skor berubah menjadi 1-1.
Tambahan satu poin tersebut menjadi catatan bersejarah bagi Qatar. Sebab, itu merupakan poin pertama mereka sepanjang penampilan di ajang Piala Dunia.
Pada edisi 2022 sebagai tuan rumah, Qatar gagal meraih satu poin pun. Karena itu, hasil melawan Swiss menjadi langkah penting dalam perkembangan mereka di level internasional.
Australia Lengkapi Awal Positif Wakil AFC
Australia turut menyumbang hasil positif bagi AFC pada pertandingan pertama. Socceroos berhasil mengalahkan Turki dengan skor meyakinkan 2-0 di Grup D.
Kemenangan itu membuat Australia menjadi wakil Asia kedua yang sukses meraih tiga poin penuh. Selain Korea Selatan, hanya Australia yang mampu membuka turnamen dengan kemenangan hingga saat ini.
Meski secara geografis tidak berada di Asia, Australia telah menjadi anggota AFC sejak 2006. Dalam periode tersebut, mereka berkembang menjadi salah satu tim paling konsisten di kawasan.
Kini perhatian tertuju pada laga berikutnya. Jepang akan menghadapi Tunisia, Korea Selatan bertemu tuan rumah Meksiko, sedangkan Qatar dijadwalkan melawan Kanada. Sementara itu, Arab Saudi, Iran, Irak, Yordania, dan Uzbekistan masih menunggu kesempatan memainkan laga perdana mereka di Piala Dunia 2026.






