Thursday, February 2, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga IndonesiaTimnas Indonesia U-19 Kalah Telak dari Bosnia Gara-gara Gol Bunuh Diri

Timnas Indonesia U-19 Kalah Telak dari Bosnia Gara-gara Gol Bunuh Diri

Timnas Indonesia U-19 kalah saat berhadapan dengan Bosnia-Herzegovina. Dalam laga uji coba tersebut, Garuda Muda ditaklukan 0-1 meskipun rivalnya di lapangan sempat beranggotakan 10 orang saja.

Pada starting elevn, Indonesia banyak melakukan rotasi pemain saat duel dengan Bosnia di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Jumat (25/9/2020) malam WIB. Di menit pertama, Jack Brown, Erlangga Setyo, dan Andre Oktaviansyah diturunkan ke lapangan.

Di menit-menit pertama, Bosnia tampil apik dengan tetap mengandalkan umpan-umpan pendek dari belakang. Di sisi lain, Indonesia juga tidak ingin kalah dengan terus memberikan penyerangan kepada lawan.

Bosnia merasa terancam pada menit ke-13. Ini berawal dari umpan silang Andi Irfan ke tiang jauh, kemudian Andre Oktaviansyah berhasil menangkap umpan tersebut. Tendangan bola sepakan Andre mengenai lawan sheingga menghasilkan korner.

Ketegangan terjadi di menit ke-17. Dari umpan korner, Amar Drina menyundul bola yang kemudian diterima ole Alden Suvalija yang tembakan back heel-nya berhasil dipatahkan Erlangga Setyo Dwi Saputra.

Namun, pada akhirnya gawang Timnas Indonesia harus kebobolan di menit ke-19. Ivan Basic melayangkan tendangan bebas dan mengenai pagar hidup Bayu Irfan. Bola tersebut dihalau Komang Tri Arta Wiguna, namun upayanya gagal dan malah membelokkannya ke dalam gawang.

Indonesia kesulitan untuk menembus pertahanan Bosnia. Di menit ke-33, Timnas U-19 malah mendapat ancaman lagi melalui tendangan keras Besic dari jarak jauh. Untungnya bola gagal menerobos gawang. Babak pertama pun selesai dengan perolehan 0-1.

Amar Drina mendapatkan kartu merah setelah membuat Irfan Jauhari jatuh dan menyikutnya. Dengan demikian, Bosnia harus bermain dengan 10 orang di menit ke-60.

Dengan jumlah pemain yang lebih unggul, Indonesia berhasil mengambil kontrol permainan. Ini juga di dukung oleh pergantian pemain. Ada Witan Sulaeman, Bagas Kaffa, Rizky Ridho, dan Pratama Arhan.

Namun, keunggulan tersebut tidak membuahkan hasil bagi pasukan Shin Tae-yong. Hingga laga tuntas, Bosnia tetap unggul dan keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.

Susunan Pemain:

Indonesia: Erlangga Setyo Dwi Saputra; Bayu M Fiqri, Ahmad Rusadi, Komang Tri Arta Wiguna, Mochamad Yudha Febrian, Sandi Arta Samosir, David Maulana, Andre Oktaviansyah, Andi Irfan; Moh Bahril Fajar Faresa, Jack Brown.

Bosnia-Herzegovina: Nikola Cetkovic; Luka Jankovic, Patrik Bosnjak, Salih Husic, Amar Drina, Aid Tabakovic, Adi Alic, Faruk Durakovic, Ivan Basic, Niksa Silic, Alden Suvalija.

Timnas Indonesia Masih Harus Banyak Berlatih

Dalam laga uji coba, Timnas Indonesia U-19 kalah dari Bosnia dengan skor akhir 1-0. Pelatih Shin Tae-yong menegaskan bahwa timnya masih haru banyak berlatih da nada banyak hal yang harud dievaluasi.

Laga uji coba tersebut dipentaskan di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Jumat (25/9/2020) malam WIB. Kekalahan Garuda Muda bisa dibilang akibat gol bunuh diri Komang Tri Arta Wiguna.

Di menit ke-60, harus bermain dengan 10 anggota. Amar Drina membuat Irfan Jauhari jatuh dan menyikutnya, sehingga ia diganjar kartu merah langsung.

Namun, keunggulan jumlah anggota Timnas U-19 tidak berjalan mulus. Selepas laga, pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan timnya harus melakukan berbagai perbaikan.

“Kita memang kalah, tetapi pemain sejauh ini sudah menampilkan yang terbaik. Babak pertama memang berbeda dengan babak kedua,” kata Shin Tae-yong seperti dikutip dari situs resmi PSSI.

“Sepertinya kamu harus banyak melakukan evaluasi. Untuk pertandingan selanjutnya, pemain diharapkan bisa berkembang semakin baik lagi,” sambungnya.

Kiper Timnas U-19, Erlangga Setyo, juga menyadari kekurangan timnya. Pemain lainnya pun akan bekerja keras untuk bisa bermain lebih baik di pertandingan selanjutnya.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak pada pelatih yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai kiper pada laga tadi. Kami sadar belum bisa memenuhi ekspektasi dan kami akan terus berlatih,” kata kiper asal Persib Bandung tersebut.

Laga ini merupakan uji coba ke enam bagi Timnas U-19 selama menjalani pemusatan latihan di Kroasia. Sebelumnya, Garuda Muda sudah menjalani lima kali laga uji coba, yaitu melawan Bulgaria (0-3), dua kali melawan Qatar (2-1 dan 1-1), Kroasia (1-7), dan Arab Saudi (3-3).

Setelah Timnas Indonesia U-19 kalah, mereka akan berduel dengan Dinamo Zagreb (28/9), yang menjadi uji coba terakhir selama di Kroasia. Pemusatan latihannya di Kroasia yaitu sampai akhir September.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments