Monday, April 22, 2024
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga SpanyolSulit Menang, Barcelona Bagai Diterjang Badai

Sulit Menang, Barcelona Bagai Diterjang Badai

Klub Lionel Messi dan kawan-kawan kini tengah mengalami kesulitan disetiap laga yang mereka jalani. Entah apa yang merasuki para pemain hingga sulit menang di lapangan. Terlebih baru-baru ini Barcelona membuat keputusan untuk melakukan pemotongan gaji para pemain. Hal tersebut terpaksa dilakukan untuk menyelamatkan klub dari kebangkrutan.

Terakhir kali klub milik Lionel Messi tersebut selesai bertandang ke Stadion Mendizorrotza untuk berhadapan dengan Alaves tepat hari Minggu 1-11-2020 kemarin dini hari WIB. Pertandingan tersebut merupakan lanjutan dari Liga Spanyol. Akan tetapi hasil laga kali ini memaksa Blaugrana berpuas diri bermain imbang 1-1.

- Advertisement -
asia9QQ  width=

Berita yang disampaikan oleh ESPN, Blaugrana hingga kini belum juga meraih kemenangan di Liga Spanyol selama empat pertandingan beruntun. Dengan rincian bertandinga dengan Sevilla skor satu sama, sementara laga kontra Getafe mereka kalah 1-0. Berlanjut menghadapi Real Madrid, Messi dan rekannya kalah 1-3, terkahir ditahan Alaves imbang 1-1.

Total jumlah 12 poin, hanya satu poin saja yang berhasil mereka kantongi. Kondisi tersebut mengakibatkan posisi Blaugrana di Klasemen Liga Spanyol harus terhenti. Klub berada di urutan ke 12 dengan perolehan 8 poin yang mereka peroleh dari dua kali menang, dua kali imbang dan kalah dua kali.

Dibalik buruknya record tersebut, kondisi internal Blaugrana juga sangat buruk. Bahkan disebut-sebut Camp Nou saat ini tengah diambang kebangkrutan. Kondisi finansial mereka benar-benar kacau terlebih pengaruh pandemi covid-19 yang belum juga berakhir. Mau tidak mau setiap pemain harus rela gaji mereka dipotong, jika tidak Januari 2021 Blaugrana terancam gulung tikar.

Perencanaan pemotongan gaji pemain sudah dilakukan sejak beberapa pekan lalu. Besaran pemotongan yakni mencapai 30 hingga 70 persen. Musim ini Blaugrana harus memangkas pengeluaran sehemat mungkin terutama untuk penggajian pemain. Biaya yang harus dikeluarkan untuk gaji pemain hingga 5 November 2020 sebesar 190 juta euro atau setara RP 3,2 triliun.

Keputusan pemotongan gaji ditentang oleh para pemain. Mereka merasa keberatan dan memutuskan untuk mengirimkan burofax kepada mantan presiden klub Josep Maria Bartomeu sebagai bentuk protes. Hingga kini perihal pemotongan gaji masih diperbincangkan dan belum menemui titik terang.

Dibalik kondisi kritisnya saat ini, bursa transfer kemarin Blaugrana masih sempat mendatangkan pemain baru dengan penebusan fantastis. Kini Blaugrana bak diterjang badai, tidak hanya kondisi finansialnya saja yang merosot jauh namun juga performa pemain di lapangan semakin kendor.

Saat ini mereka tengah berusaha untuk bisa terus fokus untuk menghadapi laga selanjutnya, yakni kontra Dynamo Kiev. Pertandingan lanjutan Liga Champions tersebut bakal digelar Rabu 5/11 dini hari WIB. Sementara akhir pekan depan, klub Lionel Messi akan menjamu Real Betis sebagai lanjutan La liga.

Barcelona Bangkrut Neymar Gagal Didatangkan

Jika nanti Barcelona benar-benar bangkrut maka impian mereka untuk mendatangkan Neymar ke Camp Nou bakal ambyar. Banyaknya sponsor yang kabur akibat pandemi membuat kondisi finansial Blaugrana terus merosot tajam. Padahal isu klub untuk mendatangkan kembali Neymar dari PSG sudah santer terdengar.

Mengingat kontrak Lionel Messi akan segera berakhir di musim panas 2021 mendatang. Seperti diketahui jika Neymar sempat berseragam Blaugrana 2013 hingga 2017 silam. Selama kurang lebih empat musim ia berhasil menyabet dua kali juara Laliga, tiga kali Copa Del Rey serta satu kali Liga Champions. Neymar sukses menjalani 168 pertandingan dengan koleksi 105 gol dan 76 assist.

Kemudian di tahun 2017, Neymar ditebus PSG dengan harga fantastis mencapai 222 juta euro atau senilai 3,7 triliun rupiah. Bersama PSG ia dikontrak hingga 2022 mendatang. Hingga saat ini ia belum menunjukan ketertarikannya untuk perpanjang kontrak, sementara PSG sudah memberi sinyal untuk teken kontrak baru.

Neymar memang belum tertarik untuk membahasnya. Saat ini Blaugrana sangat lesu dan tidak mungkin bisa stabil selama beberapa tahun ke depan. Sehingga kesempatan untuk membawa pulang Neymar sangat kecil.

Walaupun muncul rumor ia akan dijual kembali oleh PSG untuk Blaugrana dengan harga miring yakni 175 juta euro atau stara 2,9 triliun rupiah. Meskipun dijual sangat murah sepertinya Barcelona tetap akan merasa kesulitan untuk membayar harga penebusan tersebut.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments