Thursday, February 2, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga ChampionsReal Madrid Sukses Mengalahkan Inter Milan di Laga Liga Champions

Real Madrid Sukses Mengalahkan Inter Milan di Laga Liga Champions

Bigmatch dini hari tadi cukup mengejutkan hasilnya. Real Madrid dapat mengalahkan Inter Milan, tim Nerazurri dengan skor telak 2-0. Posisi kini menjadi berbalik. Kini, Madrid berada di posisi ketiga Grup D.

Dapat dikatakan bahwa pertandingan Madrid melawan Milan ini merupakan partai penentuan bagi keduanya. Hasil imbang tidak berpengaruh banyak, tetapi dapat membuat Madrid yang berada di posisi buncit makin kecil kemungkinan untuk lolos fase grup.

Kekalahan? Ini akan membuat kedua tim sangat tertinggal dari posisi puncak.

Itulah yang terjadi pada Inter Milan. Menurut kiper Samir Handanovic, skuatnya tampil mengecewakan. Mereka sudah berusaha maksimal, permainan di lapangan rumput yang membuktikan. Real Madrid bermain sangat bagus.

Zinedine Zidane Berhasil Membuat Timnya Keluar dari Tekanan dan Mengalahkan Inter Milan

Sebagai tim raksasa Spanyol, El Real dapat dikatakan tidak tampil bagus. Di La Liga mereka masih belum tampil konsisten, meski berada di peringkat keempat. Lebih baik dari Barcelona yang berada di peringkat 10.

Di Liga Champions, terakhir Los Blancos berada di posisi juru kunci Grup D. Itu sebabnya mereka bekerja keras memenangkan pertandingan.

Namun, bukan Zinedine Zidane namanya jika gagal keluar dari tekanan. Pelatih yang telah melewaiti rekor 100 kali mengawal El Real di La Liga. Meski dikabarkan Presiden klub sedang berusaha mencari penggantinya karena tim tidak tampil konsisten, pelatih asal Perancis ini tidak bergeming.

Para pemain turun dengan tekanan besar, harus memenangkan pertandingan. Sergio Ramos dan Karim Benzema tidak turun karena cedera. Kekuatan berkurang. Padahal di tim anak asuh Antoine Conte ada Romelu Lukaku.

Zidane berhasil membawa anak asuhnya keluar dari tekanan. Dengan komposisi yang sama, seperti saat melawan Villareal, Zidane mengandalkan duet pengganti sang kapten, Nacho Fernandezb dan Raphael Larane. Duet tersebut berhasil mengatasi pergerakan Romelu Lukaku hingga tidak berkutik.

Sebelumnya di La Liga musim 2020-2021, Zidane dapat membuat anak buahnya mengalahkan Barcelona setelah sebelumnya kalah dari Cadiz dan bertekuk lutut dari Shakhtar di Liga Champions.

Musim lalu, Real Madrid terpuruk sebelum ditunda karena pandemi. Ketika musim dimulai kembali, mereka bahkan meraih trofi La Liga.

Eden Hazard yang baru pulih dari cedera dan Covid-19 juga tampil sangat baik.

Mereka dapat memanfaatkan dengan baik formasi Pelatih Milan yang tidak pernah berubah, 3-5-2. Forasi tersebut membuat Eden Hazard dan Lucas Vazquez di lini serang lebih leluasa.

Satu gol diciptakan oleh Hazard di sesi pertandingan penentuan kali ini.

Pasukan Los Blancos berhasil mengulang kemenangan laga kandang dua pekan sebelumnya, di Stadion alfredo Di Stefano.

Selain permainan bagus dan strategi pelatih Real Madrid, kekalahan skuat wakil dari Italia juga disebabkan karena Arturo Vidal dan Achraf Hakimi.

Pemain yang disebutkan pertama, sebelumnya pernah bermain bersama Bayern Munchen dan Barcelona, pesaing Madrid. Banyak berita bahwa dia punya dendam tersendiri terhadap tim Spanyol yang pernah digawangi Cristiano Ronaldo.

Hal itu menyebabkan dirinya bermain sangat emosional. Di babak pertama, Vidal melakukan diving yang merupakan pelanggaran. Di babak akhir, Vidal memprotes keras salah satu keputusan wasit. Akibatnya, dia langsung diberi kartu merah dan diusir keluar dari lapangan. Milan harus puas bermain dengan 10 orang sampai peluit panjang ditiup.

Achraf Hakimi adalah pemain Los Blancos. Fans El Real pernah menyesali keputusan klub menjualnya ke klub Italia. Namun, melihat aksinya di musim ini sepertinya keputusan klub sudah tepat.

Dalam dua kali laga melawan kawan-kawan di tim lamanya, dia melakukan blunder. Di matchday ketiga, Hakimi melakukan kesalahan sehingga tim lawan mendapatkan hadiah penalti yang berhasil dimanfaatkan dengan baik. Kesalahan yang dilakukannya, melakukan backpass yang dcuri dari Karim Benzema di kotak putih.

Di pertarungan tadi malam, kesalahannya bertambah. Di lini pertahanan yang cukup lemah, Hakimi menciptakan gol bunuh diri. Gol yang membuat klub papan atas Milan, kalah dari Real Madrid 0-2 alias cleansheet. Sesuatu yang di musim ini belum pernah dicapai Madrid.

Selain kekalahan tidak terduga dari Inter Milan, masyarakat sepak bola juga dikejutkan oleh kelahan Liverpool dari Atlanta. Anak buah Jurgen Klopp harus rela mengakhiri pertandingan dengan 0-2.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments