Wednesday, February 1, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga InggrisPrestasi Mantan Pelatih Borussia Dortmund Yang Sukses Di Liga Inggris

Prestasi Mantan Pelatih Borussia Dortmund Yang Sukses Di Liga Inggris

Tepat lima tahun lalu, Jurgen Klopp resmi menjadi pelatih Liverpool. Tepatnya pada tanggal 8 Oktober 2015 ia meninggalkan Borussia Dortmund untuk melatih Firminho dan Salah. Mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut berhasil membawa kebangkitan bagi Liverpool yang telah lama berpuasa gelar.

Penunjukannya sebagai pelatih baru Liverpool ternyata berbuah manis. Meskipun perlahan, namun secara pasti ia membuktikan bahwa Liverpool yang sekarang sangatlah solid dan mampu bangkit setelah sekian kali gagal meraih prestasi yang gemilang. Bahkan ia kerap bongkar pasang pemain dan formasi untuk bisa menemukan racikan yang tepat untuk bisa menaklukkan Liga Inggris.

Mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut berhasil membawa pulang trofi Liga Champions musim 2018-2019 untuk Liverpool. Kemenangan tersebut terus berlanjut dengan keberhasilan Jurgen Klopp meraih UEFA Super Cup dan Piala Dunia Antar Klub bersama Liverpool.

Kemudian di akhir musim kompetisi 2019-2020, Jurgen Klopp berhasil meraih trofi yang sangat diimipikan publik Liverpool, Premier League. Akhirnya setelah keberhasilannya membawa trofi tersebut, ia disebut sebagai pelatih legenda Liverpool. Jurgen Klopp telah berhasil melewati lima tahun masa baktinya di Liverpool dengan kesuksesan.

Sebelumnya, bagi semua tim yang melakoni laga tandang ke Anfield, mereka tidak lagi punya rasa takut untuk menginjakkan kakinya di sana. Karena atmosfer penonton tidak terlalu bergairah untuk mendukung timnya ketika sedang menjamu tim lawan.

“Sangatlah penting untuk bisa membuat semuanya menjadi lebih dekat. Kedekatan kami dengan semua staf dan bahkan para penggemar,” ujar Jurgen Klopp. “Suasana di dalam stadion sangatlah bagus. Namun tidak ada yang benar-benar menikmati pertandingan kami. Dan hal tersebut tidak cukup baik bagi kami,” lanjut Jurgen Klopp.

Pernyataan tersebut terucap setelah melihat banyak para penonton yang meninggalkan stadion begitu saja ketika Liverpool dikalahkan Crystal Palace. Namun titik balik Liverpool adalah ketika Liverpool ditahan imbang West Brom, para pemain memberikan apresiasi kepada para penonton dengan memberikan tepuk tangan. Berkat hal tersebut, hubungan antara pemain dan penonton menjadi lebih baik kembali.

Dalam hal transfer pemain, Jurgen Klopp tidak terlalu ambil pusing mengenai hal tersebut. Terutama dalam hal kemampuan Liverpool untuk bersaing dengan klub rival yang memiliki finansial yang relatif lebih stabil.

“Saya masih tetap melakukan apa yang bisa saya lakukan. Dalam setiap transfer yang terjadi, saya selalu terlibat di dalamnya. Tapi saya tidak pernah membahas mengenai uang, karena hal tersebut tidak terlalu minat saya,” ujar Jurgen Klopp.

“Seandainya ada seseorang yang mengatakan bahwa uang sebesar 100 juta pounds itu banyak, saya tidak peduli hal tersebut. Karena saya tidak ingin membeli pemain dengan nilai sebesar itu. Yang terpenting adalah anda punya seorang pemain dan anda bisa menjualnya dengan harga 100 juta pounds. Harga yang sangat mahal untuk seorang pemain, tapi anda tidak ingin menjualnya,” lanjut Jurgen Klopp.

FSG yang menjadi pemilik Liverpool, sangat mendukung penuh Jurgen Klopp. Bahkan manajemen klub bersedia merogoh kocek agak dalam agar bisa dengan lancar merekrut pemain incaran Jurgen Klopp. Bahkan jika memang harus mendatangkan pemain dengan memecahkan rekor klub.

Akhirnya Jurgen Klopp berhasil memecahkan rekor klub dengan mendatangkan penjaga gawang Allison Becker dan bek Virgil van Dijk. Namun harga beli masing-masing pemain tersebut harganya masih jauh dari 100 juta pounds. Bahkan kedua pemain tersebut jika digabungkan, hanya akan menghasilkan total nilai 140 juta pounds.

Yang lebih bagus lagi, kedua pemain baru Liverpool tersebut didatangkan dengan menggunakan uang hasil penjualan Philippe Coutinho ke Barca. Saat itu Barca menebus sang pemain dengan harga 142 juta pounds.

Di awal kedatangannya ke Liverpool, ia jelas sangat kesulitan mendatangkan pemain bintang. Hal ini selain karena faktor finansial, Liverpool tidak bermain di Liga Champions. Sehingga tidak banyak pemain yang tertarik untuk bergabung dengan Liverpool.

Namun mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut dengan tegas mengungkapkan bahwa ia tidak ingin merekrut pemain yang hanya setengah hati pindah ke Liverpool. Apalagi pemain yang mau membela Liverpool hanya karena tertarik bayaran besar. Ia hanya mau memboyong dan melanjutkan transfer pemain yang memang ingin bermain dan meraih trofi di Liverpool.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments