Persiraja Banda Aceh resmi memperpanjang kontrak pelatih kepala Jaya Hartono pada Rabu, 1 Juli 2026, di Banda Aceh. Keputusan ini diambil untuk menghadapi musim kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.
Perpanjangan kontrak tersebut diumumkan manajemen sebagai upaya menjaga kesinambungan tim. Persiraja ingin melanjutkan fondasi yang sudah dibangun bersama Jaya Hartono.
“Manajemen resmi memperpanjang kerja sama dengan pelatih kepala Jaya Hartono untuk menghadapi musim kompetisi yang baru,” kata Manager Persiraja Banda Aceh Ridha Mafdhul Gidong di Banda Aceh, Rabu.
Ridha Mafdhul Gidong menyebut keputusan itu menjadi bagian dari komitmen klub menjaga stabilitas tim. Menurut dia, langkah tersebut juga penting untuk menyongsong persaingan pada musim mendatang.
Manajemen Persiraja menilai kepercayaan yang kembali diberikan kepada Jaya Hartono merupakan langkah strategis. Klub berharap proses pembangunan tim bisa berjalan lebih matang.
“Kita berharap Persiraja dapat melanjutkan proses pembangunan tim dengan lebih matang, meningkatkan performa, serta bersaing untuk meraih hasil lebih baik,” ujarnya.
Selain mempertahankan pelatih, manajemen juga menegaskan target klub ke depan. Persiraja ingin terus bekerja keras demi menembus kasta tertinggi sepak bola di Nusantara.
“Saatnya melangkah lebih jauh, bekerja lebih keras, dan berjuang meraih prestasi yang lebih tinggi. Lantak Laju,” kata Gidong.
Pada musim lalu, Jaya Hartono memimpin Persiraja Banda Aceh dalam sembilan pertandingan. Dari jumlah itu, Persiraja mencatat tiga kemenangan, empat hasil imbang, dan dua kekalahan.
Hasil tersebut membuat Persiraja finis di posisi lima klasemen akhir Championship 2025/2026. Catatan itu menjadi dasar bagi manajemen untuk melanjutkan kerja sama dengan sang pelatih.
Dengan keputusan ini, Persiraja memilih menjaga arah pembangunan tim jelang musim baru. Klub berharap stabilitas di kursi pelatih dapat membantu peningkatan performa pada Pegadaian Championship 2026/2027.
Sumber: ANTARA






