Tuesday, January 31, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga IndonesiaPersebaya vs Bhayangkara FC: Senjata Bola Mati SAJA Tak Cukup!

Persebaya vs Bhayangkara FC: Senjata Bola Mati SAJA Tak Cukup!

Persebaya vs Bhayangkara FC: Senjata Bola Mati SAJA Tak Cukup!. Pada Senin (23 Januari 2023) sore nanti, Persebaya vs Bhayangkara FC akan menjalani pertarungan seru di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik pada Liga 1 Pekan 20 2022-2023.

Sebelumnya, Bhayangkara FC gagal mencetak skor penuh melawan tim Jatim lainnya, Persik Kediri. Mereka kalah 2-3.

Pelatih Bhayangkara FC Widodo Cahyono Putro bertekad meraih poin di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, yang kini menjadi kandang Persebaya Surabaya.

Widodo menilai tugas mencuri poin tidak akan mudah. Pasalnya, di awal babak kedua babak pertama Liga 2022-2023, Pessebaia tampil lebih solid dibandingkan paruh pertama pertandingan sebelumnya.

Penambahan beberapa pemain baru seperti Ze Valente dan Paulo Victor, serta kembalinya duet timnas Indonesia Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan menambah warna baru pola permainan tim berjuluk Bajul Ijo tersebut.

Persebaya vs Bhayangkara FC: Senjata Bola Mati SAJA Tak Cukup!

Widodo Cahyono Putro menegaskan Bhayangkara FC akan tampil lebih dinamis dan tidak hanya mengandalkan situasi bola mati alias bola mati.

“Sepakbola itu sangat dinamis, kombinasinya punya kans mencetak gol ya kombinasi itu bisa, tapi free kick atau servis siapa tahu itu harus kita maksimalkan,” kata pelatih berlisensi AFC itu.

“Kalau itu yang kita punya, kita harus maksimalkan. Sepakbola tidak hanya datang dari servis (set-piece), dari open play kita juga harus maksimalkan, jadikan gol,” tandasnya. lagi.

Ia ingin tim berjuluk “The Guardian” itu lebih tajam dalam menyerang dan memanfaatkan setiap peluang.

“Beberapa tidak diterjemahkan menjadi gol. Itu yang terus kami evaluasi dari pertandingan terakhir,” kata Widodo.

Widodo Cahyono Putro mengingatkan para pemain Bhayangkara FC secara umum untuk mewaspadai permainan Persebaya.

Ia percaya bahwa lawan memiliki kekuatan dalam segala aspek, yang harus diharapkan.

“Karena sepak bola tidak hanya mementingkan satu tempat, tapi juga bisa dimainkan dari kiri, kanan dan depan,” pungkasnya.

Aji Santoso Geram karena Komentarnya soal Marselino adalah Candaan si kaleng-KALENG PEMBUAT KONTEN!

Persebaya vs Bhayangkara FC: Senjata Bola Mati SAJA Tak Cukup!
Persebaya vs Bhayangkara FC: Senjata Bola Mati SAJA Tak Cukup!

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso geram atas komentarnya soal Marselino Ferdinan menipu isi kaleng.

Dia juga terganggu dengan penyebaran konten yang menyebarkan informasi yang salah tentang dirinya.

“Teman saya mengirimi saya konten video yang menyesatkan dan provokatif tadi malam. Saya melarang Marcel dari tim nasional,” kata pelatih berusia 52 tahun itu.

“Itu tidak benar dan saya tidak ingin banyak orang berpikir bahwa saya menghentikan Marcel bergabung dengan tim nasional,” katanya.

Konten provokatif tersebut diposting di saluran YouTube bernama “Teamnas Super”.

Dalam video 2’8″, petikan komentar Aji Santoso usai laga melawan Persita Tangerang di pekan 19 Liga 2022-2023, Rabu (18 Januari 2023).

Komentar yang dikutip Aggie adalah tentang harapan Marcelino untuk tidak kembali ke timnas dalam waktu dekat.

Secara keseluruhan, komentar ini sebenarnya menunjukkan betapa pentingnya peran Marcelino bagi Pessebaia.

Di dalamnya, ia menegaskan bahwa Pessebaia selalu mendukung pemain berusia 19 tahun itu, bahkan tim siap melepasnya jika klub asing memberinya kesempatan.

Sayangnya, dalam konten tersebut, komentar Aji Santoso terpotong dan dituturkan seolah sang pelatih terbebani dengan hengkangnya Marselino Ferdinan dari timnas Indonesia.

Video itu kemudian ditambahi keterangan provokatif yang menyudutkan Aji Santoso.

“Itu sama sekali tidak benar, menyesatkan, tidak mendidik, dikalengkan, dan hoax menurut saya,” kata pelatih berlisensi AFC Pro itu.

“Sangat jelas bahwa saya mendukung Marcel, apalagi kebijakan klub untuk Marcel pergi ke tim nasional. Jika dia pergi ke luar negeri untuk bermain, bahkan jika Persebaia kehilangan kekuatannya, saya akan mendukungnya,” ujarnya. ditekankan Katakanlah.

Ia pun berharap masyarakat dan penikmat sepakbola menyikapi konten ini dengan bijak.

“Jadi menurut saya ini penipuan yang tidak perlu ditanggapi. Mohon maklum ini karena informasinya sangat menyesatkan,” pungkasnya. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments