Tuesday, January 31, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga IndonesiaAnnisa Zhafarina Qosasi, Direktur Baru Madura United: Ambisi Gelar Liga 1!

Annisa Zhafarina Qosasi, Direktur Baru Madura United: Ambisi Gelar Liga 1!

Annisa Zhafarina Qosasi, Direktur Baru Madura United: Ambisi Gelar Liga 1!. Annisa Zhafarina Qosasi telah resmi dilantik sebagai Presiden Direktur PT Polana Bola Madura United (PT PBMB), perusahaan yang menaungi Madura United.

Ia terpilih secara aklamasi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di kantor Pojur di Jalan Raya Panglegur Pamekasan Madura, Jumat (20/1/2023).

Annisa Zhafarina Qosasi menggantikan Ziaul Haq yang kini menjabat sebagai Komisaris PT PBMB.

“Saya berharap apa yang saya lakukan akan menjadikan Madura United lebih modern dan maju,” ujarnya kepada berbagai media, termasuk Kompas.com.

Setelah resmi dilantik, Annisa Zhafarina Qosasi masih memiliki beberapa rencana dan tujuan yang ingin dicapai. Salah satu yang utama adalah prestasi tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu.

Annisa Zhafarina Qosasi, Direktur Baru Madura United: Ambisi Gelar Liga 1!

“Tugas terakhir saya adalah membantu Madura United menjadi juara musim ini,” ujarnya optimis.

Annisa Zhafarina Qosasi, pemegang lisensi manajemen sepak bola UEFA, menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) dan Vice President Madura United sejak 2018.

Dia bertanggung jawab atas kampanye pemasaran, penjualan, administrasi, logistik, serta perencanaan dan strategi manajemen tim.

Selain itu, ia juga bertanggung jawab atas desain jersey Madura United yang inovatif dan filosofis.

Posisi baru Anissa Zhafarina Qosasi terlihat untuk mengoptimalkan proses modernisasi Madura United.

Putri Achsanul Qosasi mengatakan, “Ketika saya menjadi COO, salah satunya menjalankan aplikasi Madura United, tiket online, menjalankan toko online.”

“Kalau kita semua bisa menggerakannya secara online, jangkauan kita di Indonesia akan jauh lebih luas. Bukan hanya orang Madura yang menikmati Madura United, tapi pecinta Madura United di seluruh Indonesia dan dunia.” , ujarnya lagi.

Ia pun menyiapkan gebrakan baru dengan melancarkan formasi tim sepak bola putri Madura United.

Kehadiran tim putri akan melengkapi keberadaan akademi, pusat pelatihan, dan tim putra yang berprestasi.

“Ini adalah impian saya yang sebenarnya dan kami akan memperjuangkannya di masa depan. Saya ingin sepak bola putri ada di Madura,” ucapnya.

Annisa Zhafarina Qosasi pun menatap babak baru dengan percaya diri. Kepercayaan dewan memberinya motivasi untuk melakukan tugasnya.

“Saya sangat senang diberi tanggung jawab yang begitu besar, apalagi saya jadi ingat bagaimana berkarir di sepak bola Indonesia, khususnya Madura United,” ujar perempuan lulusan Magister Manajemen School of Management itu. Ekonomi, Universitas Indonesia.

Kisah Madura United dan Suporter di Jawa Timur untuk Pertandingan Pertama yang Sukses disaksikan Penonton

Annisa Zhafarina Qosasi, Direktur Baru Madura United: Ambisi Gelar Liga 1!
Annisa Zhafarina Qosasi, Direktur Baru Madura United: Ambisi Gelar Liga 1!

Liga Pekan 19 2022-2023 Madura United vs Persib Bandung Jumat malam (20/1/2023) ternyata menjadi laga yang spesial.

Bagaimana tidak, pertandingan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan di Pamekasan itu merupakan partai pertama di Jawa Timur yang dilisensikan dan boleh ditonton penonton pasca tragedi Kanjempuan.

Sebelumnya, dua pertandingan dibatalkan dan ditunda karena tidak ada izin dari Biro Keamanan Jatim.

Dua laga tersebut adalah Persibaya vs Persikabo dan Persic vs Persita Tangerang di pekan ke-18.

Pertandingan tidak bisa dimainkan tanpa komunikasi yang baik antara manajemen, suporter, tim dan keamanan.

Hasil koordinasi tersebut kemudian difasilitasi dengan menerapkan sistem dalam jaringan yang lebih efisien (online).

Semua pihak juga terlibat langsung agar pelaksanaannya terkoordinasi dengan baik.
Ahmad Sutrisno, Ketua Suporter Pamekasan, mengatakan kepada Kompas.com: “Kemarin saya menghadiri rapat di Polres dan aturan penerimaan telah disesuaikan dengan kapasitas tribun.”

“Suporter Madura United hanya diperbolehkan 60 persen. Sedangkan Stadion Gelora Ratu Pamelingan dilaporkan berkapasitas total 13 Tibu,” imbuhnya.

Kuota tiket suporter Madura United dan pengunjung sesuai aturan yang berlaku.

Bagi pendukung, proses mendapatkan lisensi tidaklah mudah, dan banyak tantangannya.

Tantangan utama adalah integrasi dengan komunitas pendukung lainnya untuk menyeimbangkan visi dan misi.

Suporter harus mendukung kelancaran pertandingan dengan menahan diri dari perbuatan yang dilarang.

Setelah itu, pendukung juga harus bisa meyakinkan aparat keamanan bahwa mereka bisa menjaga ketertiban dengan baik.

“Sebelum kami adakan pertemuan di Surabaya, proses tahapannya luar biasa, dengan penilaian dari Polres dan sebagainya,” terang pria asal Pamekasan ini.

“Kami juga sampaikan harus berjalan tertib dan tidak ada masalah dengan sistem baru. Sebab, sistem pengamanan Yihuan yang lengkap bersifat internal klub dan tidak melibatkan polisi,” ucapnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments