Pelatih Kepala Persijap Jepara Juan Cortes menyatakan keyakinannya bahwa timnya segera bangkit, Minggu, 8 November 2026, setelah kalah 1-2 dari Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu.
Kekalahan itu membuat Persijap belum juga meraih kemenangan dari sembilan laga BRI Super League 2026/27. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu kini masih tertahan di dasar klasemen sementara. Mereka menempati peringkat ke-18 dengan dua poin.
“Kita yakin kita bisa ubah situasi yang ada sekarang. Memang situasi tidak baik. Kita tidak bisa salahkan siapa-siapa. Hanya kita sendiri yang bisa mengubah situasi ini. Harapannya, semua mau memperbaiki kesalahan-kesalahan seperti kebobolan di menit-menit akhir. Kita harus bangkit dan terus kerja keras dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” kata Cortes, dikutip dari laman resmi I.League, Minggu.
Pada pertandingan melawan Garudayaksa FC, tim tamu membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-45. Gol itu dicetak Jayro Jean. Persijap lalu sempat menyamakan skor menjadi 1-1 lewat Weynderson Santos pada menit ke-85.
Namun, Persijap kembali kehilangan fokus pada akhir pertandingan. Garudayaksa FC mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-90+2. Gol itu lahir melalui sundulan Brian Rubio.
Hasil tersebut memperpanjang rangkaian buruk Persijap musim ini. Dari sembilan pertandingan, mereka baru mengoleksi dua hasil imbang dan tujuh kekalahan. Catatan itu membuat upaya meraih kemenangan perdana kembali tertunda.
“Kalau kita lihat sepanjang laga, kedua tim bermain saling menyerang. Namun kami kembali dapat hasil yang tidak bagus. Inilah sepak bola, saat kita tidak kuat dalam bertahan dan tidak efisien dalam menyerang, itu yang terjadi,” kata Cortes.
Cortes menegaskan timnya tidak akan menyerah meski hasil belum berpihak. Ia menyebut seluruh tim kecewa dengan situasi saat ini. Meski begitu, Persijap diminta tetap menatap ke depan.
“Kita harus tetap jalan, harus coba lagi perbaiki. Kita ingin kemenangan perdana tapi hasil sementara tidak demikian. Kita semua kecewa, sedih. Tapi sepak bola ya seperti ini. Kita harus tetap tatap ke depan untuk bisa lebih baik lagi,” ujar Cortes.
Pelatih asal Spanyol itu juga menjelaskan faktor yang memengaruhi performa timnya sejauh ini. Menurut dia, Persijap menjalani persiapan yang terlambat. Selain itu, tim juga mengalami bongkar pasang pemain akibat cedera.
“Sejak awal kita persiapan terlambat. Bongkar pasang pemain karena cedera juga. Kita paham tuntutan suporter yang ingin tim menang. Tapi kita juga tentu ingin menang. Tidak ada yang senang dengan kekalahan. Kami ingin menang, tapi ini belum terjadi, kita harus terus perbaiki lagi,” ucapnya.
Kesempatan berikutnya untuk memburu kemenangan pertama akan datang pada pekan kesepuluh. Setelah FIFA Match Day bulan ini, Persijap dijadwalkan menjalani laga tandang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 21 November.
Sumber: ANTARA



