PSMS Medan Hajar Persiraja 5-0, Naik ke Puncak Klasemen
PSMS Medan menang telak 5-0 atas Persiraja Banda Aceh pada laga Pegadaian Championship 2026/2027, Sabtu malam, di Stadion Utama, Deli Serdang, Sumatera Utara. Hasil ini membawa PSMS Medan memetik poin maksimal sekaligus merebut puncak klasemen sementara.
Kemenangan besar tuan rumah ditentukan oleh penampilan tajam Javier Siverio. Penyerang asal Spanyol itu mencetak empat gol pada menit ke 30, 42, 72, dan 75. Satu gol lainnya disumbang Raihan Utama pada menit ke-43.
Tambahan tiga poin membuat PSMS naik ke posisi teratas klasemen sementara dengan nilai 20. Catatan itu diraih dari enam kali menang, dua kali imbang dan sekali kalah.
PSMS menyalip PSPS Pekanbaru yang turun ke posisi ke dua dengan nilai 19. Sementara itu, Persiraja tetap berada di peringkat ke tujuh dengan nilai sembilan dari tiga menang, sekali imbang dan lima kali kalah.
Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto mengapresiasi penampilan anak asuhnya setelah laga. Ia menilai para pemain mampu menjaga fokus sejak awal hingga akhir pertandingan.
“Kami apresiasi perjuangan pemain sampai peluit panjang dibunyikan wasit. Semua pemain fokus dari awal sampai akhir. Alhamdulillah, tidak kemasukan. Terima kasih untuk semua pemain yang perjuangannya sangat luar biasa malam ini,” kata Eko.
Eko mengakui timnya sempat kesulitan membongkar pertahanan Persiraja. Menurut dia, lawan tampil dengan pendekatan bertahan dan blok rendah.
Ia juga menyebut para pemain sempat terlalu terburu-buru saat memburu gol. Namun, kesabaran dalam memainkan bola akhirnya membuat PSMS bisa menguasai pertandingan dan mengamankan kemenangan.
“Tadi memang kita beberapa kali tidak bisa menciptakan peluang. Pemain kurang sabar, tapi lawan main low block. Dengan kesabaran pemain memainkan bola, alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Kemenangan tanpa kebobolan itu dinilai menjadi modal penting bagi PSMS. Hasil tersebut menjaga konsistensi mereka dalam persaingan kompetisi musim ini.
Di sisi lain, Javier Siverio mengaku senang setelah mencetak empat gol pada laga tersebut. Ia menilai pertandingan berjalan lebih sulit pada awal laga dibanding perkiraan timnya.
Menurut Siverio, PSMS harus bekerja keras untuk bisa mengendalikan permainan. Situasi pertandingan juga berubah setelah Persiraja kehilangan satu pemain akibat kartu merah.
“Pertandingan dimulai sedikit lebih sulit dari yang kami perkirakan. Namun, kami bertarung dan bertahan. Mereka mulai sedikit lebih agresif, lalu kami juga tampil menyerang dan mencetak gol. Mereka kemudian mendapatkan kartu merah,” kata Siverio.
PSMS akhirnya mampu menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 5-0. Hasil itu mempertegas ambisi mereka untuk terus bersaing di papan atas Pegadaian Championship 2026/2027.
Sumber: ANTARA



