Wednesday, February 1, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga PerancisParis Saint Germain Menang Mudah Lawan Nice

Paris Saint Germain Menang Mudah Lawan Nice

Paris Saint Germain menang atas Nice setelah mengalami kekalahan di laga pembuka Ligue 1 musim kompetisi 2020-2021. Kemudian di pertandingan kedua melawan Metz, Paris Saint Germain berhasil menang tipis. Anak asuh Thomas Tuchel menang 3-0 atas tuan rumah Nice pada Minggu 20 September 2020.

Sosok yang paling disorot di pertandingan kala itu adalah Kylian Mbappe dan Angel di Maria. Pertandingan yang digelar di Allianz Riviera ini membuat kedua pemain tersebut mampu mencetak satu gol dan memberikan satu assist.

Hasil ini menjadi lanjutan kemenangan beruntun setelah di pertandingan sebelumnya, Paris Saint Germain menang tipis atas Metz dengan skor 1-0. Dan di pertandingan ini, Kylian menjadi pertandingan pertamanya di musim kompetisi 2020-2021 karena sebelumnya ia harus absen karena dikarantina akibat positif corona sejak awal September.

Dampak corona ini juga mempengaruhi skuad Nice. Mereka tidak mampu bermain dengan kekuatan penuh. Meski tidak bermain dengan beberapa pemain kunci, anak asuh Patrick Vieira ini berhasil beberapa kali mengancam gawang Paris Saint Germain. Namun secara umum, Paris Saint Germain berhasil mendominasi jalannya pertandingan.

Angel di Maria yang berhasil melepaskan tendangan voli, berhasil ditepis oleh Walter Benitez. Bola muntahan tersebut langsung disambut oleh Kylian Mbappe. Namun sayangnya kesempatan emas tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Kylian Mbappe menjadi sebuah gol.

Hingga menit ke 38, Kylian Mbappe akhirnya dilanggar oleh Khephren Thuram di kotak penalti. Paris Saint Germain mendapatkan hadiah penalti dari insiden tersebut. Kylian Mbappe mengambil eksekusi penalti tersebut dan berhasil mencetak gol dari titik putih.

Sebelum turun minum, Kylian Mbappe berhasil melakukan dribel dan tendangan ke arah gawang. Namun Benitez berhasil melakukan tepisan yang mengakibatkan bola mengarah ke kaki Angel di Maria. Tanpa membuang kesempatan, Angel di Maria langsung melepaskan tendangan ke arah gawang yang menghasilkan gol kedua bagi Paris Saint Germain.

Babak pertama berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan Paris Saint Germain. Di awal babak kedua, Nice mencoba melakukan serangan dan melepaskan tendangan ke gawang Paris Saint Germain. Keylor Navas dengan sigap berhasil menepis tendangan Youcef Atal.

Paris Saint Germain juga terus melakukan tekanan kepada barisan pertahanan Nice. Mauro Icardi yang menjadi tombak di lini serang Paris Saint Germain juga berhasil menciptakan dua peluang emas. Namun Benitez berhasil menggagalkan serangan tersebut.

Gol ketiga Paris Saint Germain tercipta di menit ke 66. Angel di Maria mendapatkan kesempatan untuk mengambil tendangan bebas. Ia melepaskan umpan yang disambut dengan tandukan Marquinhos. Skor 3-0 akhirnya tercipta. Hingga pertandingan berakhir, tidak ada lagi gol tercipta dari kedua tim.

Rumor kepergian Kylian Mbappe ke Real Madrid masih sering kita dengar beberapa pekan belakangan ini. Bagi Kylian Mbappe, kontraknya di Paris Saint Germain memang tersisa satu tahun lagi. Hal ini yang dikabarkan menjadi alasan kuat penyerang asal Prancis tersebut akan pergi ke Spanyol.

Bagi Real Madrid, kedatangan Kylian Mbappe akan menjadi dasar kuat untuk mega proyek Los Galacticos generasi berikutnya. Kylian Mbappe sendiri memang mengungkapkan bahwa dirinya akan tetap bermain untuk Paris Saint Germain di musim ini. Namun Real Madrid masih memiliki peluang besar untuk mendatangkan pemain ini.

Kylian Mbappe berpeluang meninggalkan Paris Saint Germain di ujung musim kompetisi 2020-2021 dan bergabung dengan Real Madrid. Adanya Zinedine Zidane di kubu Real Madrid sebagai pelatih, menjadi daya tarik tersendiri bagi Kylian Mbappe yang sangat mengidolakannya.

Kemudian Kylian Mbappe jelas ingin tampil di kompetisi dengan level yang lebih tinggi. Peluang Real Madrid bisa tampil di Liga Champions, jelas lebih besar dibandingkan Paris Saint Germain. Oleh karena itu, Kylian Mbappe bisa saja menyeberang ke Real Madrid nantinya.

Meskipun di musim lalu Paris Saint Germain berhasil lolos ke babak final Liga Champions, namun karena dari sisi pemain dan kedalaman skuad, Paris Saint Germain berada di bawah kualitas Real Madrid.

Memang Paris Saint Germain menang kualitas dan berbagai aspek lainnya di liga domestik. Namun jika ingin bisa bermain di level yang lebih tinggi, Kylian Mbappe juga harus berani mengambil keputusan untuk bermain bersama klub yang lebih besar pula.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments