Manchester City siap mengambil langkah hukum setelah nama Erling Haaland muncul dalam kampanye pemilihan presiden Real Madrid. Situasi ini menjadi sorotan karena Erling Haaland masih terikat kontrak jangka panjang bersama klub Premier League tersebut dan masuk dalam rencana utama tim untuk musim mendatang.
Kontroversi bermula ketika kandidat presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, tampil dalam sebuah program televisi di Spanyol. Dalam kesempatan itu, ia menjanjikan transfer Erling Haaland jika berhasil memenangkan pemilihan presiden klub yang akan berlangsung pada akhir pekan ini.
Riquelme bahkan memperlihatkan jersey Real Madrid bernama Haaland dengan nomor punggung sembilan. Selain itu, ia juga menyebut gelandang Manchester City, Rodri, sebagai target yang akan didatangkan ke Santiago Bernabeu.
Janji Enrique Riquelme Jadi Sorotan
Pernyataan Riquelme langsung menarik perhatian publik sepak bola Eropa. Ia mengaku yakin dapat membawa Haaland ke Madrid apabila mendapat mandat memimpin klub.
Menurut Riquelme, penyerang asal Norwegia tersebut memiliki klausul pelepasan yang memungkinkan transfer terjadi. Ia juga menegaskan bahwa sang pemain memiliki keinginan untuk bergabung dengan Real Madrid.
Yang terpenting, Riquelme memberikan jaminan kepada para anggota klub terkait janjinya. Ia bahkan menyatakan siap menanggung biaya keanggotaan musim depan apabila gagal mendatangkan Haaland maupun Rodri.
Ucapan tersebut memicu perdebatan luas. Banyak pihak mempertanyakan dasar klaim yang disampaikan kandidat presiden Real Madrid itu karena kedua pemain masih memiliki kontrak aktif bersama Manchester City.
Manchester City Bantah Spekulasi Transfer
Tidak lama setelah pernyataan itu beredar, Manchester City mengeluarkan respons resmi. Klub menegaskan bahwa seluruh laporan mengenai peluang transfer Haaland ke Real Madrid tidak sesuai fakta.
Juru bicara Manchester City menyatakan bahwa tidak ada klausul dalam kontrak Haaland yang memungkinkan perpindahan seperti yang diklaim. Oleh karena itu, klub membantah seluruh spekulasi yang berkembang dari Spanyol.
Selain membantah rumor tersebut, Manchester City juga mempertimbangkan jalur hukum. Langkah itu berkaitan dengan penggunaan citra pemain mereka dalam konteks kampanye pemilihan presiden Real Madrid.
Sikap tegas tersebut menunjukkan keseriusan klub dalam melindungi aset dan pemain utama mereka. Selain itu, City ingin menghentikan berbagai spekulasi yang berpotensi mengganggu stabilitas tim menjelang musim baru.
Haaland Masih Jadi Proyek Jangka Panjang
Erling Haaland masih menjadi bagian penting dalam proyek Manchester City. Pada Januari 2025, penyerang berusia 25 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi 10 tahun bersama klub.
Kontrak tersebut memperlihatkan komitmen besar antara pemain dan manajemen. Karena itu, peluang kepergian Haaland dalam waktu dekat dinilai sangat kecil.
Dalam wawancara dengan ESPN beberapa waktu lalu, Haaland juga mengaku menikmati kariernya di Stadion Etihad. Ia menyampaikan rasa bahagia selama membela Manchester City dan terus fokus membantu tim meraih prestasi.
Sementara itu, agen Haaland, Rafaela Pimenta, serta ayahnya, Alfie Haaland, ikut menanggapi isu yang beredar. Keduanya menyebut rumor kepindahan ke Real Madrid hanya sebatas hiburan dan tidak memiliki dasar yang kuat.
Pernyataan tersebut semakin memperkuat posisi Manchester City. Hingga saat ini, tidak ada indikasi resmi yang menunjukkan keinginan Haaland meninggalkan klub.
Rodri Juga Tetap Masuk Rencana City
Selain Haaland, nama Rodri juga masuk dalam janji kampanye Riquelme. Namun Manchester City memiliki sikap yang sama terhadap gelandang asal Spanyol tersebut.
Laporan terbaru menyebut City tidak berniat mendengarkan tawaran untuk Rodri pada bursa transfer musim panas. Klub bahkan sudah memulai pembicaraan awal mengenai kontrak baru.
Meski Rodri pernah menyatakan masih membuka berbagai opsi untuk masa depannya, Manchester City tetap menempatkannya sebagai pemain kunci. Kehadirannya dianggap sangat penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim.
Dengan kondisi tersebut, peluang Real Madrid mendapatkan Haaland maupun Rodri tampak sangat sulit. Selain terikat kontrak jangka panjang, kedua pemain masih menjadi bagian utama dalam rencana Manchester City untuk beberapa musim ke depan.






