Proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk memperkuat Timnas Indonesia memasuki tahap penting. Komisi X DPR RI resmi memberikan rekomendasi persetujuan, sehingga peluang kedua pemain muda tersebut mengenakan seragam Merah Putih kini semakin terbuka.
Kabar tersebut disambut penuh antusias oleh Vickery dan Baker. Keduanya mengaku bangga karena selangkah lebih dekat untuk menjadi bagian dari proyek besar Timnas Indonesia yang tengah disiapkan PSSI untuk masa depan.
Persetujuan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang sepak bola Indonesia. Oleh karena itu, kehadiran dua pemain diaspora tersebut tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan jangka pendek, tetapi juga investasi untuk meningkatkan kualitas skuad nasional.
Luke Vickery Sebut Ini Sebagai Mimpi Keluarga
Bagi Luke Vickery, kesempatan membela Timnas Indonesia memiliki arti yang sangat istimewa. Pemain berusia 20 tahun itu mengaku momen tersebut menjadi impian yang sudah lama ia nantikan.
Selain berkaitan dengan karier sepak bola, keputusan membela Indonesia juga memiliki nilai emosional yang kuat. Vickery memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak neneknya yang lahir di Medan, Sumatra Utara.
Karena itu, proses naturalisasi yang kini semakin dekat menuju tahap akhir membuatnya merasa bangga. Ia menilai kesempatan mewakili Indonesia merupakan sebuah kehormatan besar.
Menurut Vickery, keluarganya akan sangat bahagia apabila dirinya benar-benar dapat mengenakan lambang Garuda di dada. Yang terpenting, ia ingin memberikan kontribusi terbaik ketika mendapat kesempatan bermain untuk Indonesia.
Pemain yang kini membela Macarthur FC itu juga menyebut proses tersebut sebagai perjalanan yang melengkapi kisah keluarganya. Hubungan emosional dengan Indonesia menjadi alasan utama di balik antusiasme yang ditunjukkannya.
Selain itu, Vickery memahami besarnya ekspektasi publik sepak bola Indonesia. Karena itu, ia ingin membalas kepercayaan tersebut dengan kerja keras dan performa maksimal di lapangan.
Mitchell Baker Bangga Selangkah Lebih Dekat
Perasaan serupa juga dirasakan Mitchell Baker. Pemain muda yang lahir di Melbourne itu mengaku sangat senang setelah mendengar kabar persetujuan dari Komisi X DPR RI.
Baker menyebut proses tersebut sebagai langkah besar dalam perjalanan kariernya. Ia merasa bangga karena kini semakin dekat untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia.
Meski masih berusia muda, Baker melihat peluang ini sebagai kesempatan berharga untuk berkembang. Selain itu, ia berharap dapat membantu Indonesia bersaing di berbagai turnamen internasional.
Pemain berusia 19 tahun tersebut saat ini masih menjalani proses pengembangan karier di Amerika Serikat. Walaupun belum menjalani debut profesional bersama Colorado Rapids, potensinya mendapat perhatian dari PSSI.
Perjalanan Baker menuju sepak bola profesional juga cukup menarik. Ia terpilih pada urutan ke-10 MLS SuperDraft dan dianggap memiliki prospek menjanjikan untuk masa depan.
Oleh karena itu, kehadirannya di Timnas Indonesia diyakini dapat menambah kedalaman skuad. Dalam jangka panjang, ia berpotensi menjadi salah satu aset penting bagi Garuda.
Rekam Jejak Menjanjikan Dua Pemain Diaspora
Luke Vickery datang dengan modal performa yang cukup impresif di kompetisi Australia. Bersama Macarthur FC pada musim 2025/26, ia mencatatkan tujuh gol dan tiga assist dari 30 pertandingan.
Catatan tersebut menunjukkan kemampuannya dalam membantu serangan tim. Selain itu, Vickery juga memperoleh menit bermain yang cukup banyak sepanjang musim.
Sementara itu, Baker masih berada dalam fase pengembangan sebagai pemain muda. Kendati demikian, pemilihannya dalam MLS SuperDraft menunjukkan bahwa kualitasnya mendapat pengakuan dari klub-klub profesional.
PSSI melihat kedua pemain tersebut sebagai bagian dari pembangunan tim nasional yang berkelanjutan. Karena itu, proses naturalisasi mereka mendapat perhatian khusus dari federasi.
Yang terpenting, kehadiran pemain diaspora tidak hanya bertujuan menambah kualitas skuad. PSSI juga berharap mereka dapat berbagi pengalaman dan meningkatkan standar kompetisi di lingkungan Timnas Indonesia.
Jika seluruh proses berjalan lancar, Vickery dan Baker berpeluang memperkuat Indonesia dalam berbagai agenda penting mendatang. Mulai dari Piala AFF, Piala Asia, hingga Kualifikasi Piala Dunia menjadi target yang ingin dicapai bersama.
Dengan usia yang masih muda dan potensi yang terus berkembang, kedua pemain tersebut diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam perjalanan Timnas Indonesia menuju level yang lebih tinggi di kancah internasional.






