Friday, May 24, 2024
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ItaliaLaga Parma di Liga Italia 2020/2021 Sudah Bisa Dihadiri Penonton

Laga Parma di Liga Italia 2020/2021 Sudah Bisa Dihadiri Penonton

Akhir pekan ini, Liga Italia 2020/2021 akan segera dipentaskan. Penonton kini bisa menghadiri sejumlah laga yang digelar di region Emilia-Romagna.

Diberitakan kantor berita ANSA, pemimpin region tersebut, Stefano Bonaccini, sudah mengizinkan suppoerter untuk menonton pertandingan. Serie A musim ini menampilkan tiga klub, yaitu Parma, Bologna, dan Sassuolo.

- Advertisement -
asia9QQ  width=

Pada giornata pertama, Napoli akan dijamu Parma di Ennio Tardini, Minggu (20/9). Sedangkan Sassuolo akan bertanding melawan Cagliari di Mapei Stadium pada hari yang sama. Stadion tersebut bisa ditonton 1.000 penonton.

Sebenarnya, Bologna sudah bisa ditonton, namun mereka akan menjalani laga tandang melawan AC Milan di giornata pertama mereka, Selasa (22/9) dini hari WIB.

Penonton tentu saja harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat demi mencegah penyebaran virus Corona. Untuk menghindari kerumunan massa yang mengantre tiket, penonton hanya bisa membeli tiket secara online.

Kerumunan pun sangat dijaga ketat. Begitu juga dengan penggunaan toilet di dalam stadion. Penonton dilarang berdiri selama pertandingan, tetap menjaga jarak, dan senantiasa menggunakan masker.

Suporter dan pemain dilarang berinteraksi, termasuk saat perayaan gol. Data penonton pun direkam dan dijaga selama dua pekan ke depan. Jika di antara mereka yang terinfeksi virus corona, proses tracing akan lebih praktis.

Sejauh ini, baru region Emilia-Romagna yang mengizinkan penonton untuk menyaksikan langsung di stadion saat pertandingan. Saat sepakbola di Italia berlaga kembali pada Juni lalu selepas lockdown, penonton tidak diperkenankan untuk menyaksikan pertandingan, termasuk saat Timnas Italia melawan Bosnia-Herzegovina di UEFA Nations League awal bulan ini.

Kasus Covid-19 di Emilia-Romagna hingga Sabtu (19/9) pagi WIB sudah mencapai lebih dari 34 ribu orang, terhitung sejak pandemi muncul di Italia. Namun, seperti yang dilaporkan New York Times, hanya ada ada 899 kasus baru dan 3 kematian di sana selama sepekan terakhir.

Dijen Kuluveski Tinggalkan Parma, Demi Juventus di Liga Italia 2020/2021?

Dejan Kulusevski tidak lagi bermain untuk Parma. Pemain muda terbaik di Liga Italia 2019/2020 ini kini bergabung dengan Juventus di musim depan.

Musim ini, Kulusevski tampil apik bersama Parma. Dia bergabung bersama Ennio Tardini di musim panas tahun lalu dengan status pinjaman dari Atalanta.

Bersama Parma, Winger 20 tahun sudah mementaskan 36 penampilan. Ia sudah mencetak 10 gol dan sembilan assist. Untuk itu, ia lantas dinobatkan sebagai pemain muda terbaik di akhir musim oleh Laga serie A.

Pada akhirnya, Si Nyonya Tua menjadi pelabuhan barunya setelah pada Januari 2020 didatangkan dari Atalanta dengan mahar 35 juta euro plus bonus 9 juta euro.

Dalam wawancara bersama La Gazzetta dello Sport, Kulusevski menyatakan perasaannya saat tergabung dengan Parma. Dia mengakui Parma akan selaau tetap dihati meskipun ia hengkang ke Juventus.

“Parma sudah menjadi bagian dari keluarga besar saya. Saya selalu bisa berbincang hangat dengan Presiden dan direktur. Saya nyaman bisa ada di sana dan Parma akan selalu mendapat tempat di hati saya,” kata Kulusevski.

“Rekan satu tim juga sangat supportif, pelatih selalu mengandalkan saya bahkan ketika saya melakukan kesalahan, semuanya bisa membantu saya untuk menjadi lebih baik” sambungnya.

“Saya langsung jatuh cinta dengan klub ini. Bisa dibilang, cinta sejati pada pandangan pertama. Saya suka segala sesuatu tentang kota ini.”

“Saya sangat suka berjumpa dengan penggemar di jalan, dan saya sering membicarakan tentang Parma dan penampilan saya pada mereka. Kami juga mengobrol tentang kota yang indah ini.”

Kulusevski juga mengaku menyesal tidak bisa menyapa para suporter secara langsung di pertandingan terakhir bersama Parma. Ini tidak lain dikarenakan pertandingan digelar tanpa selepas lockdown karena pandemi virus corona.

“Saya sangat dekat dengan supporter. Satu-satunya hal yang saya sesali adalah saya tidak dapat menyapa mereka secara langsung di pertandingan terakhir saya di Tardini.

“Mereka juga mungkin kecewa karena tidak bisa menyapa kai secara langsung. Parma akan selalu ada di hati saya. Ini memang barus etahun, tetapi rasanya sudah seperti menghabiskan 10 tahun di sini. Dan saat ini saya bergabung dengan klub hebat Juventus untuk bisa bermain di Liga Italia 2020/2021,” pemain asal Swedia itu menegaskan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments