Ribuan suporter tim nasional Argentina memadati kawasan sekitar Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Rabu, lima jam sebelum semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Laga itu dijadwalkan dimulai pukul 15.00 waktu lokal.
Kerumunan pendukung Argentina sudah terlihat sejak pukul 10.00 waktu lokal. Padahal, stadion baru dibuka untuk suporter sekitar pukul 12.00.
Para suporter datang dengan berbagai atribut timnas Argentina. Mereka membawa bendera negara dan mengenakan jersei kebanggaan tim.
Di area sekitar stadion, para pendukung Argentina juga terus menyanyikan lagu-lagu dukungan. Suasana itu menandai tingginya antusiasme menjelang duel semifinal.
Suporter timnas Inggris berada terpisah dari rombongan Argentina. Mereka memilih berkumpul di bar sekitar stadion sebelum bergerak menuju arena pertandingan.
Argentina datang ke laga ini dengan ambisi mempertahankan trofi Piala Dunia. Gelar itu mereka raih di Qatar empat tahun lalu.
Tim asuhan pelatih Lionel Scaloni bertekad menghentikan Inggris demi melaju ke final. Di sisi lain, Inggris juga mengusung target besar di Piala Dunia 2026.
Berdasarkan laman 11v11, Argentina dan Inggris sudah 14 kali bertanding sepanjang sejarah. Inggris mencatat enam kemenangan, Argentina meraih tiga kemenangan, dan lima laga lainnya berakhir imbang.
Kemenangan terakhir Argentina atas Inggris di Piala Dunia terjadi pada tahun 1998. Saat itu, kedua tim bertemu di babak 16 besar.
Pertandingan tersebut berakhir imbang 2-2 pada waktu normal dan babak tambahan. Argentina lalu menang 4-3 melalui adu penalti.
Namun, salah satu duel paling bersejarah antara kedua tim terjadi di perempat final Piala Dunia 1986. Argentina menang 2-1 berkat dua gol Diego Maradona.
Hasil itu menjadi pijakan penting bagi Argentina untuk terus melaju. Mereka kemudian menjuarai turnamen tersebut.
Sampai saat ini, Argentina sudah mengoleksi tiga trofi kampiun Piala Dunia. Gelar itu diraih pada 1978, 1986, dan 2022.
Timnas Inggris juga memburu trofi Piala Dunia 2026. Jika berhasil, itu akan menjadi gelar kedua mereka sejak terakhir kali juara pada 1966.
Sumber: ANTARA News






