Saturday, January 28, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga Eropa LainnyaJalani Laga Piala Super Eropa 2020, Bayern Dapatkan Pelajaran Berharga

Jalani Laga Piala Super Eropa 2020, Bayern Dapatkan Pelajaran Berharga

Piala Super Eropa 2020 baru saja selesai dihelat. Bayern Munchen berhasil membawa pulang trofi setelah mengalahkan Sevilla skor 2-1. Laga tersebut diselenggarakan di Budapest tepatnya di Stadion Puskas Arena. Jalannya pertandingan memang sangat sengit, awalnya Sevilla berhasil unggul d babak pertama melalui gol pinalti Lucas Ocampos.

Namun rupanya Die Roten berhasil mengejar ketertinggalan mereka melalui gol yang dicetak oleh Leon Goretzka. Hingga skor berhasil imbang 1-1 menjelang akhir babak pertama. Pada babak kedua, Sevilla dan Bayern Munchen belum berhasil mengubah kedudukan. Sehingga wasit memutuskan memberikan perpanjangan waktu.

Extra time tersebut berhasil dimanfaatkan Javi Martinez dengan mencetak gol dan skor berubah 2-1. Gol pamungkas itu membawa Die Roten berhasi keluar sebagai juara UEFA Super Cup musim ini. Trofi kali ini ternyata menjadi raihan ke empat yang berhasil mereka bawa pulang sepanjang tahun 2020.

Berjaya Menaklukan Piala Super Eropa 2020

Pasukan Hansi Flick kembali mengukir prestasi musim ini, trofi UEFA Super Cup melengkapi koleksi mereka setelah kemarin mendapatkan trofi Bundesliga, DFB Pokal, serta Liga Champions. Prestasi yang sama ternyata pernah terjadi tujuh tahun lalu tepatnya tahun 2013 silam. Jumlah trofi Piala Super Eropa 2020 yang kini dimiliki Bayern sebanyak empat buah.

Rupanya raihan tersebut telah menyamai pencapaian Ajax Amsterdam, Anderlecht, Valencia dan klub milik Cristiano Ronaldo, Juventus. Kemenangan yang diraih Die Roten tidak terlepas dari peran Javi Martinez. Kedatangannya di menit ke 99 tepatnya di babak extra time mampu menambah skor Bayern yang tadinya imbang dengan Sevilla.

Tahun 2013 lalu diajang yang sama Martinez juga menjadi hero untuk Die Roten ketika berhadapan dengan Chelsea. Saat itu Bayern mengalahkan Chelsea skor 5-4. Walaupun kedudukannya menjadi pemain cadangan, kemampuan Marinez patut untuk diacungi jempol. Performa pasukan Hansi Flick kali ini memang diakui Sevilla.

Lagi-lagi musim ini Ros Rojiblancos dianggap menjadi pecundang. Pasalnya mereka telah sering tampil diajang UEFA Super Cup namun hanya sekali berhasil menjuarainya dari total enam partisipasinya. Tahun 2006 silam, pernah satu kali menang menaklukan Barcelona. Tahun 2007 hingga 2020 masih terus berujung dengan kekalahan. Bahkan Sevilla dicap sebagai tim paling sering kalah diajang tersebut.

Laga Sevilla berhadapan dengan Bayern Munchen musim ini menjadi debut Ivan Rakitic. Ia baru saja didatangkan dari Barcelona melalui bursa transfer. Pemain berpaspor Kroasia itu menempati posisi sebagai starter dan bermain selama 56 menit sebelum Oliver Torres masuk untuk menggantikannya. Sangat disayangkan, debutnya kali ini belum berjalan mulus.

Peran Pelatih Hansi Flick

Kemenangan Bayern Munchen kali ini tidak terlepas dari peran sang pelatih Hansi Flick. Ia telah bekerja keras menggarap pemain Bayern dengan menciptakan strategi serta susunan pemain sangat baik. Seperti diketahui jika Hansi Flick baru saja datang ke Bayern untuk menggantikan juru taktik Niko Kovac November lalu.

Meskipun belum lama menjabat sebagai pelatih Die Roten, perannya sudah cukup besar. Dalam waktu singkat, ia langsung berhasil membawa Bayern meraih treble winners musim lalu. Jika dihitung secara keseluruhan, Hansi Flick telah mengumpulkan empat trofi dari total pertandingan sebanyak 38 penampilan.

Secara rata-rata Flick berhasil meriah satu trofi setiap 9.5 pertandingan. Rupanya keberhasilan ini mendapatkan apresiasi besar dari manajemen Bayern. Mereka memberikan ucapan selamat kepada pelatih 55 tahun tersebut. Setelah laga berakhir, Flick mengaku jika dia tidak ingin berpuas diri sampai disini.

Dalam waktu dekat, pria dua anak dan dua cucu itu akan kembali membawa Bayern Munchen untuk menjalani laga di Piala Super Jerman berhadapan dengan Borussia Dotmund yang terjadwal 1 Oktober nanti.

Pelatih yang menukangi Bayern Munchen belum genap satu tahun itu disebut-sebut sebagai pelatih langka. Ia berhasil mengukir quadruple di tahun pertamanya bersama Die Roten. Seperti diketahui jika Hansi Flick pernah menjadi asisten pelatih Tim nasional sepak bola Jerman, Joachim Low sejak 2006 hingga 2014.

Tidak heran jika pengalamannya menukangi klub sepakbola memang sudah tidak diragukan. Kini ia membuktikan keahliaannya sebagai arsitek sepakbola dengan membawa Bayern Muechen meraih trofi Piala Super Eropa 2020.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments