Timnas Iran memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada laga pembuka Grup G. Dalam pertandingan yang berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Team Melli dua kali tertinggal sebelum akhirnya mampu menyelamatkan satu poin penting. Hasil Iran vs Selandia Baru ini memperlihatkan daya juang tinggi kedua tim yang sama-sama tampil efektif dalam memanfaatkan peluang.
Tambahan satu angka membuat persaingan Grup G masih terbuka lebar. Sementara itu, Selandia Baru juga berhak membawa pulang poin berharga setelah mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu kekuatan utama Asia.
Selandia Baru Kejutkan Iran di Awal Pertandingan
Pertandingan baru berjalan tujuh menit ketika Selandia Baru berhasil mencuri gol pembuka. Chris Wood menunjukkan kualitasnya dengan memberikan umpan matang kepada Elijah Just.
Penyerang berusia 26 tahun tersebut langsung melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Alireza Beiranvand. Gol cepat itu membuat Selandia Baru unggul 1-0 dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Keunggulan tersebut membuat wakil Oseania tampil lebih berani. Mereka beberapa kali mencoba menekan lini pertahanan Iran melalui serangan cepat dari kedua sisi lapangan.
Pada menit ke-20, Sarpreet Singh memperoleh kesempatan untuk menggandakan keunggulan. Namun, upaya gelandang kreatif itu masih mampu diamankan dengan baik oleh Beiranvand.
Iran yang sempat kesulitan mengembangkan permainan perlahan mulai menemukan ritme. Kombinasi Mehdi Taremi dan Shahriyar Moghanlou mulai memberikan ancaman bagi pertahanan lawan.
Peluang emas hadir pada menit ke-23. Taremi melepaskan tembakan akurat dari dalam kotak penalti, tetapi bola hanya membentur tiang gawang.
Rezaeian Jadi Pemicu Kebangkitan Team Melli
Tekanan Iran akhirnya membuahkan hasil menjelang pertengahan babak pertama. Pada menit ke-32, Ramin Rezaeian berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Selandia Baru.
Bek berpengalaman tersebut melepaskan sepakan mendatar yang gagal dijangkau Max Crocombe. Gol itu mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan kembali semangat Team Melli.
Setelah gol penyama kedudukan, Iran tampil lebih agresif. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan berusaha membalikkan keadaan sebelum turun minum.
Ali Nemati sempat membuat pendukung Iran bersorak ketika mencetak gol menjelang akhir babak pertama. Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut setelah pengecekan menunjukkan posisi offside.
Oleh karena itu, skor imbang 1-1 tetap bertahan hingga jeda pertandingan. Kedua tim memasuki ruang ganti dengan peluang yang masih sama untuk meraih kemenangan.
Elijah Just Kembali Jadi Ancaman
Memasuki babak kedua, Iran langsung mengambil inisiatif menyerang. Beberapa peluang tercipta melalui Mehdi Ghaedi dan Moghanlou, tetapi penyelesaian akhir mereka belum maksimal.
Meski berada dalam tekanan, Selandia Baru justru kembali mencetak gol. Pada menit ke-54, kombinasi Chris Wood dan Elijah Just kembali menghasilkan peluang berbahaya.
Wood mengirim umpan yang mampu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Just. Penyerang tersebut menunjukkan ketenangan sebelum menaklukkan Beiranvand dan membawa timnya unggul 2-1.
Gol kedua itu membuat Elijah Just menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan. Selain mencetak dua gol, ia juga terus merepotkan lini belakang Iran sepanjang laga.
Namun, Iran tidak menyerah begitu saja. Tim asuhan Amir Ghalenoei segera meningkatkan tempo permainan demi mencari gol penyeimbang.
Mohebi Selamatkan Iran dari Kekalahan
Usaha Iran akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64. Ramin Rezaeian kembali memainkan peran penting melalui umpan silang akurat dari sisi kanan.
Mohammad Mohebi berhasil menyambut bola dengan sundulan terarah. Bola sempat membentur tiang sebelum akhirnya masuk ke dalam gawang Selandia Baru.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 2-2. Selain itu, momentum pertandingan kembali berpihak kepada Iran yang terus berusaha mencari gol kemenangan.
Pada sisa waktu pertandingan, Team Melli lebih dominan dalam penguasaan bola. Mereka berkali-kali menekan pertahanan lawan melalui kombinasi Taremi, Ghoddos, dan Mohebi.
Selandia Baru memilih bermain lebih rapat sambil mengandalkan serangan balik. Strategi itu cukup efektif untuk meredam tekanan Iran hingga menit-menit akhir.
Peluang terbaik Iran untuk membalikkan keadaan datang melalui Saeid Ezatolahi. Namun, tembakan kerasnya dari luar kotak penalti masih mampu diamankan Crocombe.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tidak berubah. Hasil ini membuat Iran dan Selandia Baru sama-sama mengoleksi satu poin pada klasemen sementara Grup G.






