Wednesday, February 1, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga ItaliaInter Milan Babak Belur, Fans Jangan Terpancing Omongan Hater!

Inter Milan Babak Belur, Fans Jangan Terpancing Omongan Hater!

Inter Milan Babak Belur: Fans Jangan Terpancing Omongan Hater! – Antonio Conte jadi perbincangan hangat setelah Inter Milan tidak lagi diikutsertakan di Liga Champions sebagai juru kunci grup. Conte berpesan agar fans Inter tidak terpancing omongan hater.

Inter Milan harus tersingkir di Liga Champions seteleh berduel dengan Shakhtar Donetsk di Giuseppe Meazza tengah pekan lalu dengan hasil imbang 0-0-. Dari pertandingan tersebut, Nerazzurri berhasil meraih enam poin dari enam laga dan finis sebagai juru kunci Grup B.

Inter bahkan gagal melaju ke kompetisi level dua Eropa, Liga Europa, karena ada Shakhtar yang lebih berhak di finis ketiga. Sedangkan Real Madrid dan Borussia Moenchengladbach menjadi juara dan runner-up grup.

Penampilan Inter sepanjang fase grup memang kurang memuaskan. Dari empat laga yang sudah dilakoni, dua laga imbang dan sisanya kalah. Mereka hanya meraih satu kemenangan atas Gladbach di Matchday 5 sampai harus berdarah-darah, dan berakhir dengan skor 3-2.

Meskipun Inter Milan ada di urutan kedua Liga Italia, kegagalannya di Liga Champions itu memancing emosi Inter. Keadaan menjadi lebih memanas saat Christian Eriksen masih tidak dimainkan di lapangan.

Eriksen dinilai bisa merubah keadaan saat Inter Milan babak belur, seperti saat melawan Shakhtar. Antonio Conte berharap penggemar Inter tidak terpancing oleh omongan-omongan hater dan meminta agar tetap tenang.

“Saya dan tim sebenarnya merasa sedih saat harus tersingkir dari Liga Champions. Ini seperti sebuah penyesalan karena kami gagal mencatatkan gol. Kami tidak bisa terpuruk terus seperti ini, dan harus lebih melihat ke depan,” katanya dikutip Football Italia.

“Pesan saya untuk para penggemar Inter Milan, jangan mudah terpancing emosi oleh mereka yang tidak senang dengan kita. Mereka hanya ingin lihat Inter Milan babak belur setelah memperjuangkan semua yang telah kita lakukan selama 1,5 tahun. Saat ini terlalu banyak bunyi-bunyi sumbang.”

“Jangan terlalu mendengarkan omongan mereka karena mereka hanya ingin melihat kita tidak sukses di masa depan. Kita harus tetap bersatu karena perjuangan ini sudah memboyong tim ke posisi dua Serie A, final Liga Europa, dan semifinal Coppa Italia,” sambungnya.

Musim lalu merupakan tahun pertama Antonio Conte menjadi pengasuh Inter Milan. Ia berhasil membawa Nerazzurri finis runner-up di Liga Italia. Ini hampir mendekati Scudetto sejak musim 2010/2011 silam di mana juga jadi runner-up.

Inter Milan Babak Belur, Conte Pantas Dipertahankan?

Inter Milan babak belur di Liga Champions, dan Antonio Conte ramai diperbincangkan. Masih pantaskah ia dipertahankan?

Inter Milan harus tersingkir dari Liga Champions setelah berduel dengan Shakhtar Donetsk di Matchday 6. Pertandingan tersebut berakhir imbang 0-0. Pasukan Antonio Conte hanya mampu mengoleksi enam poin dari hasil satu kemenangan dan tiga kali imbang.

La Beneamata menempati posisi terbawah klasemen, sedangkan Real Madrid dan Borussia Moenchengladbach bergerilya ke fase knockout. Inter bahkan tidak bisa ikut serta di Liga Europa karena Shakhtar Donetsk sudah menempati slot tersebut.

Selain itu, Inter juga sempat jadi bahan pembicaraan karena penampilannya saat berduel dengan Shakhtar. Romelu Lukaku dkk menampilkan performa yang tidak memuaskan, sampai-sampai pelatih legendaris Italia Fabio Capello mempertanyakan plan B Antonio Conte.

Antonio Conte pun terpuruk saat Inter Milan babak belur di Liga Champions, meski timnya masih mengantongi posisi kedua Liga Italia. Penggemar Inter Milan pun mulai terpancing emosi, dan mulai mempertanyakan rencana Conte selanjutnya untuk masa depan Inter Milan setelah keterpurukan ini.

Salah satunya adalah saat Conte masih mengenyampingkan Christian Eriksen. Eriksen dinilai bisa jadi solusi keterpurukan Inter saat menghadapi situasi-situasi sulit seperti saat ini.

Presiden Inter Milan Steven Zhang sudah memprediksikan sebelumnya bahwa Inter Milan babak belur dan ia akan mendukung Conte sepenuhnya.

“Sejak awal kami sudah dihadapkan dengan kesulitan-kesulitan seperti ini. Kami tentu saja ingin kembali bangkit dan tetap mendukung tim ini sepenuhnya,” ungkap Zhang kepada Tuttosport, dikutip Football Italia.

“Kami akan terus bekerjasama. Semua masalah ini harus dihadapi dengan keberanian dan determinasi. Target kami tetap, yaitu berjuang dan memberikan segalanya untuk masa depan Inter yang lebih baik. Kami melakukannya bersama-sama,” imbuhnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments