Sunday, January 29, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga JermanGol Bunuh Diri Paling Memalukan dari Kiper Bayer Leverkusen

Gol Bunuh Diri Paling Memalukan dari Kiper Bayer Leverkusen

Meskipun pertandingan Bayer Leverkusen vs Arminia Bielefeld dimenangkan oleh Leverkusen, sang kiper sepertinya tidak akan mau melihat tayangan ulang tersebut. Ada satu momen memalukan yang dilakukan Lukas Hradecky selaku sang kiper pada pertandingan Sabtu 21/11/2020 lalu. Gol yang dihasilkan untuk lawannya dianggap sebagai gol bunuh diri dari Hradecky dan menjadi gol paling memalukan sepanjang abad ini.

Jika melihat tayangan ulang di detik-detik gol bunuh diri itu terjadi, Hradecky tampak begitu sangat malu dan tertunduk lesu. Rasa malu, sedih, kecewa, dan perasaan bersalah kepada timnya campur aduk dirasakan oleh penjaga gawang yang lahir di Cekoslovakia ini. Namun, setidaknya Leverkusen merasa sedikit lega lantaran gol bunuh diri tersebut dibalas dengan gol yang mengantarkannya menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut.

Gol Memalukan dari Kiper Bayer Leverkusen

Mencetak gol untuk timnya dengan memasukkan bola ke gawang lawan adalah tujuan utama yang ingin dicapai setiap pemain sepak bola yang sedang bertanding. Lalu, apa jadinya jika bola yang harusnya membobol gawang lawan malah tanpa sengaja mengarah ke gawang sendiri hingga menghasilkan gol?

Malu sudah tentu karena pertandingan tersebut dilihat oleh berbagai penggemar sepak bola di seluruh dunia. Reputasi sang kiper Bayer Leverkusen pun bakal menjadi semakin menurun. Tentu saja di masa mendatang akan sangat berdampak dengan karirnya. Tidak hanya terancam dipecat, kejadian memalukan seperti ini juga bisa membuat klub lain enggan untuk merekrutnya.

Kenangan terburuk sepanjang masa yang mungkin bakal dikenang oleh Lukas Hradecky di sepanjang karirnya dalam bermain sepak bola. Gara-gara ulahnya ini, klubnya yang sempat unggul 1 poin gol menjadi berimbang dengan lawannya Arminia Bielefled.

Pada babak pertama pertandingan, Leverkusen sempat mengungguli Arminia Bielefled dengan skor 0 – 1. Namun, saat bola di Schuco Arena mulai sampai ke salah satu pemain belakang B04, keadaannya menjadi berbalik.

Saat itu, Daley Sinkgraven selaku pemain bek kiri merasakan tekanan berat dari dua pemain tuan rumah. Hingga akhirnya sang bek memutuskan untuk mengirim backpass kepada kipernya Lukas Hradecky. Suatu keputusan yang mungkin bakal ia sesali seumur hidupnya.

Bukannya beruntung dengan langkah yang ia ambil, bola yang diambil kiper Finlandia itu malah salah dikendalikan. Akhirnya bola tersebut berbelok ke gawangnya sendiri dan menghasilkan gol untuk lawannya. Gol bunuh diri dari Leverkusen yang membawa keberuntungan untuk Arminia Bielefled.

Tanpa satu gol pun Arminia Bielefled berhasil mengubah papan skor menjadi imbang 1 – 1. Leverkusen masih beruntung mendapat gol lagi dari Aleksandar Dragovic selang dua menit sebelum pertandingan berakhir. Setidaknya rasa malu sang kiper bisa tertutupi dan Bayer bisa memenangkan pertandingan tersebut dengan skor akhir 1 – 2.

Jika tidak ada gol kedua B04, mungkin Hradecky bakal merasa lebih malu lagi dan entah apa yang akan terjadi dengan karir penjaga gawang berusia 30 tahun tersebut di masa depan. Dragovic bisa dinobatkan sebagai pahlawan penyelamat untuk klubnya pada hari itu.

Kesalahan Dalam Mengendalikan Bola

Kesalah yang dilakukan oleh Lukas Hradecky hingga menghasilkan gol bunuh diri adalah murni kesalahannya. Seharusnya sang penjaga gawang menahan bola terlebih dahulu sebelum menendangnya ke depan. Waktu yang dimiliki masih ada dan tekanan yang dihadapi juga tidak terlalu berat karena posisi pemain lawan belum terlalu dekat.

Sayangnya, kiper Leverkusen tersebut terlihat sangat terburu-buru sehingga langsung menendang bola begitu saja tanpa pikir panjang. Alhasil bola masuk ke gawangnya sendiri dan memberikan skor gratis untuk lawan. Hradecky mustinya harus belajar lebih soal fisika momentum dari gerakan bola yang mengarah kepadanya.

Jika belajar dari teori, suatu benda yang bergerak ke satu arah maka akan mendapatkan peluang untuk melaju ke arah yang sama. Teori ini bisa dihindari jika benda tersebut mendapatkan energi yang lebih besar untuk bisa berpindah ke arah lain. Tak bisa dipungkiri bahwa teori tersebut benar-benar tepat karena saat Hradecky menendang bola tersebut, bola masih bergerak ke arah yang sama bukan belawanan.

Kalau saja gol bunuh diri Bayer Leverkusen itu tidak pernah terjadi, seharusnya skor yang mereka dapatkan adalah 2 – 0. Dengan kemenangan ini maka klub tersebut kini berhasil naik ke posisi ke-2 klasemen Bundesliga. Posisi ini tepat berada satu poin di bawah klub raksasa Bayern Munchen.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments