Wednesday, February 1, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga IndonesiaFIFA-AFC Beri Kebebasan untuk Jadwal Bursa Transfer Shopee Liga 1 2020

FIFA-AFC Beri Kebebasan untuk Jadwal Bursa Transfer Shopee Liga 1 2020

Bursa transfer kini menjadi pertanyaan menjelang kelanjutan Shopee Liga 1 2020 pada Februari 2021. Menurut PSSI, AFC dan FIFA memberi kebebasan.

Sejauh ini, tidak sedikit pemain asing yang yang hengkang dari klub-klub Shopee Liga 1. Pada umumnya mereka dikontrak satu musim saja yang akan selesai Desember 2020 nanti.

PSSI sudah mendaftar ke FIFA bursa transfer kedua Indonesia untuk diselenggarakan pada 21 September-18 Oktober khusus untuk pemain asing. Bahkan jadwal tersebut sudah ada di Transfer Machine System (TMS) FIFA.

Sebelumya, Shopee Liga 1 batal diselenggarakan pada Oktober dan November. Namun, PSSI ingin kompetisi ini dilanjutkan dan rencananya akan dimulai lagi Februari 2021, yang mana jadwal bursa transfer akan dirombak lagi.

“Dalam situasi sulit seperti ini, seluruh federasi Asia (AFC) sama dengan FIFA memberikan fleksibilitas. Jika dulu tidak itunda, kita diminta transfer pemain pada Oktober kemarin,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi.

“FIFA dan AFC mengerti situasi pandemic seperti saat ini. Mereka sangat fleksibel mengenai bursa transfer. Mereka tentu memberi kebebasan,” ujarnya menambahkan.

Namun, PSSI masih belum memberikan jadwal baru ke FIFA untuk bursa transfer kompetisi sepakbola Indonesia. PSSI masih harus menunggu kepastian kelanjutan kompetisi Liga 1.

Lagipula, perizinan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pun masih dinanti-nanti. Izin ini sangat penting jika ingin kompetisi tetap lanjut.

“Jadwal baru bursa transfer untuk kick-off 1 Februari ini belum kami ajukan. Semoga saja bisa segera rampung setelah Pilkada sekaligus melapor ke AFC bahwa kami akan melanjutkan kompetisi di tanggal ini, melaporkan itu, dan hal-hal lainnya,” tutur Yunus Nusi.

“Jika sudah selesai, baru kami akan mengajukan permohonan TMS. Masih belum pasti apakah akan membuka transfer tengah musim atau bagaimana,” ucapnya soal bursa transfer Shopee Liga 1 2020.

Selain untuk Shopee Liga 1 2020, Banyak Pemain Blasteran Ingin Gabung Timnas U-19 untuk Piala Dunia

Ketum PSSI Mochamad Iriawan mengaku tidak sedikit pemain blasteran, atau memiliki darah keturunan Indonesia, yang ingin bergabung dengan Timnas Indonesia U-19. Mereka juga ingin unjuk gigi di Piala Dunia U-20 2021.

Kabar tersebut diumumkan di depan para pemain Timnas U-19 yang sedang berlatih di Jakarta, Sabtu (21/11/2020). Tujuannya adalah agar pemain-peman yang sudah tergabung tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.

“Tidak sedikit pemain blasteran yag ingin gabung untuk bisa tampil di Piala Dunia. Pemain-pemain keturunan banyak yang ingin ikut,” kata Iriawan di akun pribadinya di Youtube.

“Tapi non-blasteran tetap saya utamakan. Disini juga sudah ada Jack Brown dan Elkan Baggott, dengan paspor Indonesia,” ujarnya.

Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri dan Pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong menyatakan bahwa PSSI pernah menandai sembilan pemain blasteran. Dua di antaranya adalah Mahessa bersaudara (Kelana Noah Mahessa dan Luah Mahessa) yang sudah diikutsertakan dalam pemusatan latihan Timnas U-19 di Kroasia pada Oktober lalu.

Sayangnya, Shin Tae-yong masih belum terkesan dengan penampilan Mahessa bersaudara karena kemampuannya belum maksimal. Namun, kemungkinan besar ia akan memanggil lagi Kelana Mahessa di kesempatan berikutnya karan penasaran.

Selain Mahessa bersaudara, masih ada tujuh pemain keturunan lagi yang akan dicoba di di Timnas U-19. Menurut Indra Sjafri, mayoritas dari meraka berasal dari Belanda.

“Banyak pemain blasteran yang ingin gabung, tapi saya tetap mengutamakan pemain lokal. Jadi, saya meminta agar mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Untuk Piala Dunia, ya, bukan Shopee Liga 1,” ucap Iriawan ke pemain-pemain Timnas Indonesia U-19.

Di sisi lain, masih ada pemain lokal yang belum tampil maksimal saat menjalani TC di Jakarta. “Iya, masih ada pemain Timnas U-19 yang belum maksimal, dan itu sudah dilaporkan ke coach Shin Tae-yong mengenai daftar namanya,” kata Nova Arianto selaku pelatih sementara.

“Pokoknya tunggu saja laporan dari Shit Tae-yong,” lanjut dia soal nama-nama pemain tersebut.

Timnas U-19 diberikan materi yang cukup padat, yaitu sebanyak tiga kali sehari. Pagi harinya mereka melakukan latihan strength endurance dengan naik turun tangga dan skipping.

Sedangkan pada sore harinya, aktivitas mereka diisi dengan permainan atau teknik dengan bola di lapangan untuk meningkatkan fisik pemain. Malam harinya, merka latihan di gym.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments